Adhyaksa Dault Dicalonkan Gubernur DKI dari Grup Chatting
Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga era Kabinet Indonesia Bersatu, Adhyaksa Dault (kanan) membawakan sejumlah lagu dengan iringan musik grup band The Professor di Balai Tirta, Universitas Indonesia, De
MerahPutih Megapolitan - Beberapa nama muncul untuk menghadapi petahana Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama atau Ahok pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2017 mendatang. Setelah nama Sandiaga Uno yang menjadi perbincangan publik, kini Adhyaksa Dault pun disebut-sebut akan ikut menjadi calon Gubernur DKI Jakarta.
Wahfiuddin, salah seorang penggagas Forum Peduli Jakarta (FPJ) yaitu forum yang menggagas Adhyaksa Dault sebagai calon Gubernur DKI Jakarta mengatakan, munculnya mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) tersebut berawal dari obrolan online sebuah grup chating WhatsApp (WA) bernama www.salingsapa.com.
"Berawal dari grup WA, berisi para aktivis, mantan gubernur dan lain-lain. Mereka punya kepedulian yang tinggi dan kemudian dari situ ada pertanyaan siapa yang akan kita munculkan 2017," kata Wahfiuddin, di Hotel Kartika Candra, Jakarta Pusat, Minggu (20/9).
Senada dengan Wahfiuddin, mantan Anggota DPR Marwah Daud Ibrahim mengakui, jika nama Adhyaksa Dault memang ditunjuk berawal dari grup WA. Namun, saat itu beberapa nama lain pun muncul baik dari partai politik ataupun nonpartai politik.
"Di grup ada yang saling sapa. Itu ada banyak nama. Ada Ustad Yusuf Mansur, ada Ridwal Kamil, Pak Aher, ada Pak Sandi dan lain-lain. Dan, perbincangan yang sangat intensif, saya ingat apa pun yang kita lakukan setiap detik kita mencari idola. Saya secara khusus melihat pak Adhiyaksa," jelasnya. (yni)
Baca Juga:
Bagikan
Berita Terkait
Tanpa Kembang Api, Malam Tahun Baru Jakarta Diisi Doa dan Pesan Kemanusiaan
APBD Jakarta 2026 Rp 81,32 Triliun, Masih Fokus Masalah Banjir hingga Kemacetan
Pemprov DKI Berangkatkan 27 Ton Bantuan untuk Korban Bencana di Sumatera, Hasil Kolaborasi OPZ dengan IPCN
UMP Jakarta 2026 Sudah Diputuskan, Diumumkan Pramono Besok
Tanpa Pesta Kembang Api, Perayaan Malam Pergantian Tahun di Jakarta Sederhana Diisi Doa Bersama utuk Korban Bencana
Pramono Larang Pihak Swasta Pesta Kembang Api saat Perayaan Malam Pergantian Tahun
Libur Nataru 2025/2026, Puncak Arus Keluar Jakarta Diperkirakan 20 Desember
Tanggul NCICD Ancol Barat Hampir Rampung, Pramono Targetkan Jakarta Utara Bebas Banjir Rob
Pramono Anung Beri SP1 ke 10 Gedung Tak Aman Usai Kebakaran Maut Jakarta
Hadiri Munas INTI 2025, Pramono Anung Tegaskan Jakarta Milik Semua Golongan