Pengamanan Objek Vital di Bali Siaga Satu

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Senin, 16 November 2015
Pengamanan Objek Vital di Bali Siaga Satu

Sejumlah wisatawan menikmati pemandangan di Pantai Kuta, Kamis (12/11). (FOTO ANTARA/Nyoman Budhiana)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Peristiwa - Kepolisian (Polda) Bali melakukan pengamanan siaga satu terhadap sejumlah objek vital, dengan melakukan penjagaan dan pengawasan ekstra ketat pasca teror bom yang mengguncang Paris, Prancis. Demikian dilansir Kantor Berita Antara.

"Pengamanan ekstra ketat tersebut terbagi dari wilayah Bandara Ngurah Rai Denpasar, Pelabuhan Gilimanuk, Pelabuhan Padangbai, Karangasem," kata Kepala Sub Bidang Penerangan Masyarakat (Kasubbid Penmas) Polda Bali AKBP Sri Harmiti di Denpasar, Senin (16/11).

Petugas kepolisian setempat disebar di tempat-tempat vital dan strategis tersebut, dan siap melakukan penjagaan secara terus menerus selama 24 jam.

"Petugas sudah kami tempatkan di beberapa tempat untuk melakukan pengamanan ekstra ketat," kata Sri Harmiti.

Masyarakat diimbau untuk melaporkan kepada pihak kepolisian jika ada hal-hal yang mencurigakan di lingkungan sekitarnya.

Pihak kepolisian Bali juga melakukan penjagaan ekstra ketat terhadap Kantor Konsulat Prancis yang belokasi di Banjar Umalas, Kerobokan Kuta Utara, Kabupaten Badung. Petugas berjumlah tiga orang melakukan patroli dengan pengecekan lokasi sekitar kantor konsulat Prancis. Selain itu, petugas kepolisian juga berkoordinasi dengan petugas pengamanan kantor Konsulat Prancis mengatisipai hal-hal tidak diinginkan.


Baca Juga:

  1. Ini Dia Identitas Para Pelaku Teror di Paris
  2. Menyedihkan, Seorang Sopir Taksi Menangis Dicap Teroris Akibat Tragedi Paris
  3. Polisi Buru Pelaku Serangan di Paris
  4. Meski Diguncang Serangan Teroris, Euro 2016 Bakal Tetap Digelar di Paris
  5. Warga Mesir dan Suriah Jadi Pelaku Bom Bunuh Diri di Paris?
#Paris #Serangan Teroris Di Paris #Teror Bom #Bali
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Banyak Dugaan Komunitas WNA Ekslusif di Bali, Ini Kata Gubernur
Sebagai daerah wisata yang salah satunya mendorong wisata olahraga ia mempersilahkan aktivitas lari yang tidak mengganggu dilakukan seperti biasa.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 29 Juli 2026
Banyak Dugaan Komunitas WNA Ekslusif di Bali, Ini Kata Gubernur
Indonesia
Dituduh Curi Ayam Aduan Hingga Tewas, Kasus Pengeroyokan Warga di Tabanan Bikin PDIP Pasang Badan
PDIP akan selalu mendukung keadilan bagi rakyat
Angga Yudha Pratama - Minggu, 26 Juli 2026
Dituduh Curi Ayam Aduan Hingga Tewas, Kasus Pengeroyokan Warga di Tabanan Bikin PDIP Pasang Badan
Indonesia
Dirjen Imigrasi Tegaskan WNA tak Boleh Jadi Penyelenggara Acara di Indonesia
Kegiatan yang digelar di kawasan Canggu, Bali, tersebut tidak boleh menjadi preseden buruk bagi penegakan aturan keimigrasian.
Dwi Astarini - Sabtu, 25 Juli 2026
Dirjen Imigrasi Tegaskan WNA tak Boleh Jadi Penyelenggara Acara di Indonesia
Indonesia
Dirjen Imigrasi Cekal Dua WN Belanda Penyelenggara Event Lari di Canggu, EO Ikut Diusut
Mereka diduga menjadi penyelenggara acara lari yang belakangan menuai sorotan publik karena dianggap mendiskriminasi warga negara Indonesia.
Dwi Astarini - Sabtu, 25 Juli 2026
Dirjen Imigrasi Cekal Dua WN Belanda Penyelenggara Event Lari di Canggu, EO Ikut Diusut
Indonesia
Viral Dugaan Diskriminasi WNI di Komunitas Lari Entourage Bali, Ni Luh Djelantik Minta Imigrasi Bertindak
Dugaan diskriminasi terhadap WNI oleh komunitas lari Entourage Bali memicu perdebatan di media sosial. Kasus ini kini mendapat perhatian Ni Luh Djelantik.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 24 Juli 2026
Viral Dugaan Diskriminasi WNI di Komunitas Lari Entourage Bali, Ni Luh Djelantik Minta Imigrasi Bertindak
Indonesia
Senator Ni Luh Djelantik Minta Dugaan Diskriminasi WNI oleh Komunitas Lari di Bali Diusut Tuntas
Dugaan diskriminasi itu menuai kritik, terlebih kegiatan lari disebut menggunakan jalan dan fasilitas publik yang dipenuhi peserta. 

Dwi Astarini - Jumat, 24 Juli 2026
Senator Ni Luh Djelantik Minta Dugaan Diskriminasi WNI oleh Komunitas Lari di Bali Diusut Tuntas
Indonesia
Terkuak Motif Teror Bom SDN 15 Jagakarsa, Tersangka Tersinggung Sama Sekolah
MY (34), tersangka teror bom SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, mengaku kesal kepada sekolah soal seragam anaknya.
Wisnu Cipto - Rabu, 15 Juli 2026
Terkuak Motif Teror Bom SDN 15 Jagakarsa, Tersangka Tersinggung Sama Sekolah
Indonesia
Terungkap, Tersangka Teror Bom SDN 15 Pagi Jagakarsa Sebelumnya Sering Didatangi Penagih Pinjol
MY (34), tersangka teror bom SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, diketahui terlilit utang pinjol, koperasi, hingga rentenir.
Wisnu Cipto - Rabu, 15 Juli 2026
 Terungkap, Tersangka Teror Bom SDN 15 Pagi Jagakarsa Sebelumnya Sering Didatangi Penagih Pinjol
Indonesia
Sedihnya, Paus Bungkuk Terdampar di Bali Akhirnya Mati Setelah 5 Jam Penyelamatan Gagal
Seekor paus bungkuk sepanjang 7 meter lebih terdampar di Pantai Perancak, Jembrana, Bali. Meski tim gabungan berupaya menyelamatkan, paus akhirnya mati beberapa jam setelah ditemukan.
Wisnu Cipto - Rabu, 15 Juli 2026
Sedihnya, Paus Bungkuk Terdampar di Bali Akhirnya Mati Setelah 5 Jam Penyelamatan Gagal
Indonesia
Teror Bom SDN Jagakarsa Bukan Keisengan Pertama MY, Pernah Kirim Pesan Serupa ke Pak RT
MY (34), tersangka teror bom SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, ternyata pernah iseng kirim pesan ancaman serupa ke ketua RT. Kini ia dijerat Pasal 601 KUHP dengan ancaman hukuman hingga seumur hidup.
Wisnu Cipto - Selasa, 14 Juli 2026
Teror Bom SDN Jagakarsa Bukan Keisengan Pertama MY, Pernah Kirim Pesan Serupa ke Pak RT
Bagikan