Warga Karadenan Yakin Masjid Jami Al Atiqiyah Tertua di Bogor

Ana AmaliaAna Amalia - Rabu, 24 Februari 2016
Warga Karadenan Yakin Masjid Jami Al Atiqiyah Tertua di Bogor

Masjid Jami Al Atiqiyah, Karadenan, Bogor, Selasa (23/2). (Foto: MerahPutih/Noer Ardiansjah)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Budaya - Masjid Jami Al Atiqiyah yang beralamat di Jalan Kaum I No. 41 Karadenan, diyakini oleh warga setempat merupakan masjid tertua di Kota Bogor. Kepercayaan tersebut dipegang erat warga karena pada saat renovasi pertama masjid, salah seorang warga yang ketika itu masih berusia dini pernah diceritakan oleh orang tua tentang tahun pembuatan Masjid Jami Al Atiqiyah.

Sejarah demikian, kata lelaki itu, merupakan kisah lisan yang harus tetap terjaga meski sudah hilang bukti daripada tulisan tersebut. "Ada tulisan angka pada salah satu pilar utama sebelum masjid direnovasi total. Angka yang tertera adalah tulisan Sunda yang jika diartikan merujuk pada tahun 1667," kata Raden Ahmad (53) di Masjid Jami Al Atiqiyah Jalan Kaum I No. 41, Karadenan, Bogor, Selasa (23/2).

Ihwal tersebut terang saja berbenturan dengan Masjid Al Mustofa yang merupakan masjid tertua di Kota Bogor yang dibangun sekitar tahun 1728 oleh Tubagus Al Mustofa Bakrie dari Banten.

"Kalau melihat catatan dari Pemerintah Kota Bogor, Masjid Al Mustofa dibangun pada tahun 1728 dan diresmikan sebagai cagar budaya tahun 2010. Dari tahun pembangunan sudah jelas kalau masjid ini lebih tua. Yang sangat disayangkan, itu dia, buktinya hilang pas direnovasi. Yang tersisa hanya batu sajadah yang konon kepunyaan Pangeran Sanghyang dan batu lantai yang kami simpan saat renovasi kedua," jelas R Ahmad.

Adapun pembangunan masjid, tambah dia, mulai dilakukan pada masa Abah Raden Syafe'i, cucu dari Pangeran Sanghyang.

Ide pembangunan tersebut, masih dari penuturan R Ahmad, berdasarkan bangunan masjid pertama yang dilakukan Pangeran Sanghyang selaku raja dari Kerajaan Muara Beres.

Meski dari informasi yang marak di luar mengatakan bahwa Pangeran Sanghyang memegang ajaran leluhur, namun bagi masyarakat Karadenan yakin sang raja sudah memeluk agama Islam.

"Saya sendiri yakin, Abah Sanghyang sudah masuk Islam. Namanya juga sejarah, pasti banyak versi yang berlainan. Semua ini kan, balik lagi kepada diri masing-masing dalam menyikapinya," tambahnya.

Banyaknya kisah kerajaan yang mewarnai bangsa ini, tentu menambah warna dalam catatan sejarah Bangsa Indonesia. Dan tetap, antara pendapat satu dengan yang lainnya tidak bisa sepenuhnya menyingkap segala kebenaran.

Bagaimana dengan Anda? (Ard)

 

BACA JUGA:

  1. Raden Adjeng Kartini Digunakan Sebagai Nama Jalan di Belanda
  2. Den Haag Belanda Resmi Miliki Nama Jalan "Munir"
  3. 4 Pahlawan Indonesia yang Dijadikan Nama Jalan di Luar Negeri
  4. Yuk, Rekreasi Sejarah ke Monumen Daan Mogot
  5. Mengingat Patriotisme Daan Mogot di Palagan Lengkong
#Kerajaan Muara Beres #Kota Bogor #Masjid Jami Al Atiqiyah
Bagikan
Ditulis Oleh

Ana Amalia

Happy life happy me

Berita Terkait

Indonesia
Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Perempuan di Bogor Usai Kejar-kejaran Dramatis di Tol
Pelaku pembunuhan perempuan di Bogor berhasil ditangkap polisi setelah aksi kejar-kejaran dramatis di jalan tol. Mobil pelaku sempat terguling saat mencoba kabur.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 23 Mei 2026
Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Perempuan di Bogor Usai Kejar-kejaran Dramatis di Tol
Berita Foto
Penginapan OTW di Parung Bogor Disegel Sementara oleh Satpol PP Kabupaten Bogor
Suasana Gedung Penginapan OTW di Jalan Mad Noer, Kampung Binong, Desa Iwul, Kecamatan Parung, Jawa Barat, Senin (23/2/2026).
Didik Setiawan - Senin, 23 Februari 2026
Penginapan OTW di Parung Bogor Disegel Sementara oleh Satpol PP Kabupaten Bogor
Indonesia
Sindikat Obat Aborsi Ilegal Bogor Digerebek, Ini Nama Merek dan Tokonya
Sindikat peredaran obat aborsi ilegal merek Cytotech Misoprostol di Bogor, Jawa Barat, terbongkar lewat strategi penyamaran penyidik.
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Sindikat Obat Aborsi Ilegal Bogor Digerebek, Ini Nama Merek dan Tokonya
Indonesia
Tambang di Bogor yang Ditutup Dedi Mulyadi Kembali Dibuka, Pemkab Berdalih Ekonomi Warga Harus Jalan
Sebagai solusi jangka panjang, Pemkab Bogor bersama para pengusaha sepakat membangun jalan khusus angkutan tambang sepanjang 15 kilomete
Angga Yudha Pratama - Rabu, 14 Januari 2026
Tambang di Bogor yang Ditutup Dedi Mulyadi Kembali Dibuka, Pemkab Berdalih Ekonomi Warga Harus Jalan
Indonesia
Hujan di Wilayah Bogor Sejak Siang Bikin Debit Bendung Katulampa Sempat Naik dan Berada di Level Siaga 3
Masyarakat di bantaran Sungai Ciliwung diminta agar tetap siaga terhadap potensi peningkatan debit
Frengky Aruan - Jumat, 05 Desember 2025
Hujan di Wilayah Bogor Sejak Siang Bikin Debit Bendung Katulampa Sempat Naik dan Berada di Level Siaga 3
Berita Foto
Rencana Rute LRT Jabodebek akan Diperpanjang hingga Bogor
Rangkaian Light Rail Transit (LRT) Jabodetabek melintas jalur atas Tol Dalam Kota ruas Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (24/10/2025).
Didik Setiawan - Jumat, 24 Oktober 2025
Rencana Rute LRT Jabodebek akan Diperpanjang hingga Bogor
Berita Foto
Aksi Unjuk Rasa Sopir Tolak Penghentian Operasional Truk Tambang di Cigudeg Bogor
Massa yang terdiri dari sopir truk tambang dan keluarga mereka serta sejumlah anggota Asosiasi Transporter Tangerang-Bogor (ATTB) melakukan aksi unjuk rasa dengan membakar ban bekas di Kawasan Cigudeg, Bogor, Jawa Barat, Senin (29/9/2025).
Didik Setiawan - Senin, 29 September 2025
Aksi Unjuk Rasa Sopir Tolak Penghentian Operasional Truk Tambang di Cigudeg Bogor
Indonesia
Sindikat di Bandung dan Bogor Jual Beras ‘Oplosan’ Kualitas Medium dengan Harga Premium, Konsumen Rugi Sampai Miliaran Rupiah
Enam orang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus yang diduga merugikan konsumen hingga miliaran rupiah.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 07 Agustus 2025
Sindikat di Bandung dan Bogor Jual Beras ‘Oplosan’ Kualitas Medium dengan Harga Premium, Konsumen Rugi Sampai Miliaran Rupiah
Indonesia
Penumpang Transjabodetabek Bogor-Blok M Tidak Bisa Turun Naik di Terminal Baranangsiang
modifikasi yang dilakukan adalah memindahkan titik penaikan dan penurunan penumpang Transjabodetabek P11 di Kota Bogor, yang semula di Cidangiang dan Terminal Barangnangsiang menjadi di Botani Square.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 29 Juni 2025
Penumpang Transjabodetabek Bogor-Blok M Tidak Bisa Turun Naik di Terminal Baranangsiang
Indonesia
Legislator Samakan Mental Satpol PP Bogor dengan Preman, Geram Gerobak Pedagang Dihancurkan
Kebijakan Satpol PP Kota Bogor menghancurkan gerobak milik pedagang usai melakukan penertiban di Bogor Timur menuai reaksi keras dari kalangan anggota dewan
Wisnu Cipto - Jumat, 23 Mei 2025
Legislator Samakan Mental Satpol PP Bogor dengan Preman, Geram Gerobak Pedagang Dihancurkan
Bagikan