Tantowi Yahya Dukung Pemerintah Tarik Dubes Indonesia dari Brazil

Widi HatmokoWidi Hatmoko - Sabtu, 21 Februari 2015
Tantowi Yahya Dukung Pemerintah Tarik Dubes Indonesia dari Brazil

(foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Politik - Politikus Partai Golkar Tantowi Yahya mendukung langkah tegas sikap pemerintah yang memanggil pulang Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Brazil. Hal ini dilakukan akibat tindakan sepihak pemerintah Brazil yang membatalkan agenda penyerahan credential (surat kepercayaan).

Tantowi menilai tindakan sepihak yang dilakukan Negeri Samba tersebut adalah bentuk pelecehan Brazil kepada Indonesia. Atas dasar itulah pemerintah RI menarik Dubes Toto Riyanto dari Brazil. (Baca: Jaksa Agung: Biaya Eksekusi Satu Terpidana Mati Kasus Narkoba Rp 200 Juta)

"Pembatalan penyerahan kepada Dubes saat yang bersangkutan telah berada di Istana Kepresidenan bersama dubes negara lain adalah sebuah pelecehan diplomatik," kata Tantowi dalam siaran persnya, Sabtu (21/2).

Lebih lanjut Wakil Ketua Komisi I DPR RI menambahkan pembatalan agenda pemberian credential oleh Dubes Toto kepada pemerintah Brazil diduga kuat sebagai bentuk protes Brazil atas vonis hukuman mati warga negara Brazil pengedar narkoba, Rodrigo Gularte yang akan dieksekusi oleh pemerintah. (Baca: 862 Kilogram Sabu Milik Jaringan Sindikat Narkoba Internasional Dimusnahkan BNN)

"Yang jelas kita sedang darurat narkoba, oleh karenanya pemerintah tidak boleh takut apalagi tunduk oleh tekanan yang ditunjukkan Brazil dan Australia," tandas Tantowi.

Sebelumnya, pemerintah Republik Indonesia sendiri, pada Januari silam sudah mengeksekusi seorang warga negara Brazil bernama Marcos Archer Cardoso. Marcos dieksekusi mati karena terlibat dalam gembong narkoba. (bhd)

#Eksekusi Mati Kasus Narkoba #Eksekusi Mati #Narkoba #Tantowi Yahya #Golkar
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Widi Hatmoko

Menjadi “sesuatu” itu tidak pernah ditentukan dari apa yang Kita sandang saat ini, tetapi diputuskan oleh seberapa banyak Kita berbuat untuk diri Kita dan orang-orang di sekitar Kita.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Sarmuji Dari Pengurus Koperasi Mahasiswa Menjadi Menteri Perindustrian
Karier politiknya kemudian berlanjut di parlemen yang terpilih menjadi anggota DPR RI di tahun 2014,
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Oktober 2026
Sarmuji Dari Pengurus Koperasi Mahasiswa Menjadi Menteri Perindustrian
Indonesia
Petinggi Golkar Di Kabinet ; Bahlil Jadi Menko, Sarmuji Jadi Memperin
Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar M Sarmuji juga merapat ke Istana jelang pelantikan tersebut. Dia mengaku mendapat tugas untuk membantu Presiden Prabowo di bidang perindustrian.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Oktober 2026
Petinggi Golkar Di Kabinet ; Bahlil Jadi Menko, Sarmuji Jadi Memperin
Indonesia
Alasan Indonesia Legowo Mary Jane Veloso Dapat Pengampunan Mutlak dari Filipina
Kasus Mary Jane Veloso akhirnya menemui titik terang setelah Presiden Filipina memberikan pengampunan mutlak. Simak alasan Pemerintah RI menghormati keputusan ini dan kesepakatan di baliknya!
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 26 September 2026
Alasan Indonesia Legowo Mary Jane Veloso Dapat Pengampunan Mutlak dari Filipina
Indonesia
Bareskrim Gagalkan Penyelundupan 28,3 Kg Sabu Jaringan Internasional di Bengkalis
Bareskrim Polri menggagalkan penyelundupan 28,3 kilogram sabu jaringan internasional di Bengkalis, Riau. Dua kurir ditangkap dan dua pengendali diburu.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
Bareskrim Gagalkan Penyelundupan 28,3 Kg Sabu Jaringan Internasional di Bengkalis
Indonesia
Legislator Golkar Komentari Usul Dapil Nasional: Menarik, tapi jangan Bikin Bingung
Sistem tersebut menarik karena partai politik memiliki peran dalam menentukan calon yang memperoleh mandat rakyat.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
Legislator Golkar Komentari Usul Dapil Nasional: Menarik, tapi jangan Bikin Bingung
Indonesia
Nusron Wahid Mundur dari Kepengurusan Partai, Golkar: Fokus ke Hal Lain
Nusron disebut mundur dari pengurus Golkar sejak enam bulan silam.
Dwi Astarini - Senin, 21 September 2026
Nusron Wahid Mundur dari Kepengurusan Partai, Golkar: Fokus ke Hal Lain
Indonesia
Golkar Pastikan Bahlil Tak Nyapres 2029, Mau Maju Jadi Caleg dari Papua
Sekjen Partai Golkar Sarmuji mengatakan Bahlil akan maju sebagai calon anggota legislatif (caleg).
Yusuf Abdillah - Minggu, 20 September 2026
Golkar Pastikan Bahlil Tak Nyapres 2029, Mau Maju Jadi Caleg dari Papua
Indonesia
Baru Dibuka ke Publik, Nusron Wahid Ternyata Sudah Mundur dari DPP Golkar
Menteri ATR/BPN Nusron Wahid ternyata telah mengundurkan diri dari kepengurusan DPP Partai Golkar sejak beberapa bulan lalu. Cek penjelasan resminya!
Wisnu Cipto - Sabtu, 19 September 2026
Baru Dibuka ke Publik, Nusron Wahid Ternyata Sudah Mundur dari DPP Golkar
Indonesia
Kepala BNN Ungkap Tren Narkotika Cair, Menyaru Vape
Dalam beberapa bulan terakhir, bentuk narkotika tersebut muncul dalam sejumlah pengungkapan yang dilakukan BNN bersama aparat penegak hukum lainnya.
Dwi Astarini - Rabu, 16 September 2026
Kepala BNN Ungkap Tren Narkotika Cair, Menyaru Vape
Indonesia
Waketum Golkar Sebut AHY Kasih Sinyal Kuat Siap Jadi Penantang di Pilpres 2029
Sinyal tersebut muncul ketika kondisi masyarakat masih menghadapi berbagai tantangan.
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
Waketum Golkar Sebut AHY Kasih Sinyal Kuat Siap Jadi Penantang di Pilpres 2029
Bagikan