Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Penghitungan Kerugian Negara Kasus Pelindo II Rampung 70 Persen

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Rabu, 16 Desember 2015
Penghitungan Kerugian Negara Kasus Pelindo II Rampung 70 Persen

Ketua Pansus Pelindo II DPR Rieke Diah Pitaloka (tengah) berjabat tangan dengan Wakil Ketua BPK Achsanul Qosasi (kedua kiri) didampingi Ketua BPK Harry Azhar (kiri). (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Hukum - Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Harry Azhar Azis mengatakan bahwa analisis kerugian negara terhadap kasus dugaan korupsi pengadaan 10 mobile crane di Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II belum selesai.

"Kemungkinan sudah 60-70 persen (hitungan kerugian negara)," ujar Harry saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu (16/12).

Untuk itu, kata Harry, BPK masih membutuhkan dokumen tambahan yang saat ini sebagian masih ada di Bareskrim Polri. Nantinya, dokumen yang dimiliki BPK dengan Bareskrim akan dicocokkan. Harry tak menjelaskan dokumen apa yang masih ada di Bareskrim saat ini.

"Intinya tentang kerugian negara, saya tidak bisa sebutkan," tambahnya.

Sementara itu, Wakil Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Kombes (Pol) Agung Setya membenarkan bahwa masih ada dokumen yang dibutuhkan BPK. Sehingga hasil akhir kerugian negara dari BPK belum keluar.

"Memang ada dokumen tambahan yang baru kita peroleh," tuturnya.

Meski demimian, Agung tak menjelaskan dokumen apa yang baru didapatkan tersebut. Selain itu, Agung tidak menyebutkan apakah dokumen tersebut sudah diberikan kepada BPK.

Agung menegaskan, penyidik sedang bekerja bersama BPK untuk menyelesaikan penghitungan akhir kerugian negara, termasuk dengan pihak lain untuk menuntaskan kasus ini.

Untuk diketahui sebelumnya, Bareskrim telah melakukan penggeledahan yang kedua kalinya di kantor Pelindo II yang ada di Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Dari hasil penggeledahan itu, diduga Bareskrim kembali melakukan penyitaan sejumlah berkas maupun dokumen penting untuk keperluan penyidikan.

Hari ini, penyidik kembali memeriksa tersangka Ferialdy Noerlan dalam kasus ini. Pemeriksaan kali ini merupakan yang kedua kalinya sebagai tersangka.

Sejumlah saksi juga sudah dimintai keterangan oleh penyidik, termasuk Direktur Utama Pelindo II Richard Joost Lino. (gms)


BACA JUGA:

  1. Pansus Pelindo II Usut Dugaan Intimidasi terhadap Saksi
  2. Rieke Dukung Operasi Tangkap Tangan Terhadap Anggota Pansus Pelindo II
  3. Ketua Pansus Pelindo II Minta Telepon Anggota Pansus Disadap
  4. RJ Lino Sebut Pengadaan Mobile Crane PT Pelindo II Tak Bermasalah
  5. Rieke Dyah Pitaloka Berharap Pansus Pelindo II Tak Jadi Pesakitan
#Harry Azhar Azis #Pelindo II #BPK
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
KPK Dalami Dugaan Pengaturan Audit BPK Pemkab Muara Enim, Bobby Rizaldi Diperiksa 9 Jam
KPK memeriksa anggota BPK, Bobby Adhityo Rizaldi, sebagai saksi kasus dugaan korupsi audit Pemkab Muara Enim.
Soffi Amira - Jumat, 17 Juli 2026
KPK Dalami Dugaan Pengaturan Audit BPK Pemkab Muara Enim, Bobby Rizaldi Diperiksa 9 Jam
Indonesia
Bobby Adhityo Rizaldi Diperiksa 9 Jam di KPK Terkait Dugaan Suap Audit Muara Enim
Anggota V BPK Bobby Adhityo Rizaldi diperiksa KPK selama 9 jam terkait dugaan suap audit laporan keuangan Pemkab Muara Enim.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 16 Juli 2026
Bobby Adhityo Rizaldi Diperiksa 9 Jam di KPK Terkait Dugaan Suap Audit Muara Enim
Indonesia
KPK Periksa Anggota BPK Bobby Rizaldi, Diduga Ubah Hasil Audit Pemkab Muara Enim
KPK memeriksa anggota BPK, Bobby Rizaldi. Hal itu terkait dugaan hasil audit Pemkab Muara Enim.
Soffi Amira - Kamis, 16 Juli 2026
KPK Periksa Anggota BPK Bobby Rizaldi, Diduga Ubah Hasil Audit Pemkab Muara Enim
Indonesia
KPK Geledah Rumah Anggota BPK Bobby Adhityo Rizaldi Terkait Kasus Audit Muara Enim
KPK menggeledah rumah Anggota V BPK Bobby Adhityo Rizaldi terkait dugaan suap hasil audit BPK di Pemkab Muara Enim. Penyidik menyita sejumlah bukti elektronik.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 14 Juli 2026
KPK Geledah Rumah Anggota BPK Bobby Adhityo Rizaldi Terkait Kasus Audit Muara Enim
Indonesia
KPK Temukan Dugaan Intervensi BPK Pusat dalam Perubahan Audit Pemkab Muara Enim
KPK menemukan petunjuk dugaan intervensi BPK pusat dalam kasus suap audit Pemkab Muara Enim. Hasil audit yang semula WDP diduga berubah menjadi WTP.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 25 Juni 2026
KPK Temukan Dugaan Intervensi BPK Pusat dalam Perubahan Audit Pemkab Muara Enim
Indonesia
ASN di Kukar Terima Honor 900 Kali Setahun Senilai Rp 9,5 Miliar, DPR Minta Kemendagri Investigasi
DPR meminta Kemendagri mengusut temuan BPK terkait ASN di Kutai Kartanegara yang tercatat menerima pembayaran honor hingga 900 kali dalam setahun.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 22 Juni 2026
ASN di Kukar Terima Honor 900 Kali Setahun Senilai Rp 9,5 Miliar, DPR Minta Kemendagri Investigasi
Indonesia
KPK Ungkap Dugaan Suap Rp1,6 Miliar untuk Ubah Hasil Audit BPK di Muara Enim
KPK mengungkap dugaan suap Rp 1,6 miliar untuk mengubah hasil audit BPK terhadap Pemkab Muara Enim. Lima orang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 11 Juni 2026
KPK Ungkap Dugaan Suap Rp1,6 Miliar untuk Ubah Hasil Audit BPK di Muara Enim
Indonesia
Polisi Selidiki Penyebab Anggota BPK Bisa Tewas saat Kebakaran sementara Orang Lainnya Selamat
Haerul Saleh disebut berada di lantai empat rumah saat kebakaran terjadi.
Dwi Astarini - Jumat, 08 Mei 2026
Polisi Selidiki Penyebab Anggota BPK Bisa Tewas saat Kebakaran sementara Orang Lainnya Selamat
Indonesia
Anggota BPK Haerul Saleh, yang Meninggal dalam Kebakaran Rumahnya, akan Dimakamkan di Kolaka Sultra
BPK meminta masyarakat dapat memberikan privasi bagi keluarga besar almarhum pada masa berkabung ini.
Dwi Astarini - Jumat, 08 Mei 2026
Anggota BPK Haerul Saleh, yang Meninggal dalam Kebakaran Rumahnya, akan Dimakamkan di Kolaka Sultra
Indonesia
3 Orang ART Selamat Saat Rumah Anggota BPK Terbakar
Korban sudah diatasi oleh petugas dan dibawa menggunakan ambulance ke RSUD Pasar Minggu untuk penanganan lebih lanjut.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 08 Mei 2026
3 Orang ART Selamat Saat Rumah Anggota BPK Terbakar
Bagikan