48 Spesies Diselamatkan dari Kepunahan Berkat Upaya Konservasi Kabar baik, ada 48 spesies berhasil diselamatkan dari kepunahan. (Foto: Unsplash/soberanes)

DARI jurnal Conservation Letters meluncur kabar baik bagi dunia. Jurnal itu menuliskan ada 48 burung dan mamalia yang terancam punah dapat kembali menunjukan populasinya berkat upaya konservasi sejak adanya kesepakatan global untuk melindungi keanekaragaman hayati.

Studi menemukan bahwa kepunahan telah dicegah pada setidaknya 28 hingga 48 spesies burung dan mamalia antara tahun 1993 sampai 2020. Kemudian 11 hingga 25 spesies burung dan mamalia antara 2010 sampai 2020. ini termasuk 15 burung dan mamalia yang dikonfirmasi atau diduga punah sejak 1993, termasuk satu sejak 2010.

Baca Juga:

LIPI dan Kemenko Marves Bangun Kebun Raya Maritim di Bali

hewan
California Condor, salah satu spesies burung yang berhasil diselamatkan dari kepunahan. (Foto: Unsplash/loacfr)

Dilansir dari The Guardian, spesies seperti Lynx Iberia, condor California, dan babi kerdil termasuk di antara hewan yang akan menghilang. Namun dengan program reintroduksi, konservasi berbasis kebun binatang dan perlindungan hukum formal sejak 1993.

Mereka juga memperkirakan bahwa jika tidak ada aksi, maka tingkat kepunahan burung dan mamalia akan meningkat menjadi tiga hingga empat kali lebih tinggi selama periode tersebut. Untungnya pada tahun 1993 Konvensi PBB tentang Keanekaragaman Hayati mulai diberlakukan.

Menurut para konservasionis, populasi beberapa spesies dalam penelitian ini mengalami penurunan. Laman The Guardian menuliskan, vaquita yang sangat terancam punah dan populasi lumba-lumba yang ditemukan di Teluk California menurun karena penangkapan ilegal.

Baca Juga:

Robot Kungkang Sang Penyelamat Spesies yang Terancam Punah

hewan
Masih ada harapan untuk menyelamatkan spesies lain yang terancam punah. (Foto: Unsplash/sandym10)

"Ancaman paling nyata adalah terhadap burung spesies invasif. Untuk mamalia, ancaman utama mereka adalah perburuan dan koleksi," tulis studi itu.

Temuan baru lainnya dari World Wide Fund (WWF) menunjukkan bahwa populasi satwa liar telah menurun sebanyak 70% sejak 1970. Namun studi ini menunjukkan bahwa dengan upaya dan usaha untuk konservasi, masih ada harapan untuk masa depan.

"Temuan ini menunjukkan bahwa komitmen untuk mencegah hilangnya spesies di masa depan dapat terwujud dan penting untuk mempertahankan planet yang sehat. Juga memberikan harapan bagi upaya konservasi bagi spesies lainnya," kata Dr Stuart Butchart, kepala ilmuwan di BirdLife International dan pemrakarsa penelitian kepada The Guardian.

Baca Juga:

Kerusakan Terumbu Karang Kepulauan Seribu Capai 60 Persen

hewan
Lumba-lumba teluk California yang terancam punah karena penangkapan ilegal. (Foto: Pexels/Tom Swinnen)

Tidak cukup hanya upaya dari ilmuwan untuk melakukan konservasi, pemerintah harus menegaskan kembali komitmen mereka untuk menghentikan kepunahan dalam perjanjian di Paris pada dekade ini.

Phil McGowan, profesor di Universitas Newcastle, menyebutkan bahwa walau temuan ini adalah cahaya harapan, kepunahan yang berkelanjutan tidak boleh dilupakan.

"Kita biasanya mendengar cerita buruk tentang krisis keanekaragaman hayati akibat aktivitas manusia. Hilangnya seluruh spesies dapat dihentikan jika ada keinginan yang cukup untuk melakukannya. Ini adalah seruan untuk bertindak, menunjukkan skala masalah dan apa yang bisa kita capai jika kita bertindak sekarang untuk mendukung konservasi dan mencegah kepunahan," tutup McGowan. (lev)

Baca Juga:

Perbedaan Antara Green Tourism, Ecotourism dan Sustainable Tourism

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Animasi 'Over the Moon', Petualangan Bertemu Dewi Bulan
Hiburan & Gaya Hidup
Menikah di Tengah Pandemi, Intip Syahdunya Pernikahan Putri Raja Ini
Fun
Menikah di Tengah Pandemi, Intip Syahdunya Pernikahan Putri Raja Ini

Pesta pernikahan mereka tetap mewah walau COVID-19 mewabah.

Super Cepat, Qualcomm Quick Charge 5 Isi Penuh Baterai Ponsel dalam 15 Menit
Fun
Super Cepat, Qualcomm Quick Charge 5 Isi Penuh Baterai Ponsel dalam 15 Menit

Qualcomm baru saja memperkenalkan sistem Quick Charge 5.

Twitter Terancam Didenda Rp3,6 Triliun
Hiburan & Gaya Hidup
Twitter Terancam Didenda Rp3,6 Triliun

Ada dugaan penyelewangan data pribadi.

40 Persen Tanaman dan Fungi Dunia Terancam Punah
Fun
40 Persen Tanaman dan Fungi Dunia Terancam Punah

Padahal tanaman dan Fungi sangat berperan penting dalam kehidupan.

Rasakan Sensasi Bermain Golf Ditemani 300 Kangguru
Fun
Rasakan Sensasi Bermain Golf Ditemani 300 Kangguru

Tidak banyak tempat olahraga yang memungkinkan berinteraksi begitu dekat dengan satwa liar

Sekuel Sonic the Hedgehog akan Diumumkan setelah COVID-19 Usai
Fun
Wow! 3 Hal ini Tanpa Sadar Membuatmu Menua
Fun
Wow! 3 Hal ini Tanpa Sadar Membuatmu Menua

Mungkin kamu secara tak sadar sudah melakukannya.

5 Fitur WhatsApp Jarang yang Tahu, Begini Cara Memakainya
Fun
5 Fitur WhatsApp Jarang yang Tahu, Begini Cara Memakainya

WhatsApp memiliki fitur pendukung yang sayangnya jarang diketahui oleh para pengunanya.

Mengenal Sejumlah Fitur Terbaru Telegram
Fun
Mengenal Sejumlah Fitur Terbaru Telegram

Mengenal Sejumlah Fitur Terbaru Telegram