Pembunuhan Siswi MTs, Sebelum Dihabisi Tersangka Sempat Perkosa Korban

Luhung SaptoLuhung Sapto - Rabu, 25 November 2015
Pembunuhan Siswi MTs, Sebelum Dihabisi Tersangka Sempat Perkosa Korban

Ilustrasi (MerahPutih/Alfi Rahmadhani)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Megapolitan - Tim Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya berhasil mengungkap misteri pembunuhan AAP, siswi MTs yang menjadi korban pembunuhan di hutan jati Tenjo, Jasinga, Bogor. Petugas meringkus pelaku yang tak lain adalah paman korban.   

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Krishna Murti mengungkapkan sebelum dihabisi, korban juga sempat diperkosa oleh pelaku. Pelaku membunuh korban karena panik   takut dilaporkan. 

"Saat ini pelaku yang merupakan paman korban sudah diamankan. Pelaku sempat memperkosa sebelum menghabisi nyawa korban," katanya di Mapolda Metro Jaya, Rabu (25/11).

Menurut Krishna Murti, Anwar menjemput korban yang masih mengenakan seragam sekolah di kawasan parkiran Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat pada hari Kamis (22/10) sekira pukul 14.30 WIB. Tersangka berdalih ingin mengajak jalan-jalan.  

Dengan mengendarai motor milik tersangka, keduanya menuju kawasan hutan Perhutani RHP Tenjo, Jasinga, Bogor. 

Krishna mengatakan meski masih siang TKP sangat sepi sebab daerah tersebut letaknya sangat jauh dari pemukiman penduduk. Untuk masuk ke dalam TKP sendiri cukup jauh. Dari Pos Perhutani sampai ke TKP memakan waktu satu jam.

"Di tempat sepi, tersangka mengajak korban melakukan hubungan intim, tapi ditolak oleh korban lantaran korban mengaku dirinya sedang datang bulan (mensturasi)," ujarnya. Lalu Anwar balik mengancam akan meninggalkan AAP di tengah hutan sendirian jika menolak ajakan bersetubuh. 

Di bawah ancaman, AAP terpaksa melayani nafsu bejat Anwar. Setelah selesai berhubungan AAP sempat berkata akan mengadukan perbuatan tersangka ke orang tuanya. 

Mendengar ucapan AAP tersebut, Anwar yang gelap mata secara refleks mengambil sebongkah batu lalu memukul bagian belakang kepala korban. "Kenapa saya dipukul," kata AAP, seperti ditirukan Krishna, sambil menatap wajah pelaku.

Pelaku kembali menghantamkan batu untuk kedua kalinya, hingga korban jatuh. Untuk memastikan korban sudah tewas tersangka kembali memukul kepala korban. 

Tubuh korban yang sudah tak berdaya diseret beberapa meter ke semak-semak. Untuk menghilangkan jejak, pelaku membakar seragam milik korban. 

Keluarga korban melaporkan anaknya yang hilang ke Polda Metro Jaya. Tersangka ditangkap di Cikesik, Pandeglang, Banten pada Selasa (24/11) dini hari.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatanya pelaku dijerat dengan pasal 285 KUHP, Pasal 287 KUHP, Pasal 338 KUHP, Pasal 339 KUHP, Pasal 80 ayat (3) Jo. Pasal 76 c dan Pasal 81 (1) dan (2) Jo. Pasal 76 d UU RI No 35 tahun 2014 tentang perbahan UU RI No 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak. (gms)

BACA JUGA:

  1. Ahok akan Pecat Pejabat Lagi
  2. Warga Korsel Jadi Korban Penusukan di Tangerang
  3. Preman Jadi Kepala Desa, Transfer Langsung Dana Desa Dipertimbangkan Lagi
  4. Penembakan Kantor ESDM Diduga Kejahatan Jalanan
  5. Polisi Tangkap Pengedar Sabu di Kalangan ABG

 

#Liputan Khusus #Kombes Pol Krishna Murti #Polda Metro Jaya #Penemuan Mayat #Pembunuhan Sadis
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Luhung Sapto

Penggemar Jones, Penjelajah, suka makan dan antimasak
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Polda Metro Jaya Siapkan 8 Kantong Parkir untuk FIFA ASEAN Cup 2026 di GBK
Polda Metro Jaya menyiapkan 8 kantong parkir untuk FIFA ASEAN Cup 2026 di GBK. Simak lokasi dan kapasitas motor serta mobil yang tersedia.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 25 September 2026
Polda Metro Jaya Siapkan 8 Kantong Parkir untuk FIFA ASEAN Cup 2026 di GBK
Indonesia
Viral Bedah Buku Feby Indriani Dibubarkan, Polisi Endus Dugaan Penistaan Agama
Pembubaran diskusi buku Feby Indriani di Bogor berbuntut panjang! Polda Metro Jaya turun tangan usut dugaan penistaan agama dan ancaman SARA.
Wisnu Cipto - Jumat, 25 September 2026
Viral Bedah Buku Feby Indriani Dibubarkan, Polisi Endus Dugaan Penistaan Agama
Indonesia
73 Demo Warnai Jakarta Hari Ini, 26.386 Personel Dikerahkan Buat Pengamanan
Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat agar mencari rute alternatif guna menghindari kepadatan di area unjuk rasa.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 24 September 2026
73 Demo Warnai Jakarta Hari Ini, 26.386 Personel Dikerahkan Buat Pengamanan
Indonesia
Polda Metro Buru Pelaku di Balik Peredaran Kacang Tanah yang Diduga Ilegal
Penyelidikan dilakukan terhadap seluruh rangkaian aktivitas barang tersebut.
Dwi Astarini - Rabu, 16 September 2026
Polda Metro Buru Pelaku di Balik Peredaran Kacang Tanah yang Diduga Ilegal
Indonesia
Polda Metro Bongkar 49,85 Ton Kacang Tanah Diduga Ilegal, Dokumen Impor tak Lengkap
Dugaan pelanggaran dalam kasus ini berkaitan dengan persyaratan impor dan ketentuan karantina.
Dwi Astarini - Rabu, 16 September 2026
Polda Metro Bongkar 49,85 Ton Kacang Tanah Diduga Ilegal, Dokumen Impor tak Lengkap
Indonesia
Ada Persija vs Persib di GBK, Polda Metro Siapkan Rekayasa Lalu Lintas dan Kantong Parkir
Persija vs Persib akan digelar di GBK, Sabtu (12/9). Polda Metro telah menyiapkan kantong parkir untuk masyarakat yang menonton.
Soffi Amira - Jumat, 11 September 2026
Ada Persija vs Persib di GBK, Polda Metro Siapkan Rekayasa Lalu Lintas dan Kantong Parkir
Indonesia
Laga Persija vs Persib di GBK masih Terkendala Izin Keamanan
Polda Metro Jaya masih membahas permohonan izin pertandingan yang menjadi salah satu duel paling dinanti di kompetisi musim ini.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Laga Persija vs Persib di GBK masih Terkendala Izin Keamanan
Indonesia
Polisi Tangkap Bandar Besar Obat Keras di Tanah Abang, Ratusan Ribu Butir Barang Bukti Diamankan
RS (38), pria yang disebut bandar besar obat keras di Tanah Abang, ditangkap polisi setelah masuk DPO. Total tersangka dalam kasus ini menjadi enam orang.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
Polisi Tangkap Bandar Besar Obat Keras di Tanah Abang, Ratusan Ribu Butir Barang Bukti Diamankan
Indonesia
Kerusuhan DPR 27 Agustus Bukan Ulah Pendemo, Polda Buru Dalang di Balik Layar
Polda Metro Jaya mendalami dugaan aktor intelektual, penyedia dana, dan penggerak massa di balik kerusuhan DPR 27 Agustus. Polisi tegaskan kerusuhan bukan dilakukan pengunjuk rasa.
Wisnu Cipto - Rabu, 02 September 2026
 Kerusuhan DPR 27 Agustus Bukan Ulah Pendemo, Polda Buru Dalang di Balik Layar
Indonesia
Polda Metro Jaya Ringkus Bandar Besar Obat Keras Tanah Abang, Pelariannya Berakhir di Parkiran Kos
Pelarian bandar besar obat keras daftar G di Tanah Abang akhirnya dihentikan Polda Metro Jaya. RS (38) diciduk bersama barang bukti ratusan ribu butir pil ilegal. Simak kronologinya
Angga Yudha Pratama - Rabu, 02 September 2026
Polda Metro Jaya Ringkus Bandar Besar Obat Keras Tanah Abang, Pelariannya Berakhir di Parkiran Kos
Bagikan