Tulis Surat Buat Jokowi, Anggun C Sasmi Dihujat Fans
Facebook Anggun Cipta Sasmi
MerahPutih Celeb - Penyanyi Internasional Anggun Cipta Sasmi menuliskan surat untuk Presiden Jokowi di akun Facebooknya. Melalui suratnya itu, Anggun yang kini telah jadi warga negara Prancis meminta agar Presiden Jokowi bersedia memberikan Grasi bagi warga negara Prancis, Serge Atlaoui yang jadi terpidana mati kasus narkoba yang akan segera diseksekusi.
Dalam suratnya itu Anggun menggambarkan, meski mendukung pemberantasan narkoba di Indonesia, ia tetap menganggap hukuman mati adalah kegagalan sisi kemanusiaan juga hilangnya nilai nilai hukum keadilan. Bahkan Anggun menggambarkan, nama Indonesia di mata dunia Eropa tercoreng karena keputusan negara menjatuhkan hukuman mati bagi para gembong narkoba. Untuk itu Anggun, atas nama Indonesia dan wanita Jawa meminta Presiden memberikan Grasi pada Serge.
Bukannya mendapatkan dukungan dari para fansnya yang begitu banyak, justru Anggun dikecam oleh para fansnya sendiri. kebanyakan dari mereka kecewa dan mengaanggap Anggun tak peka dengan perasaan masyarakat Indonesia yang kini tengah darurat narkoba. (klik di sini)
Bahkan para penggemar Anggun meragukan rasa cintanya pada Indonesia. ia dianggap lebih mementingkan warga Prancis yang jelas-jelas melakukan tindakan kriminal dan membuat pengaruh buruk bagi generasi muda bangsa Indonesia.
"Jadi, apa yang saya ingin tegaskan di sini adalah, walaupun Anggun adalah orang yang dikenali dan ramai penggemarnya, bukan berarti Anggun boleh mempersoalkan undang undang NEGARA LAIN. Jadi dalam hal ini sebaiknya gunakan saja suaranya untuk menyanyi, lebih baik," tulis seorang netizen.
"Mbak Anggun, menurut saya jg tidak setuju dng mbak krn setiap negara memiliki hukum yg berbeda. Saat saya tinggal di perancispun saya jg menaati hukum perancis jadi sebaluknya jg begitu," kembali tulis seorang netizen yang mengaku pernah tinggal di Prancis.
Serge adalah warga negara Prancis yang ditangkap pada 2005 terkait pabrik narkoba yang berlokasi di Serang, Banten. Pabrik ini disebut sebagai pabrik narkoba terbesar di Asia Tenggara.
BACA JUGA:
Ari Lasso Setuju Hukuman Mati bagi Pengedar Narkoba
Prabowo Subianto Dukung Jokowi Perintahkan Eksekusi Mati Narkoba Jilid II
Bagikan
Berita Terkait
Apartemen Lab Narkoba di Ancol Dikelola Sindikat Internasional, Produk Dikemas Mirip Minuman Saset
Peredaran Narkoba untuk Malam Tahun Baru Digagalkan Polisi, Modus Baru Digunakan Pengedar
Lakukan Tes Urin, Tahanan KPK Bebas Narkoba
Bareksrim Bongkar Peredaran Narkoba Jelang DWP 2025 Bali, Amankan Citra Indonesia di Ranah Internasional
17 Orang dari 6 Sindikat Peredaran Narkoba Ditangkap Jelang DWP 2025 di Bali, Polri Amankan 31 Kg Sabu dan Ratusan Ekstasi
Etomidate Resmi Masuk Narkotika Golongan II, Penyalahgunaan Bisa Dijerat UU Narkotika
Perjalanan Dewi Astutik Gabung Sindikat Narkotika Lintas Benua, Dipengaruhi Bandar Narkoba Asal Nigeria Buron DEA
Keluarga Hanya Tahu Dewi Astutik Kerja PRT di Luar Negeri, Jarang Kirim Uang
Kronologi Penangkapan Ratu Narkoba Dewi Astutik, Pergerakan Licin tapi Pelarian Berakhir di Kamboja
Sosok dan Sepak Terjang Dewi Astutik, Mantan TKI yang Jadi Otak Peredaran Narkoba Asia Tenggara