Ari Lasso Setuju Hukuman Mati bagi Pengedar Narkoba

Fredy WansyahFredy Wansyah - Minggu, 19 April 2015
Ari Lasso Setuju Hukuman Mati bagi Pengedar Narkoba

Ari Lasso di acara Drugs Free Asia-Africa, Monas, Jakarta, Minggu (19/4). (Foto: MP/Rere)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Celeb - Ari Lasso menegaskan bahwa dirinya setuju hukuman mati bagi para pengedar narkoba. Dia beralasan, kejahatan narkoba merupakan kejahatan bangsa.

Mantan punggawa Dewa 19 ini berharap pemerintah mencontoh negara-negara yang berhasil melakukan hukuman bagi terhadap kejahatan narkoba. Di antaranya Malaysia dan Singapura. Demikian paparan pria kelahiran 17 Januari 42 tahun silam ini, di sela-sela mengisi acara Konser Drugs Free Asia-Africa, Jakarta, Minggu (19/4).

Dia juga berharap pemerintah secara tegas mengeksekusi tersangka yang telah ditetapkan status hukumnya menjadi terpidana hukuman mati.

Menurutnya, pemerintah saat ini belum optimal meningkatkan pertahanan keamanan, sehingga para pengedar narkoba masih dapat masuk dari berbagai daerah. Hal ini terlihat dari pencurian ikan yang kerap terjadi di laut. "Ikan di dalam negeri saja bisa kecurian," tambahnya.

Acara konser Drugs Free Asia Africa berlangsung di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat. Acara ini dipelopori oleh Kementerian Sosial (Kemensos) sebagai upaya kampanye antinarkoba. Selain Ari Lasso, Kemensos menggandeng Slank, Sandhy Sandoro, Endank Soekamti, Shaggy Dog, dan Steven Jam sebagai artis penghibur. (rfd)

Baca Juga: 

Sosialisasi Bahaya Narkoba, Slank dan Beberapa Musisi Gelar Konser

Konser di Jakarta, Super Junior Minta Disuguhi Pisang

Ariel Sakit, Konser NOAH di Washington Batal

#Narkoba #Ari Lasso #Konser Drugs Free Asia Africa
Bagikan
Ditulis Oleh

Fredy Wansyah

Berita Terkait

Indonesia
Apartemen Lab Narkoba di Ancol Dikelola Sindikat Internasional, Produk Dikemas Mirip Minuman Saset
Kasus ini berawal dari Operasi Pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru) di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.
Wisnu Cipto - Selasa, 06 Januari 2026
Apartemen Lab Narkoba di Ancol Dikelola Sindikat Internasional, Produk Dikemas Mirip Minuman Saset
Indonesia
Peredaran Narkoba untuk Malam Tahun Baru Digagalkan Polisi, Modus Baru Digunakan Pengedar
Polisi mengungkap peredaran narkoba besar jelang Tahun Baru 2026. Sebanyak 109 kg sabu dan 17.700 ekstasi senilai Rp 12,5 miliar disita.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 31 Desember 2025
Peredaran Narkoba untuk Malam Tahun Baru Digagalkan Polisi, Modus Baru Digunakan Pengedar
Indonesia
Lakukan Tes Urin, Tahanan KPK Bebas Narkoba
Pemeriksaan tes urine itu dilakukan atas imbauan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 31 Desember 2025
Lakukan Tes Urin, Tahanan KPK Bebas Narkoba
Indonesia
Bareksrim Bongkar Peredaran Narkoba Jelang DWP 2025 Bali, Amankan Citra Indonesia di Ranah Internasional
Dari hasil pengungkapan tersebut, aparat menangkap 17 orang tersangka, dengan 7 orang lainnya masih berstatus DPO.
Dwi Astarini - Senin, 22 Desember 2025
Bareksrim Bongkar Peredaran Narkoba Jelang DWP 2025 Bali, Amankan Citra Indonesia di Ranah Internasional
Indonesia
17 Orang dari 6 Sindikat Peredaran Narkoba Ditangkap Jelang DWP 2025 di Bali, Polri Amankan 31 Kg Sabu dan Ratusan Ekstasi
Total barang bukti yang diamankan mencapai sekitar 31 kilogram sabu dan ratusan butir ekstasi, dengan estimasi nilai mencapai Rp 60,5 miliar.
Frengky Aruan - Senin, 22 Desember 2025
17 Orang dari 6 Sindikat Peredaran Narkoba Ditangkap Jelang DWP 2025 di Bali, Polri Amankan 31 Kg Sabu dan Ratusan Ekstasi
Indonesia
Etomidate Resmi Masuk Narkotika Golongan II, Penyalahgunaan Bisa Dijerat UU Narkotika
Pemerintah menetapkan etomidate sebagai narkotika golongan II melalui Permenkes 15/2025. Penyalahgunaan dapat dijerat UU Narkotika dan memperoleh rehabilitasi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 11 Desember 2025
Etomidate Resmi Masuk Narkotika Golongan II, Penyalahgunaan Bisa Dijerat UU Narkotika
Indonesia
Perjalanan Dewi Astutik Gabung Sindikat Narkotika Lintas Benua, Dipengaruhi Bandar Narkoba Asal Nigeria Buron DEA
Perempuan bernama Paryatin ini lantas beralih menjadi bandar sabu lintas negara setelah dipertemukan dengan warga negara (WN) Nigeria berinisial DON.
Dwi Astarini - Kamis, 04 Desember 2025
Perjalanan Dewi Astutik Gabung Sindikat Narkotika Lintas Benua, Dipengaruhi Bandar Narkoba Asal Nigeria Buron DEA
Indonesia
Keluarga Hanya Tahu Dewi Astutik Kerja PRT di Luar Negeri, Jarang Kirim Uang
Dewi Astutik diduga terlibat dalam penyelundupan sabu seberat 2 ton yang diungkap BNN di perairan Riau, Batam, pada 26 Mei 2025.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 03 Desember 2025
Keluarga Hanya Tahu Dewi Astutik Kerja PRT di Luar Negeri, Jarang Kirim Uang
Indonesia
Kronologi Penangkapan Ratu Narkoba Dewi Astutik, Pergerakan Licin tapi Pelarian Berakhir di Kamboja
Penangkapan itu berawal dari adanya informasi keberadaan Dewi Astutik di Kamboja pada 17 November 2025.
Dwi Astarini - Rabu, 03 Desember 2025
Kronologi Penangkapan Ratu Narkoba Dewi Astutik, Pergerakan Licin tapi Pelarian Berakhir di Kamboja
Indonesia
Sosok dan Sepak Terjang Dewi Astutik, Mantan TKI yang Jadi Otak Peredaran Narkoba Asia Tenggara
BNN mengungkap peran Dewi Astutik sebagai aktor utama sindikat narkoba Golden Triangle, mengendalikan ratusan kurir dan pengiriman sabu lintas negara.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 02 Desember 2025
Sosok dan Sepak Terjang Dewi Astutik, Mantan TKI yang Jadi Otak Peredaran Narkoba Asia Tenggara
Bagikan