Program Bela Negara, Pimpinan DPR: Jangan Buru-Buru

Adinda NurrizkiAdinda Nurrizki - Selasa, 13 Oktober 2015
Program Bela Negara, Pimpinan DPR: Jangan Buru-Buru

Pemuda dan pemudi yang tergabung dalam sejumlah organisasi kemasyarakatan mengikuti apel bersama di Banda Aceh, Aceh, Sabtu (19/9). ANTARA FOTO/Ampelsa

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Peristiwa - Kementerian Pertahanan diminta tidak terburu-buru untuk merealisasikan program bela negara. Sebab, program tersebut dinilai belum jelas tujuannya.

"Bela negara yang berkaitan wajib militer jangan terburu-buru. Kita undang Pak Luhut hari Jumat untuk menyampaikan langsung apa yang dimaksud, apa benar ada hal yang berkaitan dengan wajib militer?" kata Ketua DPR, Setya Novanto di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (13/10).

Novanto menyatakan siap mendukung program tersebut apabila tujuannya baik. Namun, ia akan melihat terlebih dahulu bagaimana konsepnya. Terlebih, Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu belum menjelaskan secara gamblang tentang konsep dan anggaran dari program bela negara ini.

"Tentu kalau tujuannya baik menyangkut patriotisme dedikasi sebuah negara, kalau tujuannya baik, tentu kita akan lihat konsep, anggaran," kata dia.

Sebelumnya, Kementerian Pertahanan membentuk 4.500 kader Pembina Bela Negara di 45 kabupaten/kota seluruh Indonesia. Program ini menargetkan ada 100 juta rakyat yang bersedia ikut.

Penyelenggaraan pembentukan Kader Pembina Bela Negara akan dibuka secara serentak pada Senin (19/10) pekan depan. Menurut Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu, program Bela Negara berkelanjutan hingga tahun 2025 mendatang agar mempunyai kader Bela Negara. (mad)

 

BACA JUGA:

  1. DPR Pertanyakan Tujuan Program Bela Negara
  2. Program Bela Negara Dipandang Sebagai Terobosan
  3. Latihan Bela Negara, Kodam Jaya Godog 200 Pemuda IPNU
#Pendidikan Bela Negara #Menteri Pertahanan
Bagikan
Ditulis Oleh

Adinda Nurrizki

Berita Terkait

Indonesia
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Klaim Batalyon Teritorial Turunkan Kriminalitas dan Gerakkan Ekonomi Daerah
Pemerintah memutuskan membentuk 750 Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan hingga 2029.
Dwi Astarini - Selasa, 19 Mei 2026
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Klaim Batalyon Teritorial Turunkan Kriminalitas dan Gerakkan Ekonomi Daerah
Indonesia
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Jelaskan Alasan Pembentukan Batalyon Infanteri Teritorial di Berbagai Daerah
Program ini merupakan bagian dari revitalisasi pertahanan negara yang ditargetkan menjangkau seluruh kabupaten di Indonesia. 

Dwi Astarini - Selasa, 19 Mei 2026
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Jelaskan Alasan Pembentukan Batalyon Infanteri Teritorial di Berbagai Daerah
Indonesia
Konflik AS vs Iran Memanas, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Sebut BoP Belum Dapat Dijalankan
BoP merupakan inisiatif Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk membantu penanganan krisis kemanusiaan di Jalur Gaza.
Dwi Astarini - Selasa, 19 Mei 2026
Konflik AS vs Iran Memanas, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Sebut BoP Belum Dapat Dijalankan
Indonesia
Pengamat Peringatkan Potensi Ancaman Izin Otomatis Lintas Udara Bagi AS
Connie memperingatkan, pemberian izin menyeluruh (blanket clearance) tanpa evaluasi kasus per kasus berpotensi menimbulkan sejumlah ancaman.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 30 April 2026
Pengamat Peringatkan Potensi Ancaman Izin Otomatis Lintas Udara Bagi AS
Indonesia
Di Depan para Mantan Panglima, Menhan Ingatkan Prinsip TNI Taat Aturan Konstitusi hingga ‘Terbatasnya’ Informasi ke Publik Terkait Pertahanan Negara
Amanat yang menjadi pijakan TNI tidak lepas dari amanat konstitusi.
Dwi Astarini - Jumat, 24 April 2026
Di Depan para Mantan Panglima, Menhan Ingatkan Prinsip TNI Taat Aturan Konstitusi hingga ‘Terbatasnya’ Informasi ke Publik Terkait Pertahanan Negara
Indonesia
Indonesia dan AS Tingkatkan Kerja Sama Operasional Pertahanan
Dalam pertemuan mereka, Menhan Sjafrie dengan Menhan Hegseth berkomitmen untuk memperluas cakupan dan kompleksitas latihan bilateral maupun multilateral, seperti Super Garuda Shield.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 14 April 2026
Indonesia dan AS Tingkatkan Kerja Sama Operasional Pertahanan
Indonesia
Pasukan TNI Siaga untuk ke Gaza, Operasional Tunggu Komando Board of Peace
Terkait jadwal keberangkatan, Kementerian Pertahanan masih memantau perkembangan situasi geopolitik serta menunggu instruksi resmi dari Board of Peace
Angga Yudha Pratama - Kamis, 12 Maret 2026
Pasukan TNI Siaga untuk ke Gaza, Operasional Tunggu Komando Board of Peace
Indonesia
Indonesia Siapkan 8.000 Prajurit TNI untuk Misi Perdamaian di Gaza, Menhan: Tunggu Keputusan Internasional
Menhan sebut sekitar 8.000 prajurit TNI disiapkan untuk misi perdamaian di Gaza. Indonesia menunggu keputusan BoP terkait pembentukan pasukan stabilisasi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 12 Maret 2026
Indonesia Siapkan 8.000 Prajurit TNI untuk Misi Perdamaian di Gaza, Menhan: Tunggu Keputusan Internasional
Indonesia
Kementerian Pertahanan Siapkan Langkah Awal Rencana Kirimkan Pasukan ke Gaza
Kementerian Pertahanan memastikan saat ini TNI sedang merancang langkah-langkah awal terkait rencana pengiriman pasukan perdamaian di wilayah Gaza.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 28 Oktober 2025
Kementerian Pertahanan Siapkan Langkah Awal Rencana Kirimkan Pasukan ke Gaza
Indonesia
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Tetapkan Pengobatan Gratis di RSPPN untuk Semua Awak Media Tanpa BPJS
Tanpa BPJS juga gratis
Angga Yudha Pratama - Selasa, 07 Oktober 2025
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Tetapkan Pengobatan Gratis di RSPPN untuk Semua Awak Media Tanpa BPJS
Bagikan