Pesan Jokowi Kepada Brimob: Berikan Rasa Aman Kepada Rakyat Tanpa Pandang SARA

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Jumat, 11 November 2016
Pesan Jokowi Kepada Brimob: Berikan Rasa Aman Kepada Rakyat Tanpa Pandang SARA

Presiden Joko Widodo (tengah) didampingi Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo (kiri) dan Menko Polhukam Wiranto di Istana Negara, Senin (7/11). (Foto Setkab)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Nasional - Presiden Joko Widodo (Jokowi) pagi ini mengunjungi Markas Korps Brimob di Kelapa Dua, Cimanggis. Kedatangan orang nomor satu di republik ini ke Mako Brimob merupakan lanjutan kunjungannya ke Mabes TNI Cilangkap dan Kopassus di Cijantung beberapa waktu lalu.  

Setelah mendatangi Mako Brimob di Jalan Pasir Gunung Selatan, Cimanggis, Depok, Jawa Barat, bekas Walikota Solo itu dijadwalkan menyambangi Markas Korps Marinir Jalan Harun, Cilandak Timur, Jakarta Selatan. 

Di depan pasukan Brimob, Jokowi meminta aparat kepolisian untuk memberikan pengayoman, perlindungan, dan rasa aman kepada segenap bangsa Indonesia tanpa membedakan asal suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).

"Berikan pengayoman, perlindungan, rasa aman, untuk seluruh rakyat tanpa membedakan asal suku, agama, dan golongan. Saya meyakini Korps Brimob mampu menjadi pelopor persatuan dan menjadi penjaga kebhinnekaan," kata Presiden seperti dikutip dari Antara News saat memberikan pengarahan pada Pasukan Brimob di lapangan markas Korps Brimob, Depok, Jawa Barat, pada Jumat (11/11).

Ia juga menegaskan agar seluruh anggota kepolisian termasuk korps Brimob agar menjalin komunikasi dengan seluruh anak bangsa.

Kemudian, Presiden berharap agar korps Brimob mengajak seluruh pihak menjaga persatuan dan kesatuan dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Jalinlah komunikasi dengan seluruh anak bangsa. Ajak mereka untuk mengedepankan semangat persatuan, semangat kesatuan, semangat untuk menjadikan Indonesia sebagai Indonesia yang damai, Indonesia yang tertib, Indonesia yang bersatu," katanya.

Belakangan Jokowi gencar mengunjungi pasukan TNI dan Polri ‎pasca demo besar-besaran 4 November lalu, yang disinyalir akan ada demo susulan pada 25 November. Sebelumnya, Jokowi pun sempat melontarkan ada pihak-pihak yang ingin memecah belah NKRI. Bahkan, beredar isu Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dicopot dari jabatannya. Akan tetapi, kabar ini langsung dibantah Jokowi melalui siaran pers.

 

BACA JUGA:

  1. Indonesia Bisa Jadi Bangsa yang Majemuk, Kuat dan Solid
  2. Jenderal Gatot Nurmantyo: Tidak Ada Pemimpin yang Lahir Tanpa Tempaan
  3. Ini Wejangan Jenderal TNI Gatot Nurmantyo kepada Para Buruh
  4. Jenderal TNI Gatot Nurmantyo : Jaga Keutuhan dan Kedaulatan NKRI
  5. Jenderal TNI Gatot Nurmantyo Temui Buruh Se-Jabotabek
#NKRI #Brimob #Presiden Jokowi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Olahraga
Bukit 360 Mandalika Dijaga Ketat! Brimob Siaga Tembaki Drone Liar di Atas Sirkuit
Satgas Antipesawat Nirawak Brimob bersiaga di Bukit 360 Mandalika untuk lumpuhkan drone tanpa izin demi keselamatan MotoGP 2026.
Wisnu Cipto - Kamis, 08 Oktober 2026
Bukit 360 Mandalika Dijaga Ketat! Brimob Siaga Tembaki Drone Liar di Atas Sirkuit
Indonesia
Polri Kerahkan 300 Personel Brimob dari Kaltim dan Bali ke Kalbar untuk Tangani Karhutla
Polri mengerahkan 300 personel Brimob dari Kaltim dan Bali ke Kalbar untuk memperkuat pencegahan, pemadaman, dan penanganan karhutla.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
Polri Kerahkan 300 Personel Brimob dari Kaltim dan Bali ke Kalbar untuk Tangani Karhutla
Berita Foto
Gedung Ditreskrimsus Polda Metro Jaya Dijaga Puluhan Personel Brimob
Puluhan personel Brigade Mobil (Brimob) dengan senjata lengkap saat berjaga di Gedung Dirkrimsus, Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (9/7/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 09 Juli 2026
Gedung Ditreskrimsus Polda Metro Jaya Dijaga Puluhan Personel Brimob
Indonesia
Brimob Diterjunkan Bubarkan Tawuran Warga di Klender, Senjata Rakitan Ikut Disita
Tawuran antarwarga di Klender, Jakarta Timur, Senin pagi, dibubarkan aparat Brimob dengan gas air mata. Polisi menyita busur, ketapel, dan petasan dari lokasi bentrokan.
Wisnu Cipto - Senin, 25 Mei 2026
Brimob Diterjunkan Bubarkan Tawuran Warga di Klender, Senjata Rakitan Ikut Disita
Indonesia
Kapolda Metro Peringatkan Anggota Brimob, jangan Arogan dan Sakiti Hati Rakyat
Kehormatan sebagai anggota Polri harus tecermin dalam sikap disiplin, loyalitas, dan tanggung jawab.
Dwi Astarini - Senin, 20 April 2026
Kapolda Metro Peringatkan Anggota Brimob, jangan Arogan dan Sakiti Hati Rakyat
Indonesia
3 Warga Papua Diduga Anggota OPM Terlibat Penembakan Pembagian BLT Ucapkan Janji Setia NKRI
Dalam pernyataan ikrarnya, ketiganya dengan tegas menyatakan akan selalu setia kepada NKRI, menolak segala bentuk gerakan separatis
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 30 Maret 2026
3 Warga Papua Diduga Anggota OPM Terlibat Penembakan Pembagian BLT Ucapkan Janji Setia NKRI
Indonesia
Prabowo Undang Para Mantan Presiden ke Istana, Bahas Situasi Global dan Konsolidasi Nasional
Presiden Prabowo mengundang para mantan presiden dan wakil presiden RI ke Istana Kepresidenan, bahas situasi nasional dan geopolitik global.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 03 Maret 2026
Prabowo Undang Para Mantan Presiden ke Istana, Bahas Situasi Global dan Konsolidasi Nasional
Indonesia
Demo Polda DIY Imbas Kasus Brimob Maluku, Mabes Polri: Kami Paham Kemarahan Rakyat
Polri menghormati penyampaian pendapat di muka umum sebagai bagian dari mekanisme kontrol terhadap institusi publik.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 25 Februari 2026
Demo Polda DIY Imbas Kasus Brimob Maluku, Mabes Polri: Kami Paham Kemarahan Rakyat
Indonesia
Pengamat Minta Brimob Dipensiunkan dari Urusan Sipil, Urus Konflik Berdarah Saja
Peristiwa tragis ini memicu gelombang protes keras, menuntut evaluasi total atas keberadaan pasukan elit di tengah hiruk-pikuk masyarakat sipil
Angga Yudha Pratama - Rabu, 25 Februari 2026
Pengamat Minta Brimob Dipensiunkan dari Urusan Sipil, Urus Konflik Berdarah Saja
Indonesia
Bripda MS Dipecat Polri, Berkas Kasus Penganiayaan Dilimpahkan ke Kejari Tual
Bripda MS terancam 15 tahun penjara setelah menganiaya pelajar MTS hingga tewas di Tual, Maluku. Ia juga bisa dikenakan denda Rp 3 miliar.
Soffi Amira - Rabu, 25 Februari 2026
Bripda MS Dipecat Polri, Berkas Kasus Penganiayaan Dilimpahkan ke Kejari Tual
Bagikan