Waspada, ISIS Juga Rekrut Anak-Anak

Ana AmaliaAna Amalia - Rabu, 18 Maret 2015
Waspada, ISIS Juga Rekrut Anak-Anak

Screenshoot AsiaOne

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Internasional - Sebuah video pelatihan anak-anak menggunakan senjata oleh ISIS menggunakan bahasa Melayu menghebohkan banyak kalangan. Seperti yang dilansir AsiaOne, para tokoh masyarakat Singapura mengatakan perlunya upaya yang lebih terpadu untuk melawan retorika radikal ISIS .

"Mereka akan menyerang dan mencoba untuk membuat terobosan ke Asia Tenggara," kata Azmoon Ahmad, ketua Asosiasi Profesional Muslim. (Baca: Gaji Relawan ISIS Ratusan Juta)

Azmoon juga menambahkan, agar sekolah dan orang tua dapat memberikan sosialisasi tentang berbahayanya ideologi ISIS kepada anak-anak di sekolah. Untuk itu, Inter-Agency Aftercare Group (ACG) membantu member pengarahan tentang berbahayanya ISIS kepada masyarakat.

ACG membantu menyelenggarakan seminar Sabtu lalu untuk mendidik siswa tentang bahaya ideologi ekstremis seperti ISIS.

Video terbaru menunjukkan sekelompok setidaknya 20 anak laki-laki belajar, berdoa, makan dan menjalani pelajaran pertahanan dan senjata di wilayah yang dikuasai ISIS. (Baca: 514 WNI Sudah Bergabung dengan ISIS)

Para pemimpin Muslim mengatakan mereka merasa khawatir karena kelompok ISIS menggunakan anak-anak untuk menggambarkan pandangan radikal.

"Mereka dapat meyakinkan para pendukung mereka untuk melakukan serangan di rumah, atau di negara-negara seperti Singapura," kata pemimpin masjid veteran M. Abdul Rahim.

 "Sebagai warga negara, kita harus cepat tanggap, apabila mengetahui ada doktrinisasi ISIS segera melaporkan ke pihak berwajib.”

Mahasiswa Universitas SIM Firdaus Iskandar, 24, khawatir bahwa video tersebut mungkin juga memacu serigala tunggal untuk melakukan tindakan yang merusak.

#Anak #ISIS
Bagikan
Ditulis Oleh

Ana Amalia

Happy life happy me

Berita Terkait

Indonesia
Age Assurance Senjata Baru PP Tunas Tutup Celah Anak Manipulasi Umur Daftar Medsos
Pentingnya teknologi Age Assurance bagi PSE sesuai PP Tunas. Teknologi ini menutup celah verifikasi usia manual dan didukung program literasi digital untuk orang tua.
Wisnu Cipto - Jumat, 22 Mei 2026
Age Assurance Senjata Baru PP Tunas Tutup Celah Anak Manipulasi Umur Daftar Medsos
Indonesia
Cek Kesehatan Gratis di Sekolah Temukan Ribuan Siswa Alami Masalah Gigi dan Anemia
Program Cek Kesehatan Gratis di sekolah menemukan berbagai masalah kesehatan siswa, mulai dari gangguan kebugaran, gigi berlubang, anemia hingga tekanan darah meningkat.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 07 Mei 2026
Cek Kesehatan Gratis di Sekolah Temukan Ribuan Siswa Alami Masalah Gigi dan Anemia
Indonesia
Kasus Kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta, Dosen dan Hakim Aktif Diminta Segera Dinonaktifkan
Beberapa anak terlaporkan mengidap penyakit seperti pneumonia, bronkitis, infeksi saluran kemih (ISK), hingga mengalami stunting akibat kekurangan gizi dan dehidrasi
Angga Yudha Pratama - Minggu, 03 Mei 2026
Kasus Kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta, Dosen dan Hakim Aktif Diminta Segera Dinonaktifkan
Indonesia
Skandal Little Aresha Yogyakarta Picu Amarah, DPR RI Desak Reformasi Izin Daycare
Pemerintah daerah kini memikul tanggung jawab besar untuk menyisir kembali legalitas setiap satuan pendidikan anak usia dini (PAUD) dan taman penitipan anak
Angga Yudha Pratama - Selasa, 28 April 2026
Skandal Little Aresha Yogyakarta Picu Amarah, DPR RI Desak Reformasi Izin Daycare
Indonesia
Jika Daycare Lakukan Kekerasan ke Anak, Ini Yang Harus Dilakukan Orang Tua
Pengelola tempat penitipan anak yang baik seharusnya terbuka dan kooperatif dalam menanggapi kekhawatiran yang disampaikan oleh orang tua.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 27 April 2026
Jika Daycare Lakukan Kekerasan ke Anak, Ini Yang Harus Dilakukan Orang Tua
Indonesia
Ingat Ortu, Popok Itu Jangan Bikin Kulit Bayi Irotasi
Popok tidak hanya berfungsi sebagai perlindungan dasar, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pencegahan untuk menjaga kenyamanan dan mendukung tumbuh kembang si Kecil dalam penggunaan sehari-hari.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 25 April 2026
Ingat Ortu, Popok Itu Jangan Bikin Kulit Bayi Irotasi
Indonesia
Akhirnya, YouTube Patuhi Aturan Batasan Usia Pengguna 16 Tahun di Indonesia
Kini halaman Bantuan YouTube di Indonesia, tertulis pernyataan resmi: “Jika Anda berusia di bawah 16 tahun di Indonesia, akses ke akun Anda di YouTube mungkin akan dinonaktifkan.”
Wisnu Cipto - Rabu, 22 April 2026
Akhirnya, YouTube Patuhi Aturan Batasan Usia Pengguna 16 Tahun di Indonesia
Olahraga
DPR Dukung Larangan Anak di Bawah 16 Tahun Punya Akun Media Sosial
Komisi I DPR mendukung kebijakan Komdigi, yang melarang anak di bawah 16 tahun memiliki akun media sosial.
Soffi Amira - Rabu, 11 Maret 2026
DPR Dukung Larangan Anak di Bawah 16 Tahun Punya Akun Media Sosial
Indonesia
Aturan Batas Usia Medsos di RI, Komisi I DPR Tekankan Platform Wajib Patuh!
Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono menekankan keberhasilan kebijakan aturan batasan usia medsos bergantung pada implementasi di lapangan
Wisnu Cipto - Senin, 09 Maret 2026
Aturan Batas Usia Medsos di RI, Komisi I DPR Tekankan Platform Wajib Patuh!
Indonesia
Akun Medsos Anak Indonesia Mau Diperketat, Verifikasi Usia Online dan Wajib Disetujui Orang Tua
Pemerintah bersama platform digital kini tengah membentuk sistem pengawasan bersama untuk memperkuat perlindungan anak dari paparan konten negatif.
Wisnu Cipto - Selasa, 24 Februari 2026
Akun Medsos Anak Indonesia Mau Diperketat, Verifikasi Usia Online dan Wajib Disetujui Orang Tua
Bagikan