NASA Kembangkan Perangkat Lunak untuk Penerbangan Komersial

Fadhli Fadhli - Minggu, 28 Juni 2015
NASA Kembangkan Perangkat Lunak untuk Penerbangan Komersial

Menara pengawas bandara. (Foto: NASA)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Teknologi - NASA mengembangkan sebuah perangkat lunak baru yang sedang digunakan oleh Federal Aviation Administration (FAA). Rencananya perangkat lunak ini akan diposisikan untuk membantu pengendali lalu lintas udara mengelola pesawat komersial.

Perangkat lunak yang disebut Terminal Sequencing and Spacing (TSAS) ini akan membantu pengendali lalu lintas udara dalam radius lima hingga 35 mil dari menara pengawas. Teknologi ini memungkinkan pilot melakukan penerbangan otomatis yang lebih hemat bahan bakar.

Selain itu penurunan pesawat juga dapat lebih optimal, sehingga dapat menghemat bahan bakar dan mengurangi kebisingan di bandara. Tentunya akan menjamin lalu lintas pesawat yang lebih aman di bandara. Memungkinkan lebih banyak pesawat terdaftar dalam satu sesi.

"Melalui TSAS, inovator aeronautika NASA telah mengembangkan alat lain yang berharga yang akan menguntungkan lingkungan kita, perekonomian kita, dan setiap individu wisatawan udara," kata Jaiwon Shin, administrator asosiasi Misi Direktorat Riset Penerbangan NASA di Washington.

Teknologi manajemen lalu lintas baru ini membuat pilot lebih mudah menggunakan prosedur kedatangan modern dan meringankan kerja pengawas menara bandara. Kedepannya, teknologi ini juga berpotensi mengurangi emisi, kemacetan lalu lintas udara, serta mengurangi konsumsi bahan bakar.

 

Baca juga:

Heboh Kuis Ramalan Takdir ‘Destiny’ di Facebook

Sony Perkenalkan Android M Developer

Google Rilis Wajah untuk Jam Tangan Pintar

Nintendo Mungkinkan Pernikahan Sejenis dalam “Fire Emblem Fates”

Pembaruan Xperia Z3+ Tidak Mampu Atasi Panas Berlebih

#Penerbangan #NASA
Bagikan
Ditulis Oleh

Fadhli

Berkibarlah bendera negerku, tunjukanlah pada dunia.

Berita Terkait

Indonesia
3 Gunung Api di Indonesia Timur Meletus Hampir Bersamaan, Abunya Berpotensi Ganggu Penerbangan
Gunung Dukono, Gunung Ibu, dan Gunung Lewotobi Laki-laki meletus pada Jumat pagi. Badan Geologi menetapkan status Siaga di Lewotobi dan Waspada di Dukono serta Ibu.
Wisnu Cipto - Jumat, 12 Juni 2026
3 Gunung Api di Indonesia Timur Meletus Hampir Bersamaan, Abunya Berpotensi Ganggu Penerbangan
ShowBiz
NASA Ungkap Kru Artemis III, Siap Balik ke Bulan
Kru yang dijadwalkan meluncur paling cepat pada akhir 2027 itu terdiri dari tiga astronaut NASA dan satu astronaut Badan Antariksa Eropa (ESA).
Dwi Astarini - Rabu, 10 Juni 2026
 NASA Ungkap Kru Artemis III, Siap Balik ke Bulan
Indonesia
Indonesia Diyakini Bakal Layani 690 Juta Penumpang Pesawat di 2045
Indonesia menurut IATA diproyeksikan menjadi pasar penerbangan terbesar keempat di dunia pada tahu2030.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 06 Mei 2026
Indonesia Diyakini Bakal Layani 690 Juta Penumpang Pesawat di 2045
Tekno
Your Name in Landsat NASA: Begini Cara Buat Nama dari Satelit yang Viral
Your Name in Landsat NASA viral! Simak cara membuat nama dari citra satelit Landsat lengkap dengan langkah mudah dan penjelasannya.
ImanK - Jumat, 24 April 2026
Your Name in Landsat NASA: Begini Cara Buat Nama dari Satelit yang Viral
Indonesia
Blanket Overflight dalam Perspektif Hukum Udara
Blanket overflight sudah lama dipraktikkan dalam dunia penerbangan, bahkan jauh sebelum adanya hukum udara internasional.
Soffi Amira - Selasa, 14 April 2026
Blanket Overflight dalam Perspektif Hukum Udara
Dunia
Astronaut Artemis II Kembali Selamat ke Bumi, Misi Bersejarah NASA Berakhir Sukses
Astronaut Artemis II kembali dengan selamat ke Bumi. Kapsul Orion mendarat sempurna di Samudra Pasifik dekat lepas pantai San Diego, Amerika Serikat.
Soffi Amira - Sabtu, 11 April 2026
Astronaut Artemis II Kembali Selamat ke Bumi, Misi Bersejarah NASA Berakhir Sukses
Dunia
Artemis II Kembali ke Bumi, Bawa Oleh-Oleh Pengetahuan Baru tentang Bulan
Mereka memiliki jauh lebih banyak foto dan lebih banyak cerita untuk dibagikan kepada dunia saat mereka bersiap kembali ke bumi.
Dwi Astarini - Kamis, 09 April 2026
Artemis II Kembali ke Bumi, Bawa Oleh-Oleh Pengetahuan Baru tentang Bulan
Lifestyle
Artemis II Tuntaskan Perjalanan Mengitari Bulan, Lampaui Rekor Apollo 13
Bulan tampak memenuhi jendela kapsul mereka, saat para astronaut Artemis II melaju memasuki penerbangan melintasi bulan.
Dwi Astarini - Selasa, 07 April 2026
Artemis II Tuntaskan Perjalanan Mengitari Bulan, Lampaui Rekor Apollo 13
Indonesia
Harga Avtur Naik, Pemerintah Nolkan Bea Masuk Suku Cadang Pesawat
Pemerintah nolkan bea masuk suku cadang pesawat untuk tekan biaya maskapai akibat kenaikan harga avtur. Tiket pesawat dijaga tetap terjangkau.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 07 April 2026
Harga Avtur Naik, Pemerintah Nolkan Bea Masuk Suku Cadang Pesawat
Dunia
Setelah Setengah Abad, Manusia Kembali ke Bulan lewat Misi Artemis II
Badan antariksa Amerika Serikat NASA mengumumkan misi antariksa Artemis II akan membawa kru manusia meluncur ke bulan.
Dwi Astarini - Kamis, 02 April 2026
Setelah Setengah Abad, Manusia Kembali ke Bulan lewat Misi Artemis II
Bagikan