Yaman Berkecamuk, 21 WNI Masih Tertahan

Fredy WansyahFredy Wansyah - Senin, 30 Maret 2015
 Yaman Berkecamuk, 21 WNI Masih Tertahan

Menlu Retno LP Marsudi (kanan) menyambut kedatangan Wakil Menteri Luar Negeri Saudi Arabia sebelum melakukan pertemuan di Kemenlu, Jakarta, Kamis (19/3). (Foto: Antara/Vitalis Yogi)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Internasional - Di tengah berkecamuknya Yaman, 21 Warga Negara Indonesia (WNI) masih tertahan dan belum dapat dievakuasi. Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) menyatakan, pihak otoritas setempat mengamankan 21 WNI di tempat yang aman. (BacaYaman Amankan 200 Staf PBB)

Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno LP Marsudi menegaskan, pihak KBRI di Yaman masih terus berupaya mengevakuasi 21 WNI tersebut. "Kami sudah coba dapat akses masuk untuk bertanya detil, tapi sampai sekarang belum dapat informasi," kata Menlu Retno, di Jakarta, Senin (30/3).

Selain mencari kepastian lokasi pengamanan ke-21 WNI tersebut, Menlu Retno juga memastikan KBRI terus berupaya akses dan cara evakuasi. Pasalnya, WNI tersebut tertahan karena masalah keimigrasian. (BacaArab Saudi Bakal Habisi Persenjataan Al-Houthi)

WNI di Yaman diketahui mencapai empat ribu lebih. Sebanyak 2.626 di antaranya merupakan mahasiswa dan 1.488 di antaranya pekerja profesional. Sementara 40 orang merupakan keluarga KBRI di Yaman.

Seperti diketahui, sejak tiga hari belakangan Arab Saudi dan koalisinya menggempur Yaman dengan jet tempur. Arab dan koalisi terus menggempur lokasi kekuasaan kelompok Al-Houthi. (fre)

#Pemberontak Houthi #Kemenlu #Konflik Timur Tengah #Yaman
Bagikan
Ditulis Oleh

Fredy Wansyah

Berita Terkait

Indonesia
4 ABK WNI Diculik Bajak Laut, KBRI Desak Tanggung Jawab Perusahaan Kapal
Kemenlu menegaskan terus memastikan hak-hak ketenagakerjaan para ABK WNI korban penculikan tetap dijalankan penanggung jawab perusahaan kapal.
Wisnu Cipto - Selasa, 13 Januari 2026
4 ABK WNI Diculik Bajak Laut, KBRI Desak Tanggung Jawab Perusahaan Kapal
Indonesia
Kota Basis Konsentrasi WNI di Iran Masih Aman, Kemenlu: Opsi Evakuasi Belum Mendesak
Jumlah WNI yang tinggal di Iran tercatat sebanyak 386 orang, terkonsentrasi di Kota Qom dan Isfahan
Wisnu Cipto - Selasa, 13 Januari 2026
Kota Basis Konsentrasi WNI di Iran Masih Aman, Kemenlu: Opsi Evakuasi Belum Mendesak
Indonesia
Kondisi Teheran 'dalam Bahaya', WNI Diminta Waspada dan Hindari Kerumunan
Hingga saat ini, belum ada laporan WNI yang terdampak aksi unjuk rasa di berbagai wilayah Iran, meski beberapa korban sipil dilaporkan.
Dwi Astarini - Senin, 12 Januari 2026
Kondisi Teheran 'dalam Bahaya', WNI Diminta Waspada dan Hindari Kerumunan
Indonesia
Kemenlu Pulangkan 3 WNI Terjebak di Yaman
Pemulangan tersebut dilakukan melalui koordinasi dengan Perwakilan RI di Kawasan Timur Tengah, khususnya KBRI Muscat, KBRI Riyadh, KBRI Abu Dhabi, KJRI Jeddah
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Januari 2026
 Kemenlu Pulangkan 3 WNI Terjebak di Yaman
Dunia
Indonesia dan Negara OKI Kecam Kunjungan Pejabat Israel ke Somaliland
Somaliland menyatakan kemerdekaannya dari Somalia pada 1991, beroperasi sebagai entitas administratif, politik, dan keamanan yang secara de facto independen.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Januari 2026
Indonesia dan Negara OKI Kecam Kunjungan Pejabat Israel ke Somaliland
Indonesia
37 WNI di Venezuela Diimbau Waspada, KBRI Buka Hotline Darurat
WNI di Venezuela diharapkan dapat langsung menghubungi hotline KBRI Caracas dan juga hotline Direktorat Perlindungan WNI
Wisnu Cipto - Kamis, 08 Januari 2026
37 WNI di Venezuela Diimbau Waspada, KBRI Buka Hotline Darurat
Indonesia
Kemenlu Tengah Berupaya Keluarkan WNI dari Yaman, Wilayah Udara Masih Ditutup
Pihak Kemlu masih berkomunikasi dengan para WNI tersebut dan menyatakan bahwa mereka dalam keadaan baik, sehat, dan aman.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Januari 2026
Kemenlu Tengah Berupaya Keluarkan WNI dari Yaman, Wilayah Udara Masih Ditutup
Dunia
Indonesia Undang Presiden Turkiye Hadiri KTT D8 di April 2026
Indonesia dan Turkiye juga membahas isu-isu seperti kerja sama industri pertahanan dan isu regional lainnya yang mencakup Eropa, Asia Tenggara, dan Pasifik.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Januari 2026
 Indonesia Undang Presiden Turkiye Hadiri KTT D8 di April 2026
Indonesia
Eks Dubes RI untuk AS Dino Patti Djalal Kritik Kinerja Menlu, Sulit Berkomunikasi hingga Minim Arahan untuk Diplomat
Banyak diplomat kehilangan arahan strategis, rapat koordinasi para duta besar tertunda hampir setahun, dan banyak KBRI tidak mendapatkan panduan dari pusat.
Dwi Astarini - Senin, 22 Desember 2025
Eks Dubes RI untuk AS Dino Patti Djalal Kritik Kinerja Menlu, Sulit Berkomunikasi hingga Minim Arahan untuk Diplomat
Indonesia
Kemenlu Dorong Perbankan Indonesia Beroperasi di Arab Saudi, Qatar dan UEA
Kementerian Luar Negeri (Kemlu) telah membentuk direktorat jenderal yang baru khusus menangani perekonomian, dianggap menjadi upaya strategis mengurusi bisnis dengan negara luar.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 10 Desember 2025
Kemenlu Dorong Perbankan Indonesia Beroperasi di Arab Saudi, Qatar dan UEA
Bagikan