Anies Dinilai Tak Punya Konsep Jelas Soal Penataan Banjir Gubernur Anies baswedan bersama tim kesiapsiagaan banjir DKI Jakarta. (FOTO ANTARA/HO-Humas Pemkot Jakarta Utara)

Merahputih.com - Plt Ketua Umum DPP PSI, Giring Ganesha, menilai Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan tidak pernah serius mengatasi banjir Jakarta. Anies Dinilai lebih memilih menyalahkan pihak lain, termasuk dalam banjir Sabtu kemarin.

Ia menyarankan Anies jangan cuma melempar kesalahan pada curah hujan dan banjir kiriman. Pada banjir kemarin, status pintu air di Bogor dan Depok normal.

Baca Juga:

Mensos Risma Pantau Banjir di Indramayu

"Artinya banjir terjadi karena Gubernur Anies tidak punya rencana dan cara yang jelas untuk mengatasinya,” kata Giring, Minggu (21/2).

Giring mengutip data BMKG, bahwa status pintu air Katulampa, Depok, dan Krukut Hulu adalah siaga 4 alias masih normal sejak Sabtu tengah malam sampai Sabtu petang.

"Gubernur Anies terbukti tidak punya kapabilitas mengelola Jakarta," kata pria yang juga seorang penyanyi ini.

Giring memberi contoh soal langkah Gubernur DKI menghapus program normalisasi sungai, lalu menggantinya dengan naturalisasi.

Ia melihat, konsep naturalisasi sungai yang selalu digembar-gemborkan Anies terbukti cuma konsep di atas kertas, tidak dikerjakan di lapangan sementara normalisasi sungai dihapuskan. "Akibatnya banjir kian memburuk" kata Giring.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Foto: Antara)
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Foto: Antara)

Selain itu, menjelang musim hujan, Giring menyebut tidak terlihat ada upaya untuk mengeruk sungai, membersihkan saluran air, dan mengecek pompa.

Ketika tindakan-tindakan itu tidak dilakukan, mustahil Jakarta bebas dari banjir. "Padahal anggaran DKI Jakarta lebih dari cukup untuk membiayai itu semua,” tambah dia.

Alih-alih menjatahkan untuk pencegahan banjir, Giring menyesalkan alokasi anggaran untuk hal-hal yang jauh dari kebutuhan mendesak warga.

Baca Juga:

Laporan BPBD DKI, 150 RT di Jakarta Terendam Banjir

Ia mencontohkan anggaran DKI Jakarta dilakukan untuk hal-hal yang dinilai tak perlu. Seperti untuk pembayaran uang muka Formula E, mempercantik JPO, atau mengecat genting-genting rumah warga.

Dari sini, Anies terlihat tidak mampu menyusun prioritas. "Kebutuhan mendesak dinomorduakan, hal-hal bersifat kosmetik justru didahulukan,” pungkas Giring. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Positivity Rate COVID-19 di Jakarta Capai 12,3 Persen
Indonesia
Positivity Rate COVID-19 di Jakarta Capai 12,3 Persen

Untuk rate tes PCR total per 1 juta penduduk sebanyak 70.129. Jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 60.288.

Saut Yakin 75 Pegawai KPK Tak Tolos TWK Bakal Dilantik Jadi ASN Lewat Keppres
Indonesia
Saut Yakin 75 Pegawai KPK Tak Tolos TWK Bakal Dilantik Jadi ASN Lewat Keppres

ia meyakini meski ke-75 pegawai itu tidak dapat mengikuti pelantikan pada Selasa (1/6), mereka masih dimungkinkan untuk diangkat menjadi ASN melalui Keputusan Presiden (Keppres) yang dikeluarkan Jokowi.

Obat COVID-19 Langka dan Mahal, Polisi Pantau Lokasi Pusat Penjualan
Indonesia
Obat COVID-19 Langka dan Mahal, Polisi Pantau Lokasi Pusat Penjualan

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sudah melakukan koordinasi mengatasi masalah kelangkaan dan mahalnya harga obat.

Swasta Harus Berkontribusi Meningkatkan Ketahanan Iklim di Masa Pandemi
Indonesia
Swasta Harus Berkontribusi Meningkatkan Ketahanan Iklim di Masa Pandemi

Sektor swasta harus berkontribusi dalam mengatasi dampak perubahan iklim terutama di masa pandemi COVID-19 untuk mencapai ekonomi hijau yang inklusif dan berkelanjutan.

Realisasi Jakarta Langit Biru, Pemprov Uji Emisi Gratis Rutin
Indonesia
Realisasi Jakarta Langit Biru, Pemprov Uji Emisi Gratis Rutin

DKI Jakarta akan menggelar uji emisi gratis bagi kendaraan pribadi warga Jakarta, dimulai Selasa, 3 November 2020 mendatang.

Sempat Kabur dari Pemeriksaan, Terduga Teroris Kembali Ditangkap Densus 88
Indonesia
Sempat Kabur dari Pemeriksaan, Terduga Teroris Kembali Ditangkap Densus 88

AS berhasil melarikan diri dari ruang pemeriksaan Polda Babel pada Kamis (1/7) dini hari

Ibadah Haji 2021, Menag Gus Yaqut: Skenario Pembatasan Pemberangkatan Disiapkan
Indonesia
Ibadah Haji 2021, Menag Gus Yaqut: Skenario Pembatasan Pemberangkatan Disiapkan

Kementerian Agama (Kemenag) telah menyiapkan sejumlah sekenario dalam menyambut ibadah haji 2021.

Cerita Paskibraka 2020 Berlatih dengan Protokol Kesehatan Ketat
Indonesia
Cerita Paskibraka 2020 Berlatih dengan Protokol Kesehatan Ketat

Pandemi COVID-19 menjadikan latihan yang dilalui oleh para anggota Paskibraka 2020 terasa berbeda

Mahfud MD Ajak Masyarakat Rayakan Idul Adha Sesuai Situasi dan Kondisi
Indonesia
Mahfud MD Ajak Masyarakat Rayakan Idul Adha Sesuai Situasi dan Kondisi

Imbauan ini dikeluarkan Menko Polhukam sebagai Koordinator Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Penanganan Pandemi Virus Corona

BOR Pasien COVID-19 di RS Polri 90 Persen
Indonesia
BOR Pasien COVID-19 di RS Polri 90 Persen

BOR 85-90 persen, fluktuasi karena bednya terus ditambah