Ari Lasso Setuju Hukuman Mati bagi Pengedar Narkoba
Ari Lasso di acara Drugs Free Asia-Africa, Monas, Jakarta, Minggu (19/4). (Foto: MP/Rere)
MerahPutih Celeb - Ari Lasso menegaskan bahwa dirinya setuju hukuman mati bagi para pengedar narkoba. Dia beralasan, kejahatan narkoba merupakan kejahatan bangsa.
Mantan punggawa Dewa 19 ini berharap pemerintah mencontoh negara-negara yang berhasil melakukan hukuman bagi terhadap kejahatan narkoba. Di antaranya Malaysia dan Singapura. Demikian paparan pria kelahiran 17 Januari 42 tahun silam ini, di sela-sela mengisi acara Konser Drugs Free Asia-Africa, Jakarta, Minggu (19/4).
Dia juga berharap pemerintah secara tegas mengeksekusi tersangka yang telah ditetapkan status hukumnya menjadi terpidana hukuman mati.
Menurutnya, pemerintah saat ini belum optimal meningkatkan pertahanan keamanan, sehingga para pengedar narkoba masih dapat masuk dari berbagai daerah. Hal ini terlihat dari pencurian ikan yang kerap terjadi di laut. "Ikan di dalam negeri saja bisa kecurian," tambahnya.
Acara konser Drugs Free Asia Africa berlangsung di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat. Acara ini dipelopori oleh Kementerian Sosial (Kemensos) sebagai upaya kampanye antinarkoba. Selain Ari Lasso, Kemensos menggandeng Slank, Sandhy Sandoro, Endank Soekamti, Shaggy Dog, dan Steven Jam sebagai artis penghibur. (rfd)
Baca Juga:
Sosialisasi Bahaya Narkoba, Slank dan Beberapa Musisi Gelar Konser
Bagikan
Fredy Wansyah
Berita Terkait
BNN Ungkap 4,11 Juta Penduduk Indonesia Terpapar Narkoba pada 2025
Marak Disalahgunakan, DPR Desak Penjualan Whip Pink Diperketat
Bryan Adams Siap Guncang Jakarta Lewat “Roll with the Punches Tour 2026”, Ari Lasso Jadi Tamu Spesial
Tren Mabuk Gas Tertawa Whip Pink, Ternyata Bahayanya Luar Biasa
Satnarkoba Polresta Solo Sita 1 Kilogram Sabu dari Jaringan Lintas Provinsi
DPRD DKI Bahas Raperda P4GN, Pramono Tegaskan Komitmen Pemberantasan Narkoba
DPRD DKI Usulkan Cabut Izin Permanen Tempat Hiburan Malam Terkait Narkoba
Bahan Baku Lab Narkoba Apartemen Pluit Impor dari India, Bos Besarnya Masih di Luar Negeri
No Mercy untuk Bandar! Raperda P4GN Jadi Benteng Terakhir Lindungi Generasi Emas Jakarta dari Sabu Hingga Ekstasi
Polda Metro Jaya Bongkar Lab Narkoba Etomidate di Apartemen Pluit, 2 WNA China Ditangkap