Ini Dia Identitas Para Pelaku Teror di Paris

Adinda NurrizkiAdinda Nurrizki - Senin, 16 November 2015
Ini Dia Identitas Para Pelaku Teror di Paris

Salah Abdeslam, pelaku teror di Prancis. (Antara Foto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Internasional - Polisi Prancis sebelumnya telah merilis salah satu nama pelaku terorisme yang terjadi di beberapa lokasi di Pariis pada Jumat lalu (13/11).

Salah Abdeslam (26) adalah penyewa mobil yang digunakan dalam aksi terorisme tersebut. Ia sempat diperiksa oleh polisi di perbatasan Belgia. Namun Salah lolos setelah kartu identitasnya diperiksa. Salah juga masih dalam pengejaran hingga saat ini.

ISIS mengklaim serangan sporadis tersebut sebagai perbuatannya. Akibatnya, Prancis pun melancarkan serangan udara ke basis ISIS di Suriah.

Menurut laporan CNN (16/11), otoritas Prancis juga telah merilis beberapa identitas pelaku. Berikut ulasannya:

1. Bilal Hadfi. Bilal tinggal di Belgia. Ia pernah menjadi jihadis di Suriah dan dilaporkan sebagai pelaku penyerangan di Paris. Namun hingga saat ini, belum diketahui serangan mana yang berkaitan dengan dirinya. Bilal diperkirakan berusia 20 tahunan.

2. Ahmad al Muhammad. Ia diduga bergabung dengan para pengungsi Suriah. Ahmad merupakan pelaku bom bunuh diri di Stadium Stade de France. Ia lahir pada 10 September 1990 dan masuk ke Yunani pada tanggal 3 Oktober lalu.

3. Ismael Omar Mostefai. Ismael tinggal di Prancis dan merupakan pelaku bom bunuh diri di konser Bataclan. Ia tewas bersama tiga pelaku lainnya. Pria yang berusia 29 tahun ini memiliki catatan kriminal di Paris. Ia dipercaya telah diradikalisasi pada tahun 2010.

Selain itu, dua pelaku lainnya juga tewas dalam Stadium Stade de France. Keduanya belum berhasil diidentifikasi. Namun mereka membawa paspor Turki.

 

BACA JUGA:

  1. Pascaserangan Teroris di Prancis, Bursa Saham Asia Anjlok, Harga Minyak Naik
  2. Menyedihkan, Seorang Sopir Taksi Menangis Dicap Teroris Akibat Tragedi Paris
  3. Prancis Serang Suriah, #PrayForSyria Berkumandang
  4. Prancis Balas ISIS lewat Serangan Udara
  5. Polisi Buru Pelaku Serangan di Paris

 

#Terorisme #Serangan Teroris Di Paris
Bagikan
Ditulis Oleh

Adinda Nurrizki

Berita Terkait

Indonesia
Densus 88 Ungkap Pola Baru Terorisme Digital, Anak Muda Jadi Target Rentan
Kadensus 88 AT Polri mengungkap pola baru terorisme digital yang menyasar generasi muda melalui algoritma, komunitas virtual, dan kerentanan psikologis.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 21 Mei 2026
Densus 88 Ungkap Pola Baru Terorisme Digital, Anak Muda Jadi Target Rentan
Indonesia
Waspada! Paham Ekstremisme dan Terorisme Kini Menyebar Lewat Algoritma Digital
Wakapolri mengungkap pola baru terorisme dan ekstremisme yang kini berkembang melalui ruang digital. Polri juga menyoroti ratusan anak terpapar radikalisme di Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 21 Mei 2026
Waspada! Paham Ekstremisme dan Terorisme Kini Menyebar Lewat Algoritma Digital
Indonesia
Densus 88 Antiteror Polri Tangkap 8 Orang Diduga Sebaran Propaganda Terorisme di Medsos
Densus 88 Antiteror Polri masih terus melakukan pengembangan dan pendalaman terhadap kedelapan tersangka tersebut
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 06 Mei 2026
Densus 88 Antiteror Polri Tangkap 8 Orang Diduga Sebaran Propaganda Terorisme di Medsos
Indonesia
Prabowo Teken Perpres RAN PE, DPR Apresiasi Pendekatan Cegah Terorisme
Presiden RI, Prabowo Subianto, meneken Perpres RAN PE. DPR pun mengapresiasi pencegahan terorisme.
Soffi Amira - Selasa, 05 Mei 2026
Prabowo Teken Perpres RAN PE, DPR Apresiasi Pendekatan Cegah Terorisme
Indonesia
Aturan Pelibatan TNI Dalam Penanganan Terorisme Belum Diputus, Masih Dirumuskan
untuk aspek penegakan hukum, peran Polri tetap menjadi yang utama. Sementara itu, pelibatan TNI akan disesuaikan dengan bentuk dan tingkat ancaman terorisme yang dihadapi.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 10 Februari 2026
Aturan Pelibatan TNI Dalam Penanganan Terorisme Belum Diputus, Masih Dirumuskan
Indonesia
SETARA Institute Kritik Rencana Libatkan TNI dalam Penanggulangan Terorisme
Rencana pelibatan TNI dalam penanggulangan terorisme tuai kritik. SETARA Institute menilai kebijakan tersebut bertentangan dengan supremasi sipil dan sistem peradilan pidana.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Januari 2026
SETARA Institute Kritik Rencana Libatkan TNI dalam Penanggulangan Terorisme
Indonesia
70 Anak Terpapar Konten Kekerasan, Pemerintah Siapkan Aturan Perlindungan di Sekolah
70 anak di 19 provinsi kini terpapar konten kekerasan. Pemerintah pun akan menyiapkan aturan perlindungan di sekolah.
Soffi Amira - Kamis, 08 Januari 2026
70 Anak Terpapar Konten Kekerasan, Pemerintah Siapkan Aturan Perlindungan di Sekolah
Dunia
Polisi Sebut Terduga Penembak di Bondi Bertindak Sendiri, tanpa Pelatihan di Filipina
Polisi menyatakan ayah dan anak tersebut tidak menjalani pelatihan atau melakukan ‘persiapan logistik’ di Filipina untuk serangan pada 14 Desember.
Dwi Astarini - Selasa, 30 Desember 2025
  Polisi Sebut Terduga Penembak di Bondi Bertindak Sendiri, tanpa Pelatihan di Filipina
Indonesia
Lamarannya Ditolak, Jadi Motif Mahasiswa Informatikan Bikin Teror ke Sekolah
Pelaku menggunakan akun email milik mantan pacarnya dan mengaku sebagai dirinya. Hal ini dilakukan untuk mengelabui agar identitas aslinya tak terlacak.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 27 Desember 2025
Lamarannya Ditolak, Jadi Motif Mahasiswa Informatikan Bikin Teror ke Sekolah
Dunia
Naveed Akram, Pelaku Penembakan di Pantai Bondi, Australia, Didakwa atas 15 Pembunuhan
Akram juga menghadapi 40 dakwaan menyebabkan luka berat dengan niat membunuh, serta satu dakwaan melakukan tampilan publik simbol organisasi teroris terlarang.
Dwi Astarini - Rabu, 17 Desember 2025
 Naveed Akram, Pelaku Penembakan di Pantai Bondi, Australia, Didakwa atas 15 Pembunuhan
Bagikan