Sesudah Megawati, Kali Ini Surya Paloh Dijamu Presiden Jokowi
Presiden Jokowi dan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh di Istana Merdeka, Selasa (22/11/2016). (foto:setkab.go.id)
MerahPutih Politik - Setelah Senin (21/11) menerima Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, hari Selasa (22/11) Presiden Jokowi mendapat kunjungan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh.
Presiden Jokowi menyatakan, pertemuannya dengan Surya Paloh untuk membicarakan masalah-masalah yang berkaitan dengan upaya pemantapan kembali ideologi Pancasila oleh seluruh komponen bangsa.
Menurut Presiden, pemantapan ideologi negara bukan hanya menjadi tugas pemerintah, tetapi juga jadi tanggung jawab para pemuka masyarakat, pemuka agama. Terkait hal itu, kata Presiden, semua produk yang dikeluarkan DPR, maupun kebijakan-kebijakan pemerintah harus bermuara pada Pancasila.
"Kemudian yang sangat penting, pemerintah bertekad dengan seluruh kekuatan untuk mencegah tumbuh kembangnya paham-paham radikalisme di Indonesia," ungkapnya.
Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh mengungkapkan, poin penting dari sikap Presiden Jokowi yaitu masalah stabilitas. "Saya merasa itu tidak bisa ditawar-tawar. Kehidupan yang harmonis di antara seluruh komponen bangsa mutlak harus hadir di tengah-tengah kita," tuturnya sebagaimana dilansir situs Sekretariat Kabinet.
Surya Paloh adalah Ketua Umum Partai yang ke-3 yang diundang Presiden ke Istana Merdeka dalam bulan November ini. Pada Kamis (17/11) lalu telah datang Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, disusul Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri pada hari Senin (21/11), dan Surya Paloh pada Selasa (22/11). Siapa selanjutnya yang akan diundang Presiden Jokowi. Sejauh ini belum ada bocoran tentang hal itu. (mw)
BACA JUGA:
1. Setelah Prabowo, Kini Megawati Kunjungi Presiden Jokowi di Istana
2. Pesona Presiden Jokowi, Bikin heboh Pengunjung Mall
3. Presiden Jokowi Merasa Nyaman Disisi Pasukan TNI
4. Megawati Minta Ada Pertemuan Para Ketua Umum Partai
5. Megawati Serukan Kader PDIP Ciptakan Suasana Damai
Bagikan
Berita Terkait
PDIP: Penolakan Pilkada oleh DPRD Merupakan Sikap Ideologis, Konstitusional, dan Historis
Megawati Tegaskan PDIP Tidak Akan Biarkan Stabilitas Dibangun Dengan Korbankan Demokrasi
PDIP Suarakan Reformasi TNI-Polri, Tolak Dwifungsi dan Pastikan Loyalitas Tunggal pada Negara
Rakernas I PDIP Tegaskan Kedaulatan Politik, Kutuk Penculikan Presiden Maduro oleh AS
Rakernas Ditutup, PDIP Sebut Ada 8 Tantangan Indonesia
PDIP Beri Penghargaan 6 Kader Pelopor di HUT ke-53, Ada Ribka Tjiptaning Hingga FX Rudy
Aksi Militer AS Culik Presiden Maduro di Mata Megawati: Wujud Penjajahan Modern
Ajak Kader Bantu Korban Bencana Sumatera, Megawati: Buktikan Kalian Orang PDIP
Mawar Putih Untuk Megawati di Rakernas PDIP
[HOAKS atau FAKTA]: Megawati Kepincut Menkeu Purbaya, Tawari Masuk PDIP dan Dijadikan Ketua Partai