Ada Kepentingan Parpol di Balik Dukungan kepada Gibran dan Bobby di Pilkada 2020? Bakal cawali di Pilwakot Solo, Gibran Rakabuming Raka blusukan di Pasar Klewer, Solo, Jawa Tengah, Senin (23/12). (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Pengamat politik Wempy Hadir menjelaskan banyak partai mendukung Gibran Rakabuming Raka dan Bobby Nasution di Pilkada berdasarkan hasil survei.

Ia menduga, salah satu partai seperti Gerindra dan PAN mempunyai deal khusus dengan istana dalam mendukung Gibran dan Boby. Tentu dalam politik tidak ada makan siang yang gratis.

Baca Juga

Parpol Dukung Bobby dan Gibran karena Berpeluang Menang di Pilkada

"Bisa saja diantara partai saling memberikan dukungan pada daerah yang memang satu partai membutuhkan partai yang lain," imbuh dia kepada MerahPutih.com di Jakarta, Kamis (6/8).

Misalnya jika di suatu daerah ada calon kuat PAN atau Gerindra dan membutuhkan dari PDIP, mau tidak mau partai tersebut melakukan. kompromi.Apalagi di Jawa Tengah dan Sumut, banyak Kabupaten dan kota yang melakukan pilkada.

"Artinya bisa saja partai tersebut melakukan komunikasi dan kolaborasi dalam mendukung pasangan calon dalam pilkada tanggal 9 Desember 2020. Jadi, sangat kecil kemungkinan ada deal-deal yang bersifat strategis pada level nasional. Sebab, ini hanya kepentingan politik lokal," tambah dia.

Bakal Calon Walikota Solo Gibran. (Foto: Antara).
Bakal Calon Walikota Solo Gibran. (Foto: Antara).

Wempy mengakui, tingkat popularitas dan elektabilitas kedua calon walikota tersebut membuat kedua partai tersebut mengambil sikap untuk mendukung melalui surat rekomendasi dan berkoalisi dengan partai yang sudah lebih awal mendukung Gibran maupun Boby.

"Karena mau mengambil posisi untuk melawan tetapi dengan posisi popularitas dan elektabilitas tinggi tidak memungkinkan calon lain untuk memiliki kesempatan untuk menang," jelas Wempy.

Direktur Indo Polling Network ini menjelaskan, posisi Gibran dan Boby sangat strategis sebagi inner circle kekuasaan hari ini. Artinya magnet politik terhadap kedua kader tersebut sangat tinggi. Maka, tidak heran publik memberikan kepada Gibran yang maju di Solo dan Bobby di Medan.

"Citra positif yang melekat pada diri Jokowi juga mempengaruhi terhadap dua calon walikota tersebut," terang Wempy.

Dukungan dari PAN dan Gerindra bisa menambah dukungan bagi Gibran maupun Bobby. Contohnya di Solo, jika dipersentasekan dukungan terhadap Gibran dari PDIP, Gerindra dan PAN maka terdapat 36 kursi atau setara dengan 78'26 persen.

Artinya, sisa 10 kursi yang tersisa dan bisa digunakan untuk lawan Gibran. Akan tetapi, jika ada salah diantara tiga partai seperti Golkar dan PSI mendukung Gibran, maka bisa dipastikan Gibran melenggang melawan kotak kosong.

"Sebab kalaupun PKS masih ngotot maju dan berkoalisi dengan Golkar maka jumlah kursinya 9 atau setara dengan 19,57 persen," terang Wempy.

Dengan begitu, ini belum memenuhi ketentuan UU yang mensyaratkan syarat dukungan 20 persen kursi DPRD. Maka tinggal bagaimana keputusan PSI, apakah mau bergabung dengan PKS dan Golkar.

"Jika skenario ini terjadi, maka Gibran tetap mempunyai lawan dalam Pilwakot Solo. Dalam kondisi seperti ini, walaupun PSI hanya mempunyai 1 kursi di DPRD Kota Solo, namun posisinya saat ini sangat menentukan;" terang Wempy.

Berbeda dengan di Medan, proporsi parpol sangat mencari. Artinya, di kota Medan bisa berpotensi lahirnya banyak pasangan calon walikota dari berbagai parpol.

Misalnya, posisi PDIP dan Gerindra bisa mengusung sendiri calon walikota dan walikota karena kedua partai tersebut memperoleh masing-masing 10 kursi DPRD atau setara dengan 20 persen kursi. Sementara, beberapa partai yang bisa melakukan koalisi.

Baca Juga

Aktivitas Gibran Meningkat di Pilwakot Solo, Polresta Surakarta Perketat Pengamanan

Dari peta dukungan politik yang ada, Wempy melihat bahwa posisi Gibran jauh lebih diuntugkan dibandingkan posisi Boby. Potensi kemenangan Gibran lebih tinggi dibandingkan dengan Boby.

"Selain itu, tingkat partisipasi pemilih yang sangat rendah dalam sejarah Pilwali kota Medan menjadi momok tersendiri bagi setiap calon walikota termasuk Boby," tutup Wempy. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Penjelasan Kapuspen TNI Terkait Sanksi Dua Anggotanya yang 'Sambut' Rizieq Shihab
Indonesia
Penjelasan Kapuspen TNI Terkait Sanksi Dua Anggotanya yang 'Sambut' Rizieq Shihab

seluruh prajurit TNI terikat dengan aturan yang juga mengatur terkait perilaku personil TNI dalam bermedia sosial

Kudeta Demokrat, Moeldoko dan AHY Lagi Tunjukan Politik Petak Umpet
Indonesia
Kudeta Demokrat, Moeldoko dan AHY Lagi Tunjukan Politik Petak Umpet

Tudingan adanya dugaan keterlibatan elite Pemerintah pun cukup mengusik pemerintahan Presiden Joko Widodo.

[HOAKS atau FAKTA]: Ketua KPU Bisa Menangkan Donald Trump Seperti Jokowi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Ketua KPU Bisa Menangkan Donald Trump Seperti Jokowi

Faktanya, gambar itu adalah gambar hasil editan atau suntingan.

Pemprov DKI Diminta Perketat Mobilitas Warga Cegah Penyebaran Varian Baru COVID-19
Indonesia
Pemprov DKI Diminta Perketat Mobilitas Warga Cegah Penyebaran Varian Baru COVID-19

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Mohamad Taufik meminta Pemerintah DKI untuk lebih ketat melakukan pengawasan mobilitas masyarakat agar warga tidak bebas keluar masuk ibu kota.

Hoaks di Berbagai Platform Medsos Selama Pandemi Nyaris 2.000 Kasus
Indonesia
Hoaks di Berbagai Platform Medsos Selama Pandemi Nyaris 2.000 Kasus

Roma berharap masyarakat tak cemas dan waspadai judul provokatif sensasional

Danpuspom Tegaskan Oknum Tiga Matra TNI Diduga Terlibat Penyerangan Polsek Ciracas
Indonesia
Danpuspom Tegaskan Oknum Tiga Matra TNI Diduga Terlibat Penyerangan Polsek Ciracas

TNI masih mendalami keterlibatan 8 oknum anggota TNI AU dan TNI AL ini

Kapolri, Panglima TNI dan Menkes Tinjau Vaksinasi Mahasiswa di Markas PMKRI
Indonesia
Kapolri, Panglima TNI dan Menkes Tinjau Vaksinasi Mahasiswa di Markas PMKRI

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mendatangi vaksinasi yang diadakan Persatuan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI), Menteng, Jakarta Pusat.

Berbaju Jokowi, Relawan Satgas COVID-19 Ramai-Ramai Mundur Gegara Doni Monardo
Indonesia
Berbaju Jokowi, Relawan Satgas COVID-19 Ramai-Ramai Mundur Gegara Doni Monardo

Setelah menanggalkan rompinya, terlihat beberapa relawan aksi menggunakan kaos kampanye Jokowi-Amin dan GP Ansor

Antasari Azhar Diklaim Dukung Muhamad-Saraswati
Indonesia
Antasari Azhar Diklaim Dukung Muhamad-Saraswati

Antasari, kata Wanto, menyebut Muhamad orang baik dan punya komitmen pemberantasan korupsi dan komitmen kebangsaan yang tinggi.

Pembangunan Jalan Tol Jogja-Solo Dimulai Bulan Depan
Indonesia
Pembangunan Jalan Tol Jogja-Solo Dimulai Bulan Depan

Komisaris Utama PT Jogjasolo Marga Makmur, Anang menjelaskan, proyek sepanjang 96 km ini rencananya mulai digarap pada November 2020 dan bisa beroperasi paling lambat 2023.