Kesehatan

Anggota KPPS Meninggal karena Kelelahan, Seperti ini Penjelasannya

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 13 Februari 2024
Anggota KPPS Meninggal karena Kelelahan, Seperti ini Penjelasannya

Anggota PPS Kecamatan Wolomeze, Kabupaten Ngada, NTT berjalan kaki memikul logistik pemilu. (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - DUA anggota kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) di Kabupaten Pidie, Aceh, dikabarkan meninggal dunia, Selasa (13/2). Keduanya disebut meninggal akibat kelelahan saat menjalankan tugas menyiapkan pemungutan suara Pemilu 2024.

Tugas menyiapkan pelaksanaan pemungutan suara untuk Pemilu 2024 yang berlangsung serentak memang berat. Salah satunya ialah tugas untuk menyiapkan undangan mencoblos bagi para pemilih.

BACA JUGA:

215 Ribuan KPPS DKI Dilantik, Wajib Ikut Bimtek di Kelurahan Masing-Masing

Namun, apakah kelelahan bisa menyebabkan kematian?

Seperti dilansir Halodoc, penyakit kelelahan atau fatigue adalah kondisi ketika seseorang merasa sangat lelah sehingga menyebabkan lesu dan kurang tenaga. Ada beberapa dampak kelelahan pada tubuh yang perlu kamu ketahui, seperti:

  • Tubuh menjadi lemah dan disertai dengan sesak napas.
  • Daya tahan tubuh menurun. Hal ini disertai mudahnya tubuh terpapar virus atau bakteri.
  • Menurunkan tingkat konsentrasi yang dipengaruhi kurangnya asupan oksigen menuju otak dan aliran darah yang kurang lancar.
  • Berkurangnya nafsu makan karena penurunan kemampuan indera perasa.
  • Sering menguap dan timbul rasa kantuk terus-menerus.

Dalam kasus kematian anggota KPPS, kelelahan bisa saja menjadi penyebab. Waktu kerja yang cukup panjang dan kewajiban nan banyak menimbulkan kelelahan yang berdampak fatal, seperti kematian.

Bekerja dalam waktu yang cukup lama meningkatkan stres pada tubuh. Ketika tubuh mengalami stres dan kelelahan, jantung bekerja lebih cepat. Hal itu menyebabkan kenaikan irama jantung dan tekanan darah. Kondisi itulah yang dapat meningkatkan risiko kematian karena berpotensi meningkatkan risiko serangan jantung dan gagal jantung.

Kelelahan memang tidak menyebabkan kematian secara langsung, Meski demikian, sebaiknya kamu segera untuk beristirahat sejenak jika merasa lelah ketika sedang melakukan pekerjaan.(dwi)

BACA JUGA:

5 Tanda Kelelahan dalam Pekerjaan

#Kesehatan #Pemilu
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Program Ambulans Udara Mulai Diujicobakan Pakai Helikopter
Pemerintah telah melakukan uji coba melalui latihan evakuasi medis menggunakan helikopter di Kabupaten Pesisir Barat, Lampung.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 28 September 2026
Program Ambulans Udara Mulai Diujicobakan Pakai Helikopter
Tekno
Risiko Jantung Mengintai di Balik Maraknya Fenomena 'Mendadak Atlet'
Tren olahraga ekstrem seperti lari dan Hyrox kian marak, namun fenomena mendadak atlet tanpa cek kesehatan justru memicu risiko fatal henti jantung!
Wisnu Cipto - Jumat, 25 September 2026
Risiko Jantung Mengintai di Balik Maraknya Fenomena 'Mendadak Atlet'
Kuliner
Belajar Trik Makan Mi Instan Sehat ala Gen Z Korea, Dobel Manfaat sebagai Pereda Pengar
Mi instan sebagian besar terdiri dari karbohidrat olahan, tapi rendah serat.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
Belajar Trik Makan Mi Instan Sehat ala Gen Z Korea, Dobel Manfaat sebagai Pereda Pengar
Indonesia
Legislator Golkar Komentari Usul Dapil Nasional: Menarik, tapi jangan Bikin Bingung
Sistem tersebut menarik karena partai politik memiliki peran dalam menentukan calon yang memperoleh mandat rakyat.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
Legislator Golkar Komentari Usul Dapil Nasional: Menarik, tapi jangan Bikin Bingung
Indonesia
Punya 2 Juta Suara Terbuang, Demokrat Usul Dapil Nasional
Pembahasan mengenai mekanisme tersebut, masih terus dilakukan id antara partai politik sebagai bagian dari penyusunan revisi Undang-Undang Pemilu.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Punya 2 Juta Suara Terbuang, Demokrat Usul Dapil Nasional
Indonesia
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Penaikan PT diperlukan untuk mendorong efektivitas kerja parlemen.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Indonesia
Demokrat Usul Dapil Nasional di Tengah Wacana Parliamentary Threshold 7 Persen
Demokrat lebih menyoroti potensi banyaknya suara rakyat yang hangus akibat penerapan PT.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
Demokrat Usul Dapil Nasional di Tengah Wacana Parliamentary Threshold 7 Persen
Olahraga
Joanna Wietrzyk Alami Inkontinensia Feses di Tengah Lomba HYROX, Tetap Finis dan Jadi Juara
Atlet HYROX asal Australia Joanna Wietrzyk mengalami inkontinensia feses saat lomba di Beijing, tetapi tetap bertanding hingga keluar sebagai juara.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 17 September 2026
Joanna Wietrzyk Alami Inkontinensia Feses di Tengah Lomba HYROX, Tetap Finis dan Jadi Juara
Indonesia
Ketum Partai Disebut Sepakat Ambang Batas Parlemen 4 Sampai 5 Persen.
Komisi II DPR juga tetap memperhatikan sejumlah putusan Mahkamah Konstitusi (MK) soal pemilu hingga masukan-masukan dari akademisi dan masyarakat sipil.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
Ketum Partai Disebut Sepakat Ambang Batas Parlemen 4 Sampai 5 Persen.
Dunia
Rekor Baru Jepang! Warga Berusia 100 Tahun Tembus 100 Ribu, 87,6% Perempuan
umlah lansia berusia 100 tahun ke atas di Jepang tembus 107.677 orang per September 2026. Sebanyak 87,6% di antaranya adalah wanita. Simak data lengkapnya!
Wisnu Cipto - Selasa, 15 September 2026
Rekor Baru Jepang! Warga Berusia 100 Tahun Tembus 100 Ribu, 87,6% Perempuan
Bagikan