Razia Listrik Bersubsidi Bidik Pengguna Daya 900 VA

Luhung SaptoLuhung Sapto - Minggu, 08 November 2015
Razia Listrik Bersubsidi Bidik Pengguna Daya 900 VA

Petugas PLN memeriksa kabel dari sambungan listrik ilegal menggunakan pengukur ampere di area Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat, Rabu (25/3). (Foto: Antara/Fanny O)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Bisnis - Pemerintah dan PT PLN (Persero) akan melakukan razia ke rumah-rumah warga, terutama pengguna listrik berkapasitas 900 volt ampere (va). Pemerintah dan PLN akan mencabut subsidi pengguna daya 900 va sebab mayoritas merupakan masyarakat yang tidak berhak mendapatkan subsidi listrik.

Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Jarman mengungkapkan penyisiran akan dilakukan dengan cara kerjasama antara RT/RW, desa, bersama PLN dengan mendatangi setiap rumah.

"Jadi nanti datang kerumah masing-masing setiap warga," ujar Jarman di Hotel Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Minggu (8/11).

Dalam razia yang dilakukan nanti jika kedapatan ada warga yang tidak selayaknya mendapatkan subsidi maka pemerintah akan memberikan opsi pindah daya tanpa dipungut biaya.

"Misal ketika dirazia dia menggunakan 900 va padahal seharusnya dia mengunakan daya 1.300 va. Nanti akan kita kasih pilihan untuk pindah secara gratis. Tapi kalau dia (pengguna) tidak mau. Yah tidak apa-apa, tapi kamu tetap dikenakan tarif yang 1.300 va meskipun di situnya tertera menggunakan 900 va," jelasnya.

Sementara bagi masyarakat yang mengontrak tetapi layak untuk mendapatkan subsidi, namun dalam meterannya si pengguna menggunakan tarif yang tidak disubsidi maka pemerintah tetap akan memberikan subsidi.

"Yah dia tetap mendapatkan subsidi. Makanya kita mau sisir satu-satu. Nah nanti si pengguna ini tinggal minta surat keterangan miskin," jelasnya.

Bagi masyarakat yang tengah menjalankan usaha kecil tapi masih mengontrak pemerintah juga tetap akan memberika subsidi. Sebab hal tersebut sesuai dengan mandat presiden.

"Kalau misal dia ngontrak buka usaha jahit, atau buka usaha lain kita tetap akan memberikan subsidi, tapi masuknya di golongan B1. Jadi nanti idealnya seluruh subsidi itu diberikan ke orang bukan lewat barang. Supaya tidak salah sasaran," pungkasnya. (rfd)

BACA JUGA:

  1. Pemerintah Akan Razia Pengguna Listrik Bersubsidi
  2. Cabut Subsidi Listrik Diundur Hingga Juni 2016
  3. Cabut Subsidi Listrik, Berdampak ke Inflasi dan Pertumbuhan Ekonomi
  4. Pemerintah Cabut Subsidi Listrik, Komisi VII DPR Kaget
  5. YLKI Tolak Subsidi Listrik Dicabut
#PLN #Listrik Bersubsidi
Bagikan
Ditulis Oleh

Luhung Sapto

Penggemar Jones, Penjelajah, suka makan dan antimasak

Berita Terkait

Indonesia
PLN Beri Diskon Tambah Daya Listrik 50 Persen! Cuma Berlaku hingga 23 Juni 2026
PLN memberikan diskon 50 persen bagi pelanggan yang menambah daya listrik. Promo ini digelar hingga 23 Juni 2026.
Soffi Amira - Rabu, 10 Juni 2026
PLN Beri Diskon Tambah Daya Listrik 50 Persen! Cuma Berlaku hingga 23 Juni 2026
Indonesia
Indonesia Belum Siap Ekspor Listrik ke Singapura
Airlangga mengatakan pemerintah saat ini masih melakukan evaluasi teknis bersama Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 09 Juni 2026
Indonesia Belum Siap Ekspor Listrik ke Singapura
Indonesia
Layanan Air Bersih Jakarta Tetap Aman, PLN Siapkan Skema Khusus Saat Pemeliharaan Gardu
PLN UID Jakarta Raya dan PAM Jaya memastikan layanan air bersih tetap berjalan selama pemeliharaan gardu listrik melalui metode tanpa padam dan dukungan Unit Kabel Bergerak.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 06 Juni 2026
Layanan Air Bersih Jakarta Tetap Aman, PLN Siapkan Skema Khusus Saat Pemeliharaan Gardu
Berita
Pemadaman Bergilir Sumut Masih Berlangsung, PLN Sebut Listrik Bisa Padam 2 Kali Sehari
Pemadaman bergilir di Sumatera Utara masih berlangsung akibat 12 tower transmisi PLN roboh dan rusak diterjang cuaca ekstrem. Pelanggan berpotensi mengalami listrik padam hingga dua kali sehari selama proses pemulihan
ImanK - Sabtu, 06 Juni 2026
Pemadaman Bergilir Sumut Masih Berlangsung, PLN Sebut Listrik Bisa Padam 2 Kali Sehari
Indonesia
Anak Usaha PLN Bakal Dirampingkan Dari 44 Entitas Jadi 23 Entitas
Pembahasan juga menyoroti langkah-langkah penguatan sistem kelistrikan pascagangguan yang terjadi di Sumatera.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 03 Juni 2026
Anak Usaha PLN Bakal Dirampingkan Dari 44 Entitas Jadi 23 Entitas
Indonesia
Blackout Sumatera Beri Pukulan Telak, DPR Desak PLN Bereskan Skema Ganti Rugi untuk Pelanggan
Pemadaman total sejak Jumat (22/5) malam itu memukul telak sektor rumah tangga dan pelaku UMKM.
Frengky Aruan - Selasa, 26 Mei 2026
Blackout Sumatera Beri Pukulan Telak, DPR Desak PLN Bereskan Skema Ganti Rugi untuk Pelanggan
Indonesia
Blackout di Sumatra, Waka Komisi III DPR Dorong Investigasi Total meski tak Ada Sabotase
Berbagai sektor usaha, pekerjaan, hingga layanan publik disebut ikut terdampak akibat padamnya aliran listrik di sejumlah daerah. 

Dwi Astarini - Selasa, 26 Mei 2026
Blackout di Sumatra, Waka Komisi III DPR Dorong Investigasi Total meski tak Ada Sabotase
Indonesia
Polisi Salahkan Cuaca Buruk sebagai Penyebab Mati Listrik di Sumatra
Gangguan mengakibatkan sistem transmisi keluar dari interkoneksi kelistrikan Sumatra dan memicu ketidakstabilan frekuensi serta tegangan listrik.
Dwi Astarini - Senin, 25 Mei 2026
Polisi Salahkan Cuaca Buruk sebagai Penyebab Mati Listrik di Sumatra
Indonesia
Mati Listrik Sumatra, Konsumen Merugi, YLKI Minta PLN Tanggung Jawab
Gangguan kelistrikan tentu menyebabkan kerugian, baik dari PLN maupun masyarakat sebagai konsumen.
Dwi Astarini - Senin, 25 Mei 2026
Mati Listrik Sumatra, Konsumen Merugi, YLKI Minta PLN Tanggung Jawab
Indonesia
Blackout Sumatra, Bareskrim Perkirakan karena Gesekan Kabel Kena Angin dan Panas
Ada tiga kemungkinan penyebab teknis yang sedang didalami tim Puslabfor Polri terkait dengan putusnya kabel tersebut.
Dwi Astarini - Senin, 25 Mei 2026
Blackout Sumatra, Bareskrim Perkirakan karena Gesekan Kabel Kena Angin dan Panas
Bagikan