Pilkada DKI, Adhyaksa Dault: Wait and See

Bahaudin MarcopoloBahaudin Marcopolo - Selasa, 29 September 2015
Pilkada DKI, Adhyaksa Dault: Wait and See

Mantan Menpora Adhyaksa Dault saat bernyanyi (Antara Foto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Megapolitan - Mantan Menteri Negara dan Pemuda Olahraga (Menpora) Adhyaksa Dault didukung sejumlah pihak untuk maju dan tampil dalam ajang pemilihan kepala daerah Provinsi DKI Jakarta yang akan dihelat pada tahun 2017 mendatang.

Meski mendapat dukungan banyak pihak, hingga kini Komisaris Independen PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) belum memastikan apakah dirinya akan maju dalam kontestasi pilkada DKI Jakarta. Ia mengaku tidak ingin gegabah dan masih melihat peta dukungan baik dari partai politik maupun masyarakat.

"Saya belum menyatakan atau mendeklarasikan untuk maju pada Pilkada DKI," katanya saat dihubungi Merahputih.com, Selasa (29/9).

Pria kelahiran Donggala, Sulawesi Tengah pada tanggal 7 Juni 1963 melanjutkan bahwa sepak terjang dirinya dalam dunia politik sudah dirintis sejak lama. Sebelum terjun dalam dunia politik praktis ia aktif di kampus, kemudian organisasi kepemudaan dan juga sebagai Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka periode 2013-2018.

Adhyaksa juga mengaku dirinya sudah menyiapkan konsep untuk mengatur, menata dan memperbaiki Jakarta. Ia menyebut idenya untuk menata Jakarta dengan sebutan 9 Manifesto sejahtera masyarakat Jakarta. Dirinya enggan merinci secara detail langkah apa yang akan ditempuh untuk menyejahterkan rakyat Jakarta.

Meski memiliki rekam jejak panjang dalam dunia pergerakan dan sudah mempunyai ide membenahi Jakarta, ia belum mau sesumbar memastikan diri maju dalam pemilihan kepala daerah.

"Yang jelas wait and see dulu dong,"tandasnya.

Diberitakan Merahputih.com sebelumnya pekan lalu sejumlah orang yang dimotori cendikiawan muslim terkemuka Marwah Daud Ibrahim mengusung Adhyaksa sebagai calon gubernur DKI Jakarta. Sejumlah nama-nama beken juga sudah masuk dalam bursa Pilkada DKI Jakarta, sebuta saja Ridwan Kamil, Sandiaga Uno, M Taufik, Abraham Lunggana dan sebagainya. (Aka

BACA JUGA:  

  1. Para Artis Berbondong Dukung Adhyaksa Dault Jadi Gubernur DKI 
  2. Tim Pendukung Adhyaksa Dault Lakukan Lobi Politik 
  3. Adhyaksa Dault Dicalonkan Gubernur DKI dari Grup Chatting 
  4. Dukung Adhyaksa Dault, Olivia Zalianty Sindir Gubernur DKI Sekarang

 

 

 

#Calon Gubernur DKI 2017-2022 #Gubernur DKI Jakarta #Adhyaksa Dault
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Viral Denda Rp 500 Ribu karena Ganjil Genap di Tol, Simak Penjelasan Pramono
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan tidak ada aturan baru ganjil genap di jalan tol. Ketentuan tersebut sudah berlaku sejak 2019.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 26 Juni 2026
Viral Denda Rp 500 Ribu karena Ganjil Genap di Tol, Simak Penjelasan Pramono
Indonesia
LRT Velodrome-Manggarai Diresmikan Agustus, Gubernur Pramono: Nilai Investasi Mencapai Rp 12,5 Triliun
Rute LRT Velodrome-Manggarai ini akan diperpanjang hingga Dukuh Atas.
Frengky Aruan - Minggu, 21 Juni 2026
LRT Velodrome-Manggarai Diresmikan Agustus, Gubernur Pramono: Nilai Investasi Mencapai Rp 12,5 Triliun
Indonesia
Gubernur Pramono Resmikan Penataan Jalan Rasuna Said, Kini Memiliki Wajah Baru yang Nyaman
Jalan Rasuna Said kini menjadi ikon baru yang lebih rapi dan tertata, nyaman bagi kendaraan, pengguna transportasi umum, pejalan kaki, hingga penyandang disabilitas.
Frengky Aruan - Minggu, 21 Juni 2026
Gubernur Pramono Resmikan Penataan Jalan Rasuna Said, Kini Memiliki Wajah Baru yang Nyaman
Indonesia
Pramono Ungkap RW Kumuh di Jakarta Turun 52 Persen, Tapi Masih Tersisa 211 Titik
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkap jumlah RW kumuh di Jakarta turun 52,58% sejak 2017. Masih ada 211 RW kumuh yang jadi fokus penanganan Pemprov DKI.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 07 Mei 2026
Pramono Ungkap RW Kumuh di Jakarta Turun 52 Persen, Tapi Masih Tersisa 211 Titik
Indonesia
Gubernur Pramono Serukan Pembersihan Masal Ikan Sapu-sapu, Bukan Hanya di Jakarta Pusat
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo menginstruksikan jajaran untuk melakukan pembersihan ikan sapu-sapu di seluruh wilayah Ibu Kota.
Frengky Aruan - Minggu, 12 April 2026
Gubernur Pramono Serukan Pembersihan Masal Ikan Sapu-sapu, Bukan Hanya di Jakarta Pusat
Indonesia
ASN Jakarta Pakai Mobil Dinas ke Puncak, Pramono Anung: Sudah Ditegur
ASN DKI Jakarta kedapatan menggunakan mobil dinas di Puncak Bogor. Pramono Anung menegaskan tidak ada toleransi, BPAD beri teguran dan lakukan evaluasi.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 07 April 2026
ASN Jakarta Pakai Mobil Dinas ke Puncak, Pramono Anung: Sudah Ditegur
Indonesia
Gubernur Pramono Dukung Rencana Presiden Prabowo Bangun Hunian Layak bagi Warga Bantaran Rel di Senen
Menurut Pramono, keberadaan warga yang tinggal di fasilitas umum, termasuk di pinggir rel maupun tempat pemakaman umum (TPU), menjadi persoalan lama di Jakarta.
Frengky Aruan - Sabtu, 28 Maret 2026
Gubernur Pramono Dukung Rencana Presiden Prabowo Bangun Hunian Layak bagi Warga Bantaran Rel di Senen
Indonesia
Pendatang di Jakarta Pascalebaran Bisa Sampai 12 Ribu Orang, Gubernur Pramono: Tidak Ada Operasi Yustisia
Pramono hanya mengingatkan pendatang harus punya kesiapan diri yang bagus dan kemampuan untuk bekerja.
Frengky Aruan - Jumat, 27 Maret 2026
Pendatang di Jakarta Pascalebaran Bisa Sampai 12 Ribu Orang, Gubernur Pramono: Tidak Ada Operasi Yustisia
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan Jakarta Terbuka bagi Siapa Pun Pendatang dengan Catatan
“Jadi bagi siapapun warga negara Indonesia yang mau datang ke Jakarta, Jakarta terbuka, tetapi Jakarta tentunya juga mensyaratkan orang untuk bekerja itu harus dengan kapasitas, kapabilitas, atau yang menjadi kebutuhan,” kata Pramono.
Frengky Aruan - Rabu, 25 Maret 2026
Gubernur Pramono Tegaskan Jakarta Terbuka bagi Siapa Pun Pendatang dengan Catatan
Indonesia
Gubernur Pramono Ancam Kasih Hukuman untuk ASN Pemprov DKI yang Telat dan Bolos Kerja Pasca WFA Lebaran
Pramono Anung juga memberikan tanggapan soal penerapan work from home (WFH) selama satu hari dalam sepekan.
Frengky Aruan - Rabu, 25 Maret 2026
Gubernur Pramono Ancam Kasih Hukuman untuk ASN Pemprov DKI yang Telat dan Bolos Kerja Pasca WFA Lebaran
Bagikan