Promotor: Tinju Profesional Butuh Terobosan

Rendy NugrohoRendy Nugroho - Rabu, 23 Desember 2015
Promotor: Tinju Profesional Butuh Terobosan

Kejuaraan tinju Wapres Cup IV dan Walikota Cup III yang berlangsung 29 November-5 Desember 2015 tersebut diikuti 114 peserta dari 26 provinsi. (Foto: kemenpora.go.id)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Olahraga - Gelaran tinju profesional bertaraf nasional, semakin sulit ditemui. Hal tersebut, membuat tinju profesional Indonesia saat ini terbilang mati suri.?

Bahkan untuk tingkat eliminasi atau pun perbaikan peringkat di badan tinju profesional nyaris tidak ada lagi.? Promotor Tinju Profesional, Yance Rahayaan, mengatakan jika hal tersebut memberikan dampak yang buruk.

?"Siapa yang mau berani menggelar pertarungan tinju saat ini, di tengah minimnya sponsor dan frekuensi pertandingan di dalam negeri," kata Yance Rahayaaan.

Ditambahkan sosok yang dibina Promotor Indonesia (Alm) Boy Bolang tersebut, perlu ada keberanian dan terobosan dari seorang promotor. Dengan demikian, tinju profesional bisa tetap eksis dan terselamatkan.

"Harus ada torobosan dan upaya sehingga tinju pro nasional bisa bangkit. Misalnya saja menjalin kerja sama dengan pihak pemerintah," sambungnya.

?Belum lama ini, Yance Rahayaan menggelar pertarungan tinju profesional bertajuk "Tinju Pro Era Prestasi Indonesia dalam Rangka Hari Pahlawan dan HKSN 2015" di Gedung Aneka Bhakti Kementerian Sosial Jakarta Pusat.?

?Dalam kesempatan tersebut, digelar empat partai perbaikan peringkat nasional versi Federasi Tinju Profesional Indonesia (FTPI) memperebutkan Sabuk Emas Menteri Sosial, Dirut PGN, serta Sabuk Cinta Budaya Indonesia dan Piala The Best Boxer Mayjen TNI (Pur) Prof.DR Moestopo. (esa)

BACA JUGA:

  1. KOI Umumkan Perombakan Venue Asian Games 2018
  2. Yayuk Basuki Perjuangkan Dana Pensiun Mantan Atlet
  3. Tim Transisi: Komite Ad Hoc Ilegal
  4. Puasa Bicara, Tim Transisi Lakukan Silent Operation
  5. Anggota Tim Transisi: Kami Sekarang Sedang Slow Down
#Atlet Indonesia #Tinju
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Olahraga
Jelang Asian Games 2026, CdM Indonesia Pastikan Kebutuhan Atlet Terpenuhi agar Fokus Bertanding
CdM Indonesia mengunjungi pusat latihan timnas basket Putri Indonesia, menjelang Asian Games 2026.
Soffi Amira - Jumat, 31 Juli 2026
Jelang Asian Games 2026, CdM Indonesia Pastikan Kebutuhan Atlet Terpenuhi agar Fokus Bertanding
Olahraga
Misi Besar Indonesia di Asian Games 2026 Dimulai, CdM Turun Langsung ke Pelatnas
CdM Asian Games 2026 turun langsung ke pelatnas. Atlet Indonesia sedang mempersiapkan diri jelang Asian Games 2026.
Soffi Amira - Selasa, 28 Juli 2026
Misi Besar Indonesia di Asian Games 2026 Dimulai, CdM Turun Langsung ke Pelatnas
Olahraga
Asian Games 2026 Makin Dekat, CdM Indonesia Pastikan Atlet Bebas dari Beban Nonteknis
CdM Indonesia memastikan para atlet Asian Games 2026 tidak akan dibebani persoalan nonteknis.
Soffi Amira - Selasa, 21 Juli 2026
Asian Games 2026 Makin Dekat, CdM Indonesia Pastikan Atlet Bebas dari Beban Nonteknis
Olahraga
NOC Indonesia Buka Skema Cabor Berangkat Mandiri ke Asian Games 2026, Ada Syarat Ketat
NOC Indonesia membuka skema cabor yang berangkat mandiri ke Asian Games 2026. Namun, ada syarat yang harus diperhatikan.
Soffi Amira - Selasa, 21 Juli 2026
NOC Indonesia Buka Skema Cabor Berangkat Mandiri ke Asian Games 2026, Ada Syarat Ketat
Olahraga
NOC Indonesia Pelajari Ekosistem Olahraga AS, Siapkan Model Pembinaan Atlet Berkelanjutan
NOC Indonesia memanfaatkan program IVLP di Amerika Serikat untuk mempelajari sistem pembinaan atlet dan tata kelola olahraga.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 08 Juli 2026
NOC Indonesia Pelajari Ekosistem Olahraga AS, Siapkan Model Pembinaan Atlet Berkelanjutan
Olahraga
CdM Tim Indonesia Pastikan Dukungan Maksimal untuk Atlet di Asian Games 2026
CdM Tim Indonesia Todotua Pasaribu memastikan seluruh kebutuhan atlet untuk Asian Games 2026. Pemerintah salurkan anggaran Rp 61 miliar kepada NOC Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 01 Juli 2026
CdM Tim Indonesia Pastikan Dukungan Maksimal untuk Atlet di Asian Games 2026
Olahraga
Sidang PTUN Pertina, Sekjen NOC Indonesia Jelaskan Pencabutan Pengakuan IBA oleh IOC
Sekjen NOC Indonesia Wijaya Noeradi menjelaskan kronologi pencabutan pengakuan IBA oleh IOC saat menjadi saksi dalam sidang gugatan Pertina di PTUN Jakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 01 Juli 2026
Sidang PTUN Pertina, Sekjen NOC Indonesia Jelaskan Pencabutan Pengakuan IBA oleh IOC
Olahraga
NOC Indonesia Dorong Organisasi Olahraga Mandiri demi Prestasi Dunia
NOC Indonesia menegaskan pentingnya independensi organisasi olahraga untuk menciptakan prestasi berkelanjutan menuju Asian Games 2026 dan Olimpiade 2028.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 22 Mei 2026
NOC Indonesia Dorong Organisasi Olahraga Mandiri demi Prestasi Dunia
Olahraga
Erick Thohir Target Tambah 300 Pelatih Olahraga Disabilitas untuk Perkuat Atlet Paralimpiade
Menpora Erick Thohir menargetkan penambahan 300 pelatih olahraga disabilitas tersertifikasi untuk memperkuat pembinaan atlet paralimpiade di Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 11 Mei 2026
Erick Thohir Target Tambah 300 Pelatih Olahraga Disabilitas untuk Perkuat Atlet Paralimpiade
Olahraga
NOC Indonesia Anugerahkan The Game Changer Award 2026, Rizki Juniansyah Raih Best of the Best
NOC Indonesia memberikan The Game Changer Award 2026 kepada atlet, pelatih, federasi, dan tokoh olahraga nasional. Rizki Juniansyah raih penghargaan Best of the Best.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 10 Mei 2026
NOC Indonesia Anugerahkan The Game Changer Award 2026, Rizki Juniansyah Raih Best of the Best
Bagikan