6 Kota Kecil Eksotis di Asia yang Wajib Disinggahi Para Pelancong Kuil di Sukhothai, Thailand. (Foto: Pixabay/qimono)

KOTA-kota di Asia selalu menarik hati para pelancong dunia. Keeksotisan budaya dan indahnya alam tak bisa disamai oleh negara-negara lain di benua lain. Di luar kota-kota yang sudah modern, ada yang masih menyimpan kemisteriusan dan sisi tradisional paling menakjubkan.

Asia juga punya beberapa kota besar terhebat di dunia, dari Tokyo, Bangkok, Hong Kong, hingga Shanghai. Tapi kamu bisa mengeksplorasi tempat-tempat yang menarik dan mengasyikkan untuk dikunjungi kota-kota kecil yang menyimpan hal yang tak terduga.

Dikutip Rough Guides, inilah enam kota kecil di Asia yang patut dikunjungi.

1. Tainan, Taiwan

 Anping fort, Tainan. (Foto: Pixabay/ana3ttn)
Anping fort, Tainan. (Foto: Pixabay/ana3ttn)


Ketika Taipei adalah pusat kota dan komersial utama Taiwan, Tainan di selatan merupakan jantung budaya dan sejarah Taiwan. Sudah ada pemukiman besar di sini sejak abad ke-17 ketika daerah itu pertama kali dihuni oleh penjajah Belanda.

Tainan memiliki begitu banyak situs bersejarah. Bekas benteng Belanda abad ke-17, Anping (Zeelandia) dan Provintia, serta Kuil Konfusius, semuanya sangat sayang untuk dilewatkan.

Ada juga Museum Nasional Sejarah Taiwan yang merekam pekembangan sejarah Taiwan di bawah Belanda, Dinasti Qing, dan Jepang, hingga era abad ke-20. Selain itu, Museum Seni Tainan yang baru dibuka menampilkan karya seni dan lukisan kontemporer, sementara Blueprint Cultural and Creative Park menampilkan mural dan butik seni lokal.

Baca juga berita lainnya dalam artikel:

Tiga Destinasi Eksotis di Kyoto, Perpaduan Nuansa Tradisional dan Modern Jepang


2. Ipoh, Malaysia

Ipoh. (Foto: Pixabay/vinsky2002)
Ipoh. (Foto: Pixabay/vinsky2002)

Para traveller mungkin lebih memilih menuju Kuala Lumpur dan Penang, tetapi melewatkan kota pedalaman Ipoh sangat disayangkan. Bekas-bekas kota penambangan timah, Ipoh memiliki distrik Kota Tua yang menawan, kuil-kuil, dan juga budaya kopinya.

Ipoh sangat terkenal dengan "kopi putih". Kopi putih Malaysia dibuat dengan biji kopi yang telah dipanggang dengan margarin untuk rasa krim, kemudian disajikan dengan susu kental untuk menambah rasa manis. Kamu bisa mendapatkan sajian ini di banyak kafe di kota.

Nam Heong merupakan kafe pertama di deratan kafe Kota Tua yang terkenal sajian kopinya. Para pelancong sekaligus berjalan-jalan di kota untuk menikmati bangunan era kolonial yang indah, termasuk stasiun kereta api utama kota. Di sana kamu juga akan menemukan kuil gua Sam Pho Tong yang indah dikelilingi oleh tebing kapur.


3. Hiroshima, Jepang

  Hirosima. (Foto: Pixabay/chaliceks)
Hirosima. (Foto: Pixabay/chaliceks)

Jepang mampu menarik pelancong sekitar 30 juta orang tahun lalu, dan dengan Piala Dunia Rugby 2019 dan Olimpiade tahun 2020 akan meningkat kunjungan. Sebagian besar pengunjung pergi ke "tiga besar" Tokyo, Osaka, dan Kyoto. Tapi di luar itu, kamu bisa mencari kota eksotis yang sedikit lebih terpencil, yaitu Hiroshima.

Kota ini, tentu saja, terkenal karena dihancurkan oleh bom atom dalam Perang Dunia II, tetapi pada tahun-tahun sejak kota direkonstruksi, lebih besar, lebih terang, dan lebih bersemangat sebagai saksi tentang kehidupan atas kehancuran.

Kota modern ini menawarkan pusat perbelanjaan, restoran bagus, dan beberapa museum seni kontemporer. Hirosima juga menghormati para pendahulu merak dalam serangan 1945. Mulailah penjelajahan kamu dengan berkunjung ke Hiroshima Peace Memorial Park, rumah bagi A-Bomb Dome, bekas ruang pameran yang dihancurkan oleh bom.

Kamu juga akan menemukan sebuah museum dengan pameran yang menyentuh termasuk barang-barang korban, monumen anak-anak, cenotaph, dan Rest House, sebuah bangunan yang secara ajaib selamat dari pemboman dan sekarang menjadi pusat wisata. Selanjutnya, luangkan waktu ke kastil Hiroshima berbalut kayu tradisional. Di malam hari, berjalanlah di sepanjang Hondori Street dan jalur sekitarnya.

Baca juga berita lainnya dalam artikel:

4 Lokasi Glamping Paling Tak Terlupakan di Asia Tenggara


4. Hue, Vietnam

  Istana Hue, Vietnam. (Foto: Pixabay/nhatbon86)
Istana Hue, Vietnam. (Foto: Pixabay/nhatbon86)

Kota paling terkenal di Vietnam berada di kedua ujung negara itu, Hanoi di utara dan Kota Ho Chi Minh di selatan. Di tengahnya, kamu akan menemukan Hue yang sering terlupakan sebagai destinasil

Hue merupakan ibu kota kekaisaran Vietnam selama lebih dari 140 tahun hingga 1945. Daya tarik utama Hue adalah sebuah kompleks luas yang menampung bekas kediaman dan benteng kekaisaran, meniru Kota Terlarang Beijing.

Di sekitar kota terdapat makam tujuh kaisar Hue, masing-masing dibangun dengan gaya yang berbeda. Ada makam tradisional Kaisar Minh Mang yang terletak di hutan yang tenang dengan danau kecil, sementara makam Kaisar Khai Dinh jauh lebih unik dengan perabotan lengkap yang menampilkan gaya arsitektur Eropa.

5. Sukhothai, Thailand

Kuil di Sukhothai, Thailand. (Foto: Pixabay/edusma7256)
Kuil di Sukhothai, Thailand. (Foto: Pixabay/edusma7256)


Ibu kota megacity Thailand Bangkok adalah salah satu kota yang paling banyak dikunjungi dan tersibuk di dunia. Untuk rasa yang lebih tradisional dari kehidupan Thailand, Sukhothai di Thailand Tengah adalah pilihan yang cocok.

Ini adalah ibu kota pertama Thailand sebagai pusat kekuasaan Kerajaan Sukhothai abad 13-14 M atau negara Thailand pertama. Saat ini, Sukhothai hanya berupa koleksi reruntuhan, kuil, stupa, dan patung Buddha raksasa yang tersebar di area seluas 70 kilometer persegi.

Sukhothai dapat dianggap sebagai Angkor Wat versi Thailand, meskipun lebih sederhana. Reruntuhan megah kota tua ini dilestarikan di tiga zona berbeda, sementara beberapa kuil tua berjajar di sepanjang jalan melalui desa di selatan. Kamu membutuhkan setidaknya satu hari untuk menjelajah seluruh kota.

Baca juga berita lainnya dalam artikel:

Tak Kalah dengan di Bandung, Bukit Bintang di Lombok Tawarkan Pemandangan Indah dari Ketinggian


6. Nanjing, Tiongkok

 Pasar di pinggiran sungai di Nanjing, Tiongkok. (Foto: Pixabay/anzhehong0)
Pasar di pinggiran sungai di Nanjing, Tiongkok. (Foto: Pixabay/anzhehong0)

Kota-kota daratan China yang paling banyak dikunjungi adalah, tentu saja, Beijing sebagai ibu kota, dan kota metropolitan Shanghai. Selanjutnya adalah Xi'an sebagai ibu kota kuno terbesar China.

Tapi ada ibu kota bersejarah lainnya, Nanjing, yang pantas mendapatkan kunjungan. Sebagai ibu kota China selama 1.500 tahun terakhir, Nanjing memiliki semuanya. Danau di tengah kota, Gunung Ungu, dan taman rindang, Nanjing juga merupakan salah satu kota paling ramah lingkungan di Tiongkok.

Jangan lupa mengunjungi Gunung Ungu (Zijin Shan) tempat kaisar abad ke-14, pendiri Dinasti Ming Zhu Yuanzhang dan pemimpin China abad ke-20 Sun Yat-Sen dimakamkan. Makam kaisar terletak di belakang aula peringatan yang mengesankan, sementara makam beratap biru milik Sun terletak di atas tangga setinggi 480 meter.

Ada juga tembok kota Nanjing, Istana Kepresidenan Nanjing selama pertengahan abad ke-20, Kuil Konfusius yang menghormati filsuf Tiongkok yang terkenal dan dibangun dengan gaya arsitektur Ming dan Qing, Aula Ujian Kekaisaran abad ke-12, dan di malam hari ada pasar di sepanjang sungai. (*)

Baca juga berita lainnya dalam artikel:

Bingung Liburan ke Mana? Curug Ngebul yang Tranding di Media Sosial Ini Bisa Jadi Pilihan

Kredit : zulfikar

Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH