Tolak SK Gubernur Buruh Turun ke Jalan
Ribuan buruh yang tergabung dalam berbagai elemen menggelar aksi longmarch di sepanjang Jalan Gatot Subroto wilayah kecamatan Jatiuwung, kota Tangerang. (Foto: MP/Widi Hatmoko)
MerahPutih Megapolitan - Ribuan buruh yang tergabung dalam berbagai elemen menggelar aksi longmarch di sepanjang Jalan Gatot Subroto wilayah kecamatan Jatiuwung, kota Tangerang, Kamis (24/11).
Aksi ini adalah sebagai bentuk penolakan terhadap Surat Keputusan (SK) Gubernur Banten Nomor: 561/Kep.553-Huk/2016 tentang UMK kota/kabupaten di wilayah tersebut.
Koordinator aksi dari FSPMI Kota Tangerang, Sarjono menjelaskan, agenda aksi kali ini pihaknya mengajak seluruh elemen buruh untuk menyatukan misi menolak SK Gubernur Banten yang hanya menaikan UMK kabupaten/kota se-Banten hanya kisaran 8 persen, sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) No 78 Tahun 2015.
"Kita menolak SK Gubernur Banten yang menetapkan UMK hanya kisaran 8 persen, dan itu jauh dari tuntutan kami," ujar Sarjono kepada merahputih.com.
Ia juga mengungkapkan, terkait UMK, seharunya pemerintah bisa mengambil jalan tengah dan tidak harus berpatokan dengan PP 78 Tahun 2015. "Pemerintah tidak ambil jalan tengah, kalau otonomi daerah, kalau daerahnya mampu ya harusnya dijalankan," katanya. (Widi)
BACA JUGA:
Bagikan
Berita Terkait
Upah Dinilai Tak Cukup untuk Hidup di Jakarta, Bos Buruh: Kami Kerja tapi Tetap Nombok
Buruh akan Demo Serentak Kamis (15/1), Tuntut Revisi UMP DKI dan RUU Ketenagakerjaan
Gubernur Pramono Jawab Tuntutan Buruh soal Subsidi Upah Rp 200 Ribu
Buruh Demo Depan Istana Negara Minta Penaikan UMP 2026, Polisi Ingatkan untuk tak Provokasi
Aksi Tolak UMP Jakarta 2026 Terus Berlanjut, Gubernur DKI Pramono Anung: Nominal Diputuskan dari Aspirasi Buruh dan Pengusaha
Tolak UMP Jakarta 2026 Naik Jadi Rp 5,7 Juta, Buruh Siap Tempuh Jalur Hukum
Aksi Demo Buruh Tolak Kenaikan UMP DKI Jakarta Tahun 2026 Tak Sesuai KHL
UMP Jakarta 2026 Dianggap Terlalu Kecil, Presiden Partai Buruh: Gaji di Sudirman Lebih Kecil dari Pabrik Panci Karawang
Hari Ini Buruh Turun ke Jalan Protes Hasil Ketusan Upah Minimum
Ada Demo Buruh Tolak UMP Jakarta 2026 Hari ini, Polisi Jamin tak Ada Penutupan Jalan