Tanggal 27 November Buruh Yogyakarta akan Mogok Nasional
Ilustrasi ratusan buruh turun ke jalan menolak RPP Pengupahan Selasa (24/11) (Foto: MP/Rizki Fitranto)
MerahPutih Peristiwa - Buruh di sejumlah daerah melakukan aksi mogok nasional sejak kemarin, Selasa (24/11), hingga Jumat (27/11). Para buruh menuntut perubahan sistem pengupahan yang dinilai tidak sesuai standar kehidupan layak (KHL).
Mogok nasional juga akan diikuti buruh di Yogyakarta. Rencananya, demonstrasi akan terpusat di kawasan keramaian Titik Nol Kilometer. "Nanti, demonya tanggal 27," kata Restu Baskara kepada merahputih.com di Sleman, DI Yogyakarta, Rabu (25/11).
Para buruh yang berdemo nantinya berasal dari beberapa tempat di Yogyakarta. Tidak hanya diikuti buruh dari berbagai latar profesi, mahasiswa juga direncakan ikut aksi. Menurut Restu Baskara, meski tidak seperti di daerah lain, demo akan dilakukan besar-besaran.
"Untuk menunjukkan suara buruh kepada Pemerintah," imbuh Restu Baskara.
Sebelumnya, KBY menggelar aksi bagi-bagi selebaran di kawasan Ambarukmo Plaza Yogyakarta. Selebaran tersebut berisi tuntutan buruh agar pemerintah memperbaiki sistem pengupahan.(fre)
Baca Juga:
- Komite Buruh Yogyakarta Tolak PP Pengupahan
- Buruh Indonesia Belum Siap Hadapi Trans Pacific Partnership
- TPP Tidak Bisa Melindungi Buruh
- Aksi Buruh Jadi Tontonan Gratis Warga Depok
- Hobah, di Tengah Unjuk Rasa Para Buruh Nyawer Biduan Dangdut
Bagikan
Berita Terkait
Upah Dinilai Tak Cukup untuk Hidup di Jakarta, Bos Buruh: Kami Kerja tapi Tetap Nombok
Buruh akan Demo Serentak Kamis (15/1), Tuntut Revisi UMP DKI dan RUU Ketenagakerjaan
Buruh Demo Depan Istana Negara Minta Penaikan UMP 2026, Polisi Ingatkan untuk tak Provokasi
Serikat Pekerja Solo Ancam Demo Kecewa UMK, Walkot Respati: Semua Berhak Menyampaikan Pendapat
Tolak UMP Jakarta 2026 Naik Jadi Rp 5,7 Juta, Buruh Siap Tempuh Jalur Hukum
UMP Jakarta 2026 Dianggap Terlalu Kecil, Presiden Partai Buruh: Gaji di Sudirman Lebih Kecil dari Pabrik Panci Karawang
Ada Demo Buruh Tolak UMP Jakarta 2026 Hari ini, Polisi Jamin tak Ada Penutupan Jalan
Besaran Upah Minimum Diprotes Buruh, Ini Alasan Menko Perekonomian Soal Indeks Alfa
UMK Solo 2026 Hanya Naik Rp 153 Ribu, Serikat Pekerja Kecewa Berat
UMP 2026 Terancam Anjlok, Legislator PDIP Tagih Janji Hidup Layak Sesuai Konstitusi