Pertamina Klaim Mampu Lewati Transisi Pengelolaan Blok Mahakam

Fredy WansyahFredy Wansyah - Selasa, 07 April 2015
Pertamina Klaim Mampu Lewati Transisi Pengelolaan Blok Mahakam

Dirut Pertamina Dwi Soetjipto (kanan) mengunjungi Terminal BBM Pertamina Teluk Kabung, Sumbar, Sabtu (21/3). (Foto: Antara/Saptono)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Bisnis - Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Dwi Soetjipto mengklaim tidak akan kesulitan menghadapi masa transisi pengelolaan Blok Mahakam. Pasalnya, Pertamina telah belajar dari pengalaman mengelola West Madura Onshore (WMO). (BacaProyek Pelabuhan Cilamaya Dibatalkan, Dirut Pertamina Bersyukur)

Dwi mengisahkan, ketika itu produksi blok tersebut sangat turun signifikan. Akibatnya, Pertamina membutuhkan waktu kurang lebih 4 tahun untuk  mengendalikan agar produksi tersebut kembali stabil. "Kita akan pertahankan blok itu. Kami kan sudah belajar dari awal penugasan WMO. Untuk strategi, itu masih dibicarakan," tutur pengganti Karen Agustiawan itu usai Rapat Dengar Pendapat (RDP), di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (7/4).

Dalam perjanjian kontrak Pemerintah dengan Total E&P dan Inpex, Pemerintah tidak mencantumkan masuknya Operator baru untuk melakukan masa transisi. "Ini minusnya perjanjian Pemerintah kita. Operator baru tidak boleh masuk untuk masa transisi. Inilah yang sedang di godok oleh Pertamina untuk tidak menurunkan produksi," tuturnya.

Ihwal pengelolaan Sumber Daya Manusianya (SDM), perusahaan plat merah ini berjanji agar SDM Blok Mahakam tidak keluar. Pertamina akan melakukan pertemuan-pertemuan dengan para serikat pekerja untuk mengetahui lebih lanjut. (BacaCendekiawan Desak Blok Mahakam Dikelola Pertamina 100 Persen)

Ditemui di tempat yang sama, Anggota Komisi VI Nazril Bahar optimis bahwa kesuksesan yang pernah diraih Dwi Soetjipto dalam mengelola salah satu perusahaan semen terbesar di Indonesia akan kembali diraih oleh Dwi Soetjipto dalam mengelola Pertamina. "Kalau sekarang saya yakin bahwa Pak Dwi adalah pemimpin yang sejati," kata politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu. (rfd)

#Pertamina #Blok Mahakam
Bagikan
Ditulis Oleh

Fredy Wansyah

Berita Terkait

Indonesia
Harga Pertamax Naik, DPR Ingatkan Tarif Listrik dan LPG Subsidi Terancam Terdampak
Kenaikan harga Pertamax masih menjadi polemik. DPR mengingatkan tarif listrik hingga LPG subsidi ikut terdampak.
Soffi Amira - Minggu, 14 Juni 2026
Harga Pertamax Naik, DPR Ingatkan Tarif Listrik dan LPG Subsidi Terancam Terdampak
Indonesia
Harga Pertamax Naik, Pemerintah Wajib Lindungi Kuota Pertalite
Lebih lanjut, ia mengingatkan pemerintah agar tidak mengusik keberadaan BBM bersubsidi dalam waktu dekat
Angga Yudha Pratama - Minggu, 14 Juni 2026
Harga Pertamax Naik, Pemerintah Wajib Lindungi Kuota Pertalite
Indonesia
Stok Pertalite Melimpah, Pertamina Minta Warga Mampu Tahu Diri
Pertamina Patra Niaga terus mengoptimalkan pengelolaan rantai pasok energi melalui dukungan infrastruktur terminal BBM, lembaga penyalur dan penyimpanan, armada distribusi, serta sistem monitoring yang terintegrasi di seluruh wilayah Indonesia
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 13 Juni 2026
Stok Pertalite Melimpah, Pertamina Minta Warga Mampu Tahu Diri
Indonesia
QR Code MyPertamina Bakal Berubah-ubah, BPH Migas Perketat Pembelian BBM Subsidi
Pemerintah akan mengubah QR Code di MyPertamina. Nantinya, pembelian BBM subsidi akan diperketat.
Soffi Amira - Jumat, 12 Juni 2026
QR Code MyPertamina Bakal Berubah-ubah, BPH Migas Perketat Pembelian BBM Subsidi
Indonesia
Pemerintah Pastikan Harga Pertalite dan Biosolar Tidak Naik, Bahlil Ungkap Alasannya
Pemerintah memastikan harga Pertalite dan Biosolar tidak naik. Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, mengungkapkan alasannya.
Soffi Amira - Jumat, 12 Juni 2026
Pemerintah Pastikan Harga Pertalite dan Biosolar Tidak Naik, Bahlil Ungkap Alasannya
Indonesia
YLKI Kritik Harga BBM Naik Mendadak, Tagih Transparansi Pemerintah dan Pertamina
YLKI menyoroti harga BBM naik mendadak. Pemerintah dan Pertamina pun diminta untuk mengungkap penyebabnya.
Soffi Amira - Kamis, 11 Juni 2026
YLKI Kritik Harga BBM Naik Mendadak, Tagih Transparansi Pemerintah dan Pertamina
Indonesia
Kenaikan Harga Pertamax Bikin Daya Beli Kelas Menengah Tertekan, PKS Ingatkan Risiko Inflasi
Kenaikan harga Pertamax membuat daya beli kelas menengah makin tertekan. PKS pun juga mengingatkan adanya risiko inflasi.
Soffi Amira - Kamis, 11 Juni 2026
Kenaikan Harga Pertamax Bikin Daya Beli Kelas Menengah Tertekan, PKS Ingatkan Risiko Inflasi
Indonesia
Kenaikan Harga Pertamax Berpotensi Picu Migrasi ke Pertalite, DPR Minta Antisipasi
Kenaikan harga Pertamax bisa memicu masyarakat pindah ke Pertalite. DPR pun meminta pemerintah menyiapkan skenario darurat.
Soffi Amira - Kamis, 11 Juni 2026
Kenaikan Harga Pertamax Berpotensi Picu Migrasi ke Pertalite, DPR Minta Antisipasi
Indonesia
Pertamax Tembus Rp 16.250 per Liter, DPR Bakal Panggil Kementerian ESDM dan Pertamina
Komisi XII DPR segera memanggil Kementerian ESDM dan Pertamina, terkait kenaikan harga Pertamax. Sebab, BBM tersebut kini menembus Rp 16.250 per liter.
Soffi Amira - Kamis, 11 Juni 2026
Pertamax Tembus Rp 16.250 per Liter, DPR Bakal Panggil Kementerian ESDM dan Pertamina
Indonesia
KAI Angkut 1,09 Juta Ton BBM hingga Mei 2026, Perkuat Distribusi Energi Nasional
KAI mencatat pengangkutan lebih dari 1 juta ton BBM hingga Mei 2026. Peran kereta api dalam distribusi energi dinilai semakin penting untuk menjaga kelancaran pasokan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 11 Juni 2026
KAI Angkut 1,09 Juta Ton BBM hingga Mei 2026, Perkuat Distribusi Energi Nasional
Bagikan