Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Setelah Prabowo, Kini Megawati Kunjungi Presiden Jokowi di Istana

Zulfikar SyZulfikar Sy - Senin, 21 November 2016
Setelah Prabowo, Kini Megawati Kunjungi Presiden Jokowi di Istana

Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menjawab pertanyaaan wartawaan di Istana Merdeka, Senin (21/11/2016). (Foto: setkab.go.id)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Nasional - Presiden Jokowi hari Senin (21/11) menerima kunjungan tamu istimewa yaitu Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarno Putri di Istana Merdeka, Jakarta. Kunjungan Megawati ini selang empat hari setelah kunjungan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Kepada wartawan Jokowi mengungkapkan hal yang sama seperti saat Prabowo berkunjung. Kata Presiden, kunjungan Megawati ini merupakan silaturahmi. "Saling kunjung seperti ini sangat baik untuk ditradisikan," ujarnya.

Silaturahmi seperti ini juga efektif untuk menemukan solusi berbagai masalah bangsa yang ada. Presiden menyatakan, hal yang dibicarakan dengan Megawati yaitu masalah ekonomi makro yang berkaitan dengan politik nasional. Juga dibicarakan soal Pilkada serentak di 101 kabupaten, kota dan provinsi di Indonesia tahun 2017.

Dalam bulan November 2016 ini setidaknya sudah dua ketua umum partai yang mengunjungi Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka. Sebelumnya, tanggal 17 November 2016, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto bertemu Jokowi di Istana. Kunjungan tersebut sebagai kunjungan balasan setelah Presiden Jokowi menyambangi Prabowo di kediamannya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Oktober 2016. (mw)

BACA JUGA:

1. Balas Kunjungan Jokowi, Prabowo Datang ke Istana

2. Prabowo Subianto: Bangsa Kita Cukup Emosional, Kalau Disakiti Lama Sembuhnya

3. Seruan Kebangsaan Prabowo Subianto Pasca Demo 4 November

4. Presiden Jokowi Merasa Nyaman Disisi Pasukan TNI

5. Pesona Presiden Jokowi, Bikin heboh Pengunjung Mall

 

 

 

#Ketua Umum PDIP #Megawati Soekarnoputri #Presiden Jokowi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Refleksi 30 Tahun Kerusuhan 27 Juli 1996, Megawati Ingatkan Soal Netralitas Aparat dan Fenomena Buzzer
Selain menyoroti kinerja aparat, Megawati juga mengungkapkan keprihatinannya terhadap maraknya fenomena buzzer di media sosial yang didominasi oleh anak muda.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 Juli 2026
Refleksi 30 Tahun Kerusuhan 27 Juli 1996, Megawati Ingatkan Soal Netralitas Aparat dan Fenomena Buzzer
Indonesia
Nama Jalan Soekarno di Rabat, Tanda Cinta Maroko untuk Indonesia
Lokasi Jalan Soekarno itu sangat terkenal di Rabat, lokasinya dekat dengan gedung parlemen.
Dwi Astarini - Selasa, 21 Juli 2026
Nama Jalan Soekarno di Rabat, Tanda Cinta Maroko untuk Indonesia
Indonesia
Jurnalis Senior Ungkap Cara Orde Baru Kendalikan Media, dari Diksi hingga Isi Berita
Aparat saat itu secara rutin menghubungi redaksi untuk memantau pemberitaan.
Dwi Astarini - Senin, 20 Juli 2026
Jurnalis Senior Ungkap Cara Orde Baru Kendalikan Media, dari Diksi hingga Isi Berita
Indonesia
Catatan Jurnalis saat Peristiwa Kudatuli: Sensor Ketat Militer dan Larangan Nama Megawati Soekarnoputri
Sebagai bagian dari upaya penghilangan pengaruh Sukarno oleh penguasa.
Dwi Astarini - Senin, 20 Juli 2026
Catatan Jurnalis saat Peristiwa Kudatuli: Sensor Ketat Militer dan Larangan Nama Megawati Soekarnoputri
Indonesia
Dubes Korsel Bertemu Megawati di Teuku Umar, Bahas Upaya Perdamaian Korea
Dubes Korea sangat mengapresiasi perhatian Megawati atas persoalan di Semenanjung Korea.
Dwi Astarini - Senin, 13 Juli 2026
Dubes Korsel Bertemu Megawati di Teuku Umar, Bahas Upaya Perdamaian Korea
Indonesia
Megawati Terima Penghargaan Tertinggi Timor Leste, Kenang Pertama Kali ke Dili
Megawati membandingkan pengorbanan masa muda Xanana Gusmao yang dipanggil 'Maun Xanana' dengan ayahnya sendiri, Bung Karno, yang harus menghabiskan total 22 tahun hidupnya keluar-masuk penjara
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 09 Juli 2026
Megawati Terima Penghargaan Tertinggi Timor Leste, Kenang Pertama Kali ke Dili
Indonesia
Ramos-Horta Beri Penghargaan Grande Colar da Ordem de Timor-Leste untuk Megawati, Pidato dan Candanya di Dili Jadi Sorotan
Megawati Soekarnoputri menerima Grande Colar da Ordem de Timor-Leste. Presiden José Ramos-Horta memuji perannya dalam memperkuat hubungan bilateral kedua negara.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 09 Juli 2026
Ramos-Horta Beri Penghargaan Grande Colar da Ordem de Timor-Leste untuk Megawati, Pidato dan Candanya di Dili Jadi Sorotan
Indonesia
Sekjen PDIP: Tantangan Pemerintahan Prabowo Warisan Era Jokowi
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menilai tantangan yang dihadapi Presiden Prabowo Subianto merupakan warisan dari pemerintahan Jokowi.
Wisnu Cipto - Senin, 01 Juni 2026
Sekjen PDIP: Tantangan Pemerintahan Prabowo Warisan Era Jokowi
Indonesia
Megawati Tegaskan Indonesia Punya Posisi Di Tingkat Global, Kedaulatan Kelautan Jadi Kunci
Kekayaan biodiversitas laut Indonesia, dapat menjadi basis lahirnya industri farmasi, bioteknologi kelautan, energi baru terbarukan, ekonomi karbon biru, produksi pangan, dan berbagai inovasi masa depan.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 23 Mei 2026
Megawati Tegaskan Indonesia Punya Posisi Di Tingkat Global, Kedaulatan Kelautan Jadi Kunci
Indonesia
PDIP Peringati 71 Tahun KAA, Warisan Paling Gemilang Presiden Soekarno
Bung Karno telah meramalkan ketidakstabilan akibat kapitalisme dan imperialisme sejak dekade 1920-an.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 18 April 2026
PDIP Peringati 71 Tahun KAA, Warisan Paling Gemilang Presiden Soekarno
Bagikan