Alasan Mengapa Tidur 7 Hingga 8 Jam Sangat Penting Tidur 7-8 jam itu penting (Foto: Pixabay/Free-Photos)

BERAPA lama kamu tidur di setiap malam? Nah, angkanya mungkin berbeda-beda, ada yang bilang 5 atau 6 jam, ada juga yang mengatakan 7 atau 8 jam. Ada banyak orang yang percaya bahwa tidur 6 jam sudah cukup. Namun, para peneliti di University of California, San Francisco, mengatakan bahwa tidur hanya 6 jam adalah kabar buruk karena dapat menyebabkan kurang tidur kronis.

Dampaknya kamu mungkin akan merasa stres, sulit berkonsentrasi dan menambah nafsu makan. Menurut National Sleep Foundation, orang dewasa yang sehat harus tidur setidaknya 7 hingga 9 jam per malam untuk membantu tubuh agar berfungsi dengan baik.

Baca juga:

Tidur Bikin Cantik, Benarkah?

Dilansir dari Boldsky, inilah alasan mengapa tidur 7 hingga 8 jam dapat mempengaruhi tubuh secara positif.

1. Mengelola selera makan

Mampu mengontrol selera makan (Foto: Boldsky)
Mampu mengontrol selera makan (Foto: Boldsky)

Kebutuhan energi akan meningkat jika kebiasaan tidurmu buruk. Akibatnya otak akan menginstruksikan untuk melepaskan zat yang membuat kamu merasa lapar. Pada akhirnya nafsu makan meningkat dan menambah berat badan.

Para peneliti mengungkapkan bahwa orang yang tidur lebih dari 8,5 jam memiliki indeks massa tubuh (BMI) dan nilai A1C yang lebih tinggi. A1C adalah pengukuran kadar gula darah normal seseorang. Sebaliknya mereka yang tidur selama 6,5 jam memiliki tingkat A1C terendah.

2. Mendukung fungsi kekebalan tubuh

Tubuh akan menjadi kebal penyakit (Foto: Boldsky)
Tubuh akan menjadi kebal penyakit (Foto: Boldsky)

Saat kamu tidur, sistem kekebalan melepaskan senyawa sitokin yang penting untuk pensinyalan sel. Sitokin memiliki efek perlindungan pada sistem kekebalan dengan membantu memerangi peradangan dan berbagai jenis infeksi. Jika tidur kamu tidak cukup, sel-sel kekebalan tidak dapat menghasilkan cukup sitokin.

Menurut sebuah penelitian pada tahun 2013, ditemukan bahwa kurang tidur meningkatkan jumlah senyawa inflamasi dalam tubuh seseorang. Senyawa ini bertanggung jawab memicu asma dan alergi. Para peneliti dari studi tersebut juga menemukan bahwa orang yang tidur selama empat hingga lima jam semalam memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah.

Baca juga:

Usir Kantuk setelah Makan Siang dengan Trik Ini

3. Memanjangkan umur

Umur akan menjadi panjang (Foto: Boldsky)
Umur akan menjadi panjang (Foto: Boldsky)

Para peneliti dari Italia dan Inggris menganalisis data dari 16 studi terpisah selama 25 tahun, yang mencakup hampir 1,3 juta orang dan lebih dari 100.000 kematian. Temuan penelitian mereka dipublikasikan di jurnal 'Sleep'.

Temuan itu mengungkapkan bahwa orang yang tidur enam jam per malam memiliki risiko kematian dini lebih tinggi sebesar 12 persen. Sementara mereka yang tidur selama delapan hingga sembilan jam punya risiko yang jauh lebih rendah.

4. Membantu fungsi memori

Membantu fungsi memori (Foto: Boldsky)
Membantu fungsi memori (Foto: Boldsky)

Selain mengatur fungsi kekebalan dan nafsu makan, tidur nyenyak juga membantu melindungi dan memperkuat daya ingat. Sementara orang-orang dengan kebiasaan tidur yang buruk akan sulit mengingat informasi. Mereka dapat menafsirkan peristiwa secara berbeda dan kehilangan kemampuan untuk mengakses informasi sebelumnya. Tidur yang cukup juga berkontribusi pada pemikiran kreatif, ingatan jangka panjang, dan pemrosesan ingatan.

5. Risiko munculnya penyakit berbahaya

Mengurangi risiko terserang penyakit berbahaya (Foto: Boldsky)
Mengurangi risiko terserang penyakit berbahaya (Foto: Boldsky)

Kurang tidur dapat meningkatkan risiko kondisi kesehatan seperti diabetes, penyakit jantung, obesitas, dan apnea tidur obstruktif. Dan semua kondisi kesehatan ini dapat dicegah ketika kamu tidur setidaknya selama tujuh hingga delapan jam.

Baca juga:

Jangan Dijauhi, Keju Ternyata Banyak Manfaatnya


Tags Artikel Ini

Muchammad Yani