Penyakit 'Zombie', Menyerang Suriah

Ana AmaliaAna Amalia - Selasa, 31 Mei 2016
Penyakit  'Zombie', Menyerang Suriah

Penderita Leishmaniasis, Foto: Capture The Independent

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Kesehatan - Dampak dari perang tentu saja kesengsaraan rakyat, tidak hanya kehilangan ribuan nyawa, tempat tinggal dan masa depan mereka pun terancam.

Salah satu yang paling mengkhawatirkan dari perang berkepanjangan adalah wabah penyakit, hal inilah yang sedang terjadi di Suriah.

Akibat penyerangan di mana-mana sumber makanan dan air bersih mereka menghilang, fasilitas kesehatan seperti klinik dan rumah sakit semakin menipis, walhasil virus rentan menyerang para penduduk.

Leishmaniasis sedang melanda Suriah dan Timur Tengah, seperti yang dilansir TheIndependent, penyakit Leishmaniasis mulai melanda suriah seiring dengan peperangan dan gelombang para pengungsi.

Penyakit ini diakibatkan oleh parasit melalui infeksi gigitan lalat pasir. Para penderitanya akan mengalami luka aneh seperti zombie, kulit mereka akan berubah warna jadi keunguan dan terus menyebar jika tidak menerima pertolongan medis.

Tak hanya itu, penderitanya akan mengalami sakit perut, mual, gangguan pernapasan hingga tersedak saat minum dan makan. Leishmaniasis kulit adalah salah satu dari 17 penyakit tropis yang 'diabaikan' oleh WHO.

Leishmaniasis sejauh ini dilaporkan telah mengontaminasi Suriah, khususnya wilayah kekuasaan ISIS seperti Raqqa, Deir al-Zour dan Hasakah.

Penyebaran penyakit ini pun cukup cepat dan signifikan, Antara tahun 2000 hingga 2012, hanya ada enam kasus yang dilaporkan dari Lebanon. Namun,pada tahun 2013, penyakit tersebut berkembang dengan sangat cepat. Tercatat ada sekitar 1.033 kasus yang dilaporkan 96 persennya terjangkit pada pengungsi Suriah.

Hingga kini pihak medis di kawasan perang khususnya di Suriah terus berupaya untuk menekan menyebarnya virus 'zombie' tersebut.

BACA JUGA:

  1. WHO: Ancaman Virus Zika Semakin Mengkhawatirkan
  2. Waspada Virus Zika, Ini Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya
  3. Menteri Susi: Pelaku Illegal Fishing Juga Menyebar Virus AIDS
  4. Virus MERS Renggut 19 Korban Jiwa di Arab Saudi
  5. Perdana Menteri: Korsel Sudah Bebas dari Virus MERS

 

#Penyebaran Virus
Bagikan
Ditulis Oleh

Ana Amalia

Happy life happy me

Berita Terkait

Lifestyle
Kasus Hantavirus Terdeteksi di Indonesia, Kemenkes Minta Masyarakat Tetap Waspada
Kementerian Kesehatan memperketat kewaspadaan terhadap penyebaran hantavirus. Masyarakat pun diimbau untuk mendeteksi dini.
Soffi Amira - Rabu, 13 Mei 2026
Kasus Hantavirus Terdeteksi di Indonesia, Kemenkes Minta Masyarakat Tetap Waspada
Indonesia
Bandara Soetta Antisipasi Penyebaran Hantavirus, Penumpang dari 4 Negara Diawasi
Bandara Internasional Soekarno-Hatta kini menyiapkan langkah untuk mengantisipasi hantavirus. Ada empat negara yang dilakukan pengawasan.
Soffi Amira - Rabu, 13 Mei 2026
Bandara Soetta Antisipasi Penyebaran Hantavirus, Penumpang dari 4 Negara Diawasi
Indonesia
BRIN Jelaskan Cara Penularan hingga Pencegahan Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu
BRIN mengimbau masyarakat untuk memahami penularan hantavirus. Virus ini berasal dari hewan pengerat atau tikus liar.
Soffi Amira - Rabu, 13 Mei 2026
BRIN Jelaskan Cara Penularan hingga Pencegahan Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu
Indonesia
Hantavirus Ancam Dunia, DPR Desak Pemerintah Siapkan Deteksi Dini
Kasus hantavirus kini sudah muncul di Indonesia. Komisi IX DPR pun meminta pemerintah untuk memperkuat deteksi dini.
Soffi Amira - Senin, 11 Mei 2026
Hantavirus Ancam Dunia, DPR Desak Pemerintah Siapkan Deteksi Dini
Indonesia
Belum Ada Kasus Nipah di Jakarta, Dinkes Minta Warga Tetap Waspada
Virus Nipah belum ditemukan di Jakarta. Dinkes DKI pun meminta warga tetap waspada dan fokus pencegahan dini.
Soffi Amira - Senin, 02 Februari 2026
Belum Ada Kasus Nipah di Jakarta, Dinkes Minta Warga Tetap Waspada
Indonesia
Cegah Virus Nipah, Menkes Imbau Masyarakat tak Konsumsi Buah Terbuka
Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, mengimbau masyarakat untuk tidak mengonsumsi buah terbuka. Hal itu dilakukan untuk mencegah virus Nipah.
Soffi Amira - Jumat, 30 Januari 2026
Cegah Virus Nipah, Menkes Imbau Masyarakat tak Konsumsi Buah Terbuka
Bagikan