Sindikat Penipuan via SMS Sasar Pejabat

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Selasa, 10 November 2015
Sindikat Penipuan via SMS Sasar Pejabat

Ilustrasi penipuan (all-free-download.com/free-photos)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Peristiwa - Tim Unit II Subdit Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya berhasil mengungkap penipuan via SMS atau pesan pendek. Para sindikat ini mengkhususkan korban mereka dari kalangan pejabat negara.

Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes (Pol) Krishna Murti mengatakan, Tim Unit II Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya berhasil menangkap tiga orang tersangka di Perumahan Bahagia Permai 3, Jalan Kiaracondong, No 20 RT 02/05, Kel. Margasari, Kecamatan Buah Batu, Bandung, Senin (9/11).

"Hari Senin tim kami berhasil membekuk anggota sindikat penipuan via sms lagi. Namun, korbannya kali ini adalah pejabat-pejabat yang ada di Indonesia," ujar Krishna di Mapolda Metro Jaya, Selasa (10/11).

Sementara itu, Kasubdit Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Herry Heryawan mengungkapkan, ketiga pelaku tersebut bernama Andi Amin (39), Nawir (40) dan Rafly Ramadhan (39). Komplotan penipuan tersebut melakukan aksinya dengan modus mencari data di internet.

"Modus para pelaku dalam aksi penipuannya dengan mencari data di internet google. Contohnya seperti data keuangan atau proyek perusahaan, instansi pemerintahan dan perorangan," ujarnya.

Lanjut Herry, usai para pelaku mendapat data tersebut, mereka pun mengaku kepada sejumlah korban sebagai partner bisnis. Dalam penggerebekan tersebut, polisi mengamankan barang bukti antara lain, delapan buah ponsel berbagai merk, tiga buah buku rekening berbagai bank, delapan lembar kartu ATM berbagai bank, dua buah laptop, satu printer, dua buah modem dan tiga buah dompet.

"Saat ini ketiga pelaku sudah diamankan di Polda Metro Jaya guna meminta keterangan lebih lanjut," tutupnya. (gms)

 

Baca Juga:

  1. Setelah Ditipu Rp1,75 Miliar, Seorang Pria Dibuang di Tol
  2. Tak Beli Saham Freeport, Pengamat: Pemerintah Tipu Rakyat
  3. Cerita Maia Estianty Ditipu Konsultan Pajak
  4. Kementerian PAN-RB Imbau Jangan Tertipu Ada Penerimaan CPNS 2015
  5. Dikira Mau Beli Somay, Pria Berpakaian Mirip Polisi Tipu Udin
#Penipuan Via SMS #Kasus Penipuan
Bagikan
Ditulis Oleh

Noer Ardiansjah

Tukang sulap.

Berita Terkait

Indonesia
Kasus Hanania Travel Tilep Rp 12 Miliar, DPR Desak Pemulihan Total Uang Jemaah
Pemerintah dan aparat penegak hukum wajib memastikan seluruh hak materiil korban pulih secara nyata. 

Dwi Astarini - Rabu, 03 Juni 2026
Kasus Hanania Travel Tilep Rp 12 Miliar, DPR Desak Pemulihan Total Uang Jemaah
Indonesia
Puan Soroti Kasus BNI, Desak Evaluasi Tata Kelola dan Perlindungan Nasabah
Ketua DPR RI, Puan Maharani, menyoroti kasus BNI yang menggelapkan uang jemaat. Ia mendesak adanya evaluasi tata kelola dan perlindungan nasabah.
Soffi Amira - Selasa, 21 April 2026
Puan Soroti Kasus BNI, Desak Evaluasi Tata Kelola dan Perlindungan Nasabah
Indonesia
BNI Buka Suara soal Penggelapan Dana Rp 28 Miliar, Pelaku Gunakan Modus Deposito Palsu
BNI buka suara soal penggelapan dana Rp 28 miliar milik Paroki Aek Nabara. BNI menyebutkan, bahwa pelaku menggunakan deposito palsu.
Soffi Amira - Senin, 20 April 2026
BNI Buka Suara soal Penggelapan Dana Rp 28 Miliar, Pelaku Gunakan Modus Deposito Palsu
Indonesia
Polres Klaten Tangkap Penipu Modus Rekrutmen CPNS, 2 Warga Rugi Rp 318,5 Juta
Polres Klaten menangkap pelaku penipuan modus rekrutmen CPNS. Dua warga Klaten mengalami kerugian hingga Rp 318,5 juta.
Soffi Amira - Sabtu, 21 Februari 2026
Polres Klaten Tangkap Penipu Modus Rekrutmen CPNS, 2 Warga Rugi Rp 318,5 Juta
Indonesia
Pemilik WO Ayu Puspita Jadi Tersangka, Polisi Ungkap Modus Penipuan Paket Nikah
Polisi menahan A dan D, tersangka kasus penipuan WO Ayu Puspita. Sebanyak 87 korban melapor dengan kerugian ratusan juta rupiah.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 09 Desember 2025
Pemilik WO Ayu Puspita Jadi Tersangka, Polisi Ungkap Modus Penipuan Paket Nikah
Lifestyle
Pakar Siber Ungkap Tiga Ciri Dasar Pelaku Penipuan Digital yang Suka Bikin Korban Tergesa-gesa
Sudhista menekankan bahwa pencegahan paling efektif adalah gabungan dari teknologi keamanan yang kuat dan tingkat kesadaran pengguna yang tinggi
Angga Yudha Pratama - Selasa, 04 November 2025
Pakar Siber Ungkap Tiga Ciri Dasar Pelaku Penipuan Digital yang Suka Bikin Korban Tergesa-gesa
Indonesia
Kisah Kocak Staf DPR Gadungan: Janji Lolos Polisi, Uang Korban Dipakai Beli Barang Kampung Hingga Bayar Utang
AR sengaja menggunakan identitas palsu sebagai staf anggota Dewan
Angga Yudha Pratama - Selasa, 14 Oktober 2025
Kisah Kocak Staf DPR Gadungan: Janji Lolos Polisi, Uang Korban Dipakai Beli Barang Kampung Hingga Bayar Utang
Indonesia
Polisi Tangkap Penipu Berkedok Staf DPR, Janjikan Korban Jadi Anggota Polri dengan Setoran Rp 750 Juta
Bermodus sebagai 'Orang Dalam', penipu berkedok staf DPR terancam 4 tahun penjara.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 14 Oktober 2025
Polisi Tangkap Penipu Berkedok Staf DPR, Janjikan Korban Jadi Anggota Polri dengan Setoran Rp 750 Juta
Indonesia
Kades Ponggok Klaten Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan
Perkara ini bermula ketika Junaedhi meminjam dana talangan dari Aryo Hidayat Adiseno secara bertahap dengan jumlah total Rp 4,5 miliar.
Dwi Astarini - Kamis, 28 Agustus 2025
Kades Ponggok Klaten Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan
Indonesia
Korban Penipuan Online Rugi hingga Rp 4,6 Triliun, Komisi III DPR: Bentuk Satgas Pemberantasan Scam
Jumlah korban yang sangat besar menunjukkan betapa seriusnya ancaman kejahatan siber terhadap masyarakat.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 20 Agustus 2025
Korban Penipuan Online Rugi hingga Rp 4,6 Triliun, Komisi III DPR: Bentuk Satgas Pemberantasan Scam
Bagikan