Polda Metro Jaya Bentuk Tim Khusus Kisruh Sampah Jakarta

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Jumat, 06 November 2015
Polda Metro Jaya Bentuk Tim Khusus Kisruh Sampah Jakarta

Truk sampah DKI Jakarta melintas di area Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat, Kamis (5/11). (ANTARA FOTO/Risky Andrianto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Megapolitan - Jajaran Polda Metro Jaya terus melakukan penanganan terhadap polemik sampah ramai jadi perbincangan publik pasca penghadangan truk sampah Dinas Kebersihan DKI Jakarta saat ke TPST Bantar Gebang, Bekasi, di Cileungsi, Bogor, beberapa waktu lalu. Penanganan tersebut di antaranya dengan membentuk tim khusus untuk pengamanan dan mediasi.

Dalam pembahasan tersebut, pucuk pimpinan Kepolisian Daerah Metro Jaya Irjen (Pol) Tito Karnavian datang langsung ke Balai Kota untuk membicarakan persoalan sampah Jakarta.

"Langkah-langkah apa saja yang harus dilakukan Polda Metro Jaya dan Pemprov DKI mengenai polemik ini sebaiknya," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes (Pol) Muhammad Iqbal di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (6/11).

Untuk itu, kata Iabal, salah satu upaya pihak kepolisian untuk memperoleh solusi yaitu dengan membentuk tim khusus. Tim khusus tersebut untuk melaksanakan pengamanan dan mediasi di antara pihak-pihak yang terlibat dalam polemik pembuangan sampah Jakarta.

"Catat ya, tim khusus yang dimaksud untuk melaksanakan pengamanan dan mediasi," paparnya.

Bila ada pelanggaran hukum, kata Iqbal, pihak kepolisian akan melakukan penegakan hukum. Selain itu, proses mediasi oleh pihak kepolisian diharapkan dapat memberikan dua poin solusi.

"Pertama, memperpanjang waktu pembuangan sampah dan mobilisasi, kedua mempunyai jalur lain," terangnya.

Iqbal menegaskan, tim khusus bukan untuk mencari siapa dalang di balik kisruh pembuangan sampah Jakarta. Menurutnya, siapa pun dalangnya akan segera dilakukan penegakan hukum. Namun, hingga sekarang belum ada pengaduan resmi menyangkut polemik sampah ini. (gms)

 

Baca Juga:

  1. Polisi Akan Tangkap Pembuang Sampah Sembarangan di Jakarta
  2. TNI Tersinggung, Polisi Siap Antar Sampah DKI
  3. Ahok Bantah Akan Buang Sampah ke Purwakarta
  4. Bingung Buang ke Mana, Ahok Ingin Timbun Sampah di Jakarta
  5. Ahok Tuding Godang Tua Jaya di Balik Penangkapan Truk Sampah
#Liputan Khusus #Kisruh Sampah Jakarta #TPST BantarGebang #Truk Sampah #Sampah #Kombes Pol Muhammad Iqbal
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Pemprov DKI Targetkan 9.000 Sekolah Jalankan Program Pengelolaan Sampah Elektronik
SMA Negeri 68 Jakarta Pusat menjadi titik awal pelaksanaan program E-Waste School Movement.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Pemprov DKI Targetkan 9.000 Sekolah Jalankan Program Pengelolaan Sampah Elektronik
Indonesia
Aksi Nyata JHL Group Sapu Bersih Sampah Sungai Cisadane Jelang World Cleanup Day 2026
Menyambut World Cleanup Day 2026, JHL Group dan Banksasuci menggelar aksi bersih-bersih Sungai Cisadane lewat program Impactful Ecosystem. Simak aksi selengkapnya!
Wisnu Cipto - Sabtu, 19 September 2026
Aksi Nyata JHL Group Sapu Bersih Sampah Sungai Cisadane Jelang World Cleanup Day 2026
Indonesia
Area TPAS Galuda Bogor Terbakar Meluas, Asap Masih Keluar Dari Gundukan Sampah Puluhan Tahun
Petugas membongkar setiap gundukan menggunakan alat berat, kemudian menyemprot dan mendinginkannya sebelum menutup kembali bagian tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 11 September 2026
Area TPAS Galuda Bogor Terbakar Meluas, Asap Masih Keluar Dari Gundukan Sampah Puluhan Tahun
Indonesia
Jakarta Hasilkan 9.000 Ton Sampah Sehari, DPRD Buka Opsi Buangan Hotel hingga Restoran Dikelola di Luar
Wilayah sekitar Jakarta seperti Tangerang dan Bekasi dapat menjadi salah satu opsi lokasi pengelolaan sampah.
Dwi Astarini - Selasa, 01 September 2026
Jakarta Hasilkan 9.000 Ton Sampah Sehari, DPRD Buka Opsi Buangan Hotel hingga Restoran Dikelola di Luar
Indonesia
Pramono Anung Ungkap Jakarta Hasilkan 9.000 Ton Sampah per Hari, Gerakan Pilah Mulai Berdampak
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut Jakarta menghasilkan lebih dari 9.000 ton sampah per hari. Gerakan pilah sampah naik menjadi 23,14 persen.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 01 September 2026
Pramono Anung Ungkap Jakarta Hasilkan 9.000 Ton Sampah per Hari, Gerakan Pilah Mulai Berdampak
Indonesia
Pemkot Solo Dapat Hibab Rp 107 Miliar Buat Tangani Sampah Dari Hulu Sampai Hilir
Program ini untuk perubahan perilaku dan fokus penanganan sampah dari sumber sampah serta perbaikan tata kelola sampah terintegrasi.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 30 Agustus 2026
Pemkot Solo Dapat Hibab Rp 107 Miliar Buat Tangani Sampah Dari Hulu Sampai Hilir
Indonesia
Enam Perusahaan Penyedia Jasa Kebersihan Disanksi Denda Rp 10 Juta akibat tak Sesuai Izin
. Setiap pihak yang menghasilkan, mengangkut, maupun mengelola sampah harus dapat mempertanggungjawabkan alur penanganannya.
Dwi Astarini - Jumat, 28 Agustus 2026
Enam Perusahaan Penyedia Jasa Kebersihan Disanksi Denda Rp 10 Juta akibat tak Sesuai Izin
Indonesia
PSI Ngaku Heran, masih Banyak TPS Ilegal Besar di Jakarta
Seharusnya pemda sudah menertibkan TPS ilegal jauh-jauh hari.
Dwi Astarini - Kamis, 13 Agustus 2026
PSI Ngaku Heran, masih Banyak TPS Ilegal Besar di Jakarta
Indonesia
Gubernur Pramono Minta Anak Buahnya Jatuh Sanksi ke Pihak Swasta yang Kelola Pembuangan Sampah Liar di Cilincing
Pramono menginstruksikan jajarannya untuk menghentikan pemberian izin pihak swasta tersebut dalam mengelola sampah.
Dwi Astarini - Rabu, 12 Agustus 2026
Gubernur Pramono Minta Anak Buahnya Jatuh Sanksi ke Pihak Swasta yang Kelola Pembuangan Sampah Liar di Cilincing
Indonesia
Perusahaan Pembuang Sampah Ilegal di Jakarta Cuma Dikenai Sanksi Denda Rp 10 Juta
Penindakan tersebut merupakan bagian dari penataan sistem pengangkutan sampah sehingga setiap penyedia jasa bekerja secara bertanggung jawab dan sesuai aturan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 12 Agustus 2026
Perusahaan Pembuang Sampah Ilegal di Jakarta Cuma Dikenai Sanksi Denda Rp 10 Juta
Bagikan