Tegur Perokok, Petugas Keamanan Terima Bogem Mentah

Fadhli Fadhli - Rabu, 22 April 2015
Tegur Perokok, Petugas Keamanan Terima Bogem Mentah

Ilustrasi Pelaku Kriminal Tertangkap

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih kriminal - Muhamamad Iqbal (31), petugas keamanan Statiun pondok jati, Jakarta timur menjadi korban pemukulan mantan petinju, FA (41) senin (20/4) pukul 15.30 WIB. Igbal harus rela menginap di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) selama sehari.

Pemukulan berawal dari teguran salah satu petugas Statiun kebon jati, Jakarta selatan, terhadap FA (41) yang kedapatan merokok di area stasiun.

Setelah ditegur, FA langsung mengatakan kepada pihak keamanan stasiun bahwa tidak ada tulisan dilarang merokok dikawasan stasiun kebon jati, FA yang saat itu sedang bersama Istri dan keponakannya langsung mematikan rokok dan memasukukan kedalam bungkus rokoknya.

"Yang negur pertama temanya korban Iqbal, lalu Tersangka mematikan Rokok dan memasukan puntung kedalam bungkus" kata AKP Hartono, Kanit Reskrim Polsek Matraman kepada merahputih (22/4).

Muhammad Iqbal yang pada saat itu menerima laporan langsung menegur keras pelanggaran Tersangka FA, bahkan dengan kata-kata yang tidak enak didengar. AKP Hartono mengatakan Istri tersangka sempat menegur Iqbal karna kata-katanya yang tidak mengenakan itu.

"Istri FA sempat nyamperin security dan bilang jangan dimarahin didepan umum kan suaminya sudah mematikan rokoknya" ungkap Hartono.

Pria berpenampilan santai ini juga mengatakan setelah kejadian peneguran Tersangka FA hanya diam dan duduk.

Kejadian pemukulan pun terjadi setelah Tersangka FA (41) berdiri, kemudian pundaknya bersenggolan dengan Iqbal, Karena tidak terima pundaknya disenggol, Iqbal langsung mendorong FA yang kemudian dibalas dengan hantaman keras pada rahang oleh tersangka.

Akibat perbuatannya tersangka FA terancam dijerat dengan Pasal 351 tentang penganiayaan, "Pasal 351 tentang penganiyayaan" Ungkap AKP Hartono. (ab)

 

Baca juga:

5 Fakta Pak Guru Pembunuh Janda Bohay Mpih

Waduh, Pesta Seks Pelajar Kocar-Kacir Digerebek Satpol PP

Polres Malang Ringkus 9 Begal Motor, 1 Tewas Didor

Rekontruksi Pembunuhan Janda Bohay Mpih Dilakukan Usai Peringatan KAA

#Tindak Kekerasan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Fadhli

Berkibarlah bendera negerku, tunjukanlah pada dunia.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Menag Nasaruddin Umar Tegas: Tak Ada Toleransi untuk Kekerasan dan Pelecehan di Pesantren
Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan zero tolerance terhadap kekerasan di pesantren dan memperkuat pengawasan serta pembinaan lembaga pendidikan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 06 Mei 2026
Menag Nasaruddin Umar Tegas: Tak Ada Toleransi untuk Kekerasan dan Pelecehan di Pesantren
Indonesia
Video 'Bro Ron' PSI Kena Bogem Mentah Viral, Polisi Langsung Ciduk Dua Pelaku di Menteng
Polisi segera mengambil tindakan tegas dengan menyeret dua orang terduga pelaku untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya
Angga Yudha Pratama - Selasa, 05 Mei 2026
Video 'Bro Ron' PSI Kena Bogem Mentah Viral, Polisi Langsung Ciduk Dua Pelaku di Menteng
Indonesia
Prabowo Teken Perpres RAN PE, DPR Apresiasi Pendekatan Cegah Terorisme
Presiden RI, Prabowo Subianto, meneken Perpres RAN PE. DPR pun mengapresiasi pencegahan terorisme.
Soffi Amira - Selasa, 05 Mei 2026
Prabowo Teken Perpres RAN PE, DPR Apresiasi Pendekatan Cegah Terorisme
Indonesia
Siswa SMAN 5 Bandung Meninggal Usai Buka Bareng, KPAI Desak Polisi Usut Tuntas
Dari hasil koordinasi KPAI dengan polisi, diduga tidak terjadi bentrokan langsung antara siswa SMAN 5 Bandung dengan siswa SMAN 2 Bandung saat itu.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 16 Maret 2026
Siswa SMAN 5 Bandung Meninggal Usai Buka Bareng, KPAI Desak Polisi Usut Tuntas
Olahraga
Harry Maguire Divonis 15 Bulan Penjara oleh Pengadilan Yunani, Siap Ajukan Banding
Harry Maguire divonis 15 tahun penjara bersyarat oleh pengadilan Yunani. Ia terlibat kasus di Mykonos, Yunani, pada Agustus 2020 lalu.
Soffi Amira - Kamis, 05 Maret 2026
Harry Maguire Divonis 15 Bulan Penjara oleh Pengadilan Yunani, Siap Ajukan Banding
Indonesia
Buntut Pembacokan Mahasiswi UIN Suska, DPR RI Desak Perguruan Tinggi Keagamaan Perketat Pengawasan Mental Mahasiswa
Regulasi PPKPT ini mewajibkan setiap perguruan tinggi membentuk Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan, menyediakan mekanisme pelaporan yang aman
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 28 Februari 2026
Buntut Pembacokan Mahasiswi UIN Suska, DPR RI Desak Perguruan Tinggi Keagamaan Perketat Pengawasan Mental Mahasiswa
Indonesia
Kapolri Minta Maaf Jika Anak Buah Cederai Rasa Keadilan
Ia mengajak insan pers tanah air untuk mengawal pemberitaan prestasi insan Polri karena menurutnya, hal tersebut bisa menjadi sumber motivasi bagi Polri untuk bekerja lebih baik.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 25 Februari 2026
Kapolri Minta Maaf Jika Anak Buah Cederai Rasa Keadilan
Indonesia
Perempuan Asal NTT Jadi Korban Penyerangan KKB di Yahukimo, Papua
Korban mengalami dua luka tusuk di bagian pundak kanan setelah diserang dua orang tak dikenal (OTK) saat sedang mencari nafkah.
Dwi Astarini - Rabu, 18 Februari 2026
Perempuan Asal NTT Jadi Korban Penyerangan KKB di Yahukimo, Papua
Indonesia
Motif Anak Bunuh Ibu dan 2 Saudaranya, Diduga Sakit Hati karena Merasa Tak Dianggap
Polisi mengungkap pembunuhan berencana satu keluarga di Warakas, Tanjung Priok. AS, anak kedua korban, meracuni ibu dan dua saudaranya dengan zinc phosphide.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 06 Februari 2026
Motif Anak Bunuh Ibu dan 2 Saudaranya, Diduga Sakit Hati karena Merasa Tak Dianggap
Indonesia
Awalnya Dikira Korban, Anak Tengah Bunuh Keluarganya di Tanjung Priok
Tragis, anak tengah bunuh ibu dan dua saudaranya dengan racun tikus di Warakas, Tanjung Priok.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 06 Februari 2026
Awalnya Dikira Korban, Anak Tengah Bunuh Keluarganya di Tanjung Priok
Bagikan