Soal Utang Rp2 Miliar Ini Penjelasan Anang Iskandar

Luhung SaptoLuhung Sapto - Sabtu, 05 September 2015
Soal Utang Rp2 Miliar Ini Penjelasan Anang Iskandar

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Anang Iskandar merilis kasus TPPU narkoba di Jakarta, Agustus 2015 jumlah aset diperkirakan mencapai Rp 4,6 miliar, (Foto Dok Humas BNN)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih, Nasional-Kepala Badan Narkotika Nasional Anang Iskandar menjadi incaran awak media saat menjadi pembicara dalam diskusi bertajuk 'Penegakan Hukum Tanpa Kegaduhan' di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (5/9). Wartawan, baik cetak maupun elektronik, mencecar Anang soal utang sebesar Rp2,186 miliar. 

Awalnya Anang enggan menjawab pertanyaan wartawan soal utang tersebut. Tapi, karena terus dicecar akhirnya Anang pun buka mulut. 

"Memang benar. Utang itu untuk kegiatan," jawabnya singkat. Merasa tak puas wartawan kembali menanyakan asal muasal utang itu. 

"Istri saya punya usaha. Dia yang berutang, tapi karena saya tanggung jawab jadi saya masukan ke LHKPN (Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara)," jawab Anang. Namun, ketika wartawan kembali mencecar Anang jenis usaha yang digeluti istrinya, pria kelahiran Mojokerto, 18 Mei 1958 ini kehabisan kesabaran. "Pokoknya untuk usaha, masak sampeyan (kamu) mau tahu semua?" tukas Anang. 

Seperti diketahui, 'dapur' Kabareskrim Polri yang baru ini diketahui melalui situs acch.kpk.go.id, Anang melaporkan memiliki harta kekayaan sebesar Rp5.855.521.148 yang terdiri dari harta bergerak berupa alat transportasi, yaitu satu unit Toyota Camry dan satu unit Toyota Fortuner senilai Rp650 juta. Kemudian, harta tidak bergerak berupa tanah dan bangunan yang tersebar di Mojokerto dan Bekasi senilai Rp5.657.400.000. 

Selain itu, Anang juga memiliki usaha klinik kesehatan senilai Rp500 juta. Ada juga harta berupa logam mulia dan harta bergerak lainnya senilai Rp66 juta, surat berharga senilai Rp1 miliar, sedangkan giro dan setara kas lainnya sebanyak Rp168.121.148. Dan, pinjaman sebesar Rp2.186.000.000. (Luh)

Baca Juga: 

Bambang Soesatyo: Komisi III Siap Bantu Kinerja Anang

Buwas Jadi Kepala BNN, Begini Pesan Anang

Mutasi Komjen Buwas Karena Intervensi Jusuf Kalla?

#LHKPN #Anang Iskandar
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Luhung Sapto

Penggemar Jones, Penjelajah, suka makan dan antimasak
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Selama Jabat Bos BI Harta Perry Warjiyo Naik 2 Kali Lipat Lebih, Total Rp 80,5 Miliar Nol Utang!
Perry Warjiyo mundur sebagai Gubernur BI dengan harta Rp80,5 miliar tanpa utang.
Wisnu Cipto - Senin, 27 Juli 2026
Selama Jabat Bos BI Harta Perry Warjiyo Naik 2 Kali Lipat Lebih, Total Rp 80,5 Miliar Nol Utang!
Indonesia
Harta Bersih Plt Gubernur BI Destry Damayanti Rp100 Miliar, Utang Rp3,5 Miliar
Plt Gubernur BI Destry Damayanti laporkan harta Rp100,2 miliar dan utang Rp3,5 miliar dalam LHKPN terbaru. Rincian aset tanah, kendaraan, surat berharga, hingga kas.
Wisnu Cipto - Senin, 27 Juli 2026
Harta Bersih Plt Gubernur BI Destry Damayanti Rp100 Miliar, Utang Rp3,5 Miliar
Indonesia
Profil Dody Hanggodo: Menteri PU yang Disorot usai Mutasi ASN, Punya Harta Rp 73,6 Miliar
Harta kekayaan Menteri PU, Dody Hanggodo, menjadi perhatian usai kebijakan mutasi ASN menuai sorotan.
Soffi Amira - Kamis, 16 Juli 2026
Profil Dody Hanggodo: Menteri PU yang Disorot usai Mutasi ASN, Punya Harta Rp 73,6 Miliar
Indonesia
Rumah Sentul Tidak Masuk LHKPN Jampidsus Febrie, KPK Ketuk Kejujuran Penjabat
KPK menduga rumah mewah di Sentul milik Jampidsus Febrie Adriansyah tidak tercatat dalam LHKPN karena menggunakan nomine.
Wisnu Cipto - Sabtu, 11 Juli 2026
Rumah Sentul Tidak Masuk LHKPN Jampidsus Febrie, KPK Ketuk Kejujuran Penjabat
Indonesia
Disorot Usai Penggeledahan Rumah di Sentul, Segini Harta Kekayaan Jampidsus Febrie Adriansyah
LHKPN 2025 mencatat harta kekayaan Jampidsus Febrie Adriansyah mencapai Rp18,26 miliar tanpa utang.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 09 Juli 2026
Disorot Usai Penggeledahan Rumah di Sentul, Segini Harta Kekayaan Jampidsus Febrie Adriansyah
Indonesia
Jadi Kepala BGN, Simak Rincian Harta Kekayaan Nanik S. Deyang yang Tembus Rp 6,3 Miliar
Nanik S Deyang ditunjuk Presiden Prabowo Subianto sebagai Kepala BGN menggantikan Dadan Hindayana. Berdasarkan LHKPN, total hartanya mencapai Rp 6,3 miliar.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 08 Juni 2026
Jadi Kepala BGN, Simak Rincian Harta Kekayaan Nanik S. Deyang yang Tembus Rp 6,3 Miliar
Indonesia
KPK Rilis LHKPN Presiden Prabowo, Harta hingga Asetnya Tembus Rp 2 Triliun
KPK merilis LHKPN terbaru Presiden Prabowo Subianto dengan total kekayaan mencapai Rp 2,06 triliun tanpa utang. Mayoritas aset berupa surat berharga.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 13 Mei 2026
KPK Rilis LHKPN Presiden Prabowo, Harta hingga Asetnya Tembus Rp 2 Triliun
Indonesia
KPK Pastikan Presiden Prabowo sudah Lapor LHKPN, Data masih Diverifikasi
Setelah laporan masuk, KPK memiliki waktu 60 hari kerja untuk melakukan verifikasi sebelum dipublikasikan ke publik.
Dwi Astarini - Kamis, 07 Mei 2026
KPK Pastikan Presiden Prabowo sudah Lapor LHKPN, Data masih Diverifikasi
Indonesia
ICW Soroti LHKPN Prabowo Belum Muncul di Situs KPK, Transparansi Dipertanyakan
ICW menyoroti LHKPN Prabowo dan 38 pejabat Kabinet Merah Putih. LHKPN tersebut belum muncul di situs KPK.
Soffi Amira - Rabu, 06 Mei 2026
ICW Soroti LHKPN Prabowo Belum Muncul di Situs KPK, Transparansi Dipertanyakan
Indonesia
Jabat Kepala Staf Kepresidenan, Segini Harta Kekayaan Dudung Abdurachman
Dudung Abdurachman baru saja dilantik menjadi Kepala Staf Kepresidenan. Lalu, berapa harta kekayaannya?
Soffi Amira - Senin, 27 April 2026
Jabat Kepala Staf Kepresidenan, Segini Harta Kekayaan Dudung Abdurachman
Bagikan