Penyerang Polsek Sinak Diduga Kelompok Separatis OPM

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Senin, 28 Desember 2015
Penyerang Polsek Sinak Diduga Kelompok Separatis OPM

Wakapolri Komjen (Pol) Budi Gunawan. (Foto: MP/Bartolomeus Papu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Peristiwa - Wakil Kepala Kepolisian RI Komisaris Jenderal Budi Gunawan menduga bahwa kasus penyerangan markas Kepolisian Resor Sinak, Puncak Jaya, Papua pada Minggu (28/12) malam dilakukan oleh kelompok separatis Tentara Pembebasan Nasional (TPN) atau Organisasi Papua Merdeka (OPM).

"Sementara indikasi dilakukan oleh kelompok TPN," ujar Wakapolri Komjen (Pol) Budi Gunawan, di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (28/12).

Ihwal tersebut, kata Budi, berdasarkan hasil investigasi sementara yang dilakukan oleh intelijen Polri. Sebab, lanjut ia, penyerangan dengan pola serupa pernah terjadi terhadap personel TNI dan masyarakat sipil di kawasan Puncak Jaya, Papua pada 2013.

Untuk mengantipasi serangan lanjutan, pihak Polri telah mengirim sejumlah bala bantuan untuk mendukung Polda Papua dalam menyelidiki dan menangkap kelompok separatis tersebut.

"Kami sementara telah mengirim tim pengejaran maupun juga tim investigasi. Kalau tim pengejaran sudah di sana. Tim investigasi kami sedang berangkatkan ke Papua," paparnya.

Budi mengaku belum mengetahui persis apa motif di balik penyerangan tersebut. Ia pun menambahkan, saat ini kepolisian tengah melakukan identifikasi terhadap kasus tersebut.

Untuk diketahui, penyerangan Polsek Sinak pada Minggu (27/12) tersebut telah menewaskan tiga orang anggota polisi, di antaranya Briptu Ridho, Bripda Arman, dan Bripda Ilham. Sebelum diterbangkan ke Jayapura, jenazah mereka dievakuasi ke Komando Rayon Militer Sinak yang berjarak 100-150 meter dari Polsek.

Selain ketiga polisi itu, dua rekan mereka yang lain terkena luka tembak, yakni Briptu Suma dan Bripda Rian. Bripda Rian pukul 14.55 WIT telah tiba di Timika dan langsung dibawa ke RSUD Mimika. (gms)


BACA JUGA:

  1. Pesawat Trigana Ditembak di Sinak
  2. Jatanras Tertembak saat Bertugas di Lubuk Linggau
  3. Seorang Ibu Tewas Ditembak Penjambret
  4. Punya Kewenangan Diskresi, Polisi Boleh Tembak Pelaku Kejahatan
  5. Dor! Pemerkosa di JPO Lebak Bulus Tewas Ditembak Petugas
#Organisasi Papua Merdeka #OPM #Komjen Budi Gunawan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Bos OPM Komplain Serangan Udara, Panglima TNI: Separatis Harus Ditumpas
Bos OPM Egianus Kogoya komplain serangan pesawat Super Tucano di Nduga. Panglima TNI Agus Subiyanto tegaskan separatis wajib ditumpas habis!
Wisnu Cipto - Senin, 28 September 2026
Bos OPM Komplain Serangan Udara, Panglima TNI: Separatis Harus Ditumpas
Indonesia
Panglima TNI Senang 8 Senjata Disita Dari OPM, Termasuk SS1 V1
Delapan pucuk senjata yang disebut Agus termasuk jenis SS1 V1 yang sebelumnya direbut OPM dari satuan TNI.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Panglima TNI  Senang 8 Senjata  Disita Dari OPM, Termasuk SS1 V1
Indonesia
4 Anggota OPM Tewas Dalam Kontak Senjata di Intan Jaya Papua Tengah
Personel TNI juga menyita sejumlah barang dari lokasi, antara lain satu pucuk SS2 V1, satu senjata api laras panjang dengan alat bidik Trijicon
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
 4 Anggota OPM Tewas Dalam Kontak Senjata di Intan Jaya Papua Tengah
Indonesia
Temuan Ladang Ganja di Yahukimo, Diduga Jadi Sumber Dana Operasional OPM
Satgas menemukan sekitar 21.400 tanaman ganja yang disebut dalam kondisi siap panen.
Dwi Astarini - Jumat, 11 September 2026
Temuan Ladang Ganja di Yahukimo, Diduga Jadi Sumber Dana Operasional OPM
Indonesia
Tiga Pegawai Pertanian Tewas Ditembak di Papua, DPR Sebut Keamanan Harus Jadi Fokus
Keamanan bagi pekerja di sektor-sektor strategis perlu menjadi perhatian pemerintah.
Dwi Astarini - Jumat, 11 September 2026
Tiga Pegawai Pertanian Tewas Ditembak di Papua, DPR Sebut Keamanan Harus Jadi Fokus
Indonesia
Komisi XIII DPR Desak Pemerintah Gerak Cepat Bebaskan 9 Anak Sandera OPM
Kelompok rentan seperti perempuan dan anak kerap diposisikan dalam kerentanan berlapis yang membahayakan masa depan mereka. 

Dwi Astarini - Kamis, 20 Agustus 2026
Komisi XIII DPR Desak Pemerintah Gerak Cepat Bebaskan 9 Anak Sandera OPM
Indonesia
Lima Pekerja Bangunan Dibunuh OPM, DPR: Tegaskan Negara Harus Jamin Rasa Aman bagi Pekerja Sipil
Negara wajib menjamin keamanan warga sipil yang bekerja di wilayah rawan konflik.

Dwi Astarini - Selasa, 04 Agustus 2026
Lima Pekerja Bangunan Dibunuh OPM, DPR: Tegaskan Negara Harus Jamin Rasa Aman bagi Pekerja Sipil
Indonesia
OPM Klaim Tembak Mati 3 Warga Yahukimo Intel TNI, KemenHAM Minta Semua Kubu Tahan Diri
KemenHAM mengecam penembakan tiga warga sipil di Yahukimo yang dituduh intel TNI oleh TPNPB-OPM. Dorong deeskalasi konflik dan perlindungan HAM.
Wisnu Cipto - Jumat, 24 Juli 2026
OPM Klaim Tembak Mati 3 Warga Yahukimo Intel TNI, KemenHAM Minta Semua Kubu Tahan Diri
Indonesia
Gerombolan Pembunuhan Pilot AS di Papua Masih Diburu, Diduga Kelompok Elkius Kobak
TPNPB-OPM menyerang pesawat AMA Air di Yahukimo, menewaskan pilot AS Nicholas Goselin. TNI evakuasi jenazah dan buru kelompok pimpinan Elkius Kobak. AS pantau situasi.
Wisnu Cipto - Jumat, 03 Juli 2026
Gerombolan Pembunuhan Pilot AS di Papua Masih Diburu, Diduga Kelompok Elkius Kobak
Indonesia
8 Anggota OPM Berikrar Kembali ke NKRI, TNI : jangan Bangun Masa Depan Papua dengan Permusuhan
Menunjukkan komitmen dari masyarakat untuk menjaga kedamaian dan mendukung pembangunan daerah.
Dwi Astarini - Kamis, 11 Juni 2026
8 Anggota OPM Berikrar Kembali ke NKRI, TNI : jangan Bangun Masa Depan Papua dengan Permusuhan
Bagikan