MKD DPR Segera Tindaklanjuti Laporan Ijazah Palsu
Mantan staf administrasi Frans Agung Mulia, Denty Noviani Sari temui Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) di DPR, Jakarta, Kamis (28/5). (Foto: MerahPutih/Achmad)
MerahPutih, Nasional-Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR menilai keterangan yang diberikan mantan staf anggota Dewan Denty Noviani Sari sudah cukup. Tapi, MKD belum bisa menarik kesimpulan.
"Sudah cukup, tapi belum bisa disimpulkan," kata Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) Surahman Hidayat, anggota DPR dari Fraksi PKS di DPR, Jakarta, Kamis (28/5).
Menurut dia, keterangan Denty harus dikonfrontir dengan keterangan terlapor, Frans Agung Mulia Natamengala, anggota DPR dari Fraksi Hanura, yang tak lain mantan atasan Denty.
Sementara itu, Denty berharap MKD menindaklanjuti laporannya dan MKD memecat Frans dari DPR.
"Saya berharap dia (Frans) merasakan apa yang saya rasakan, diberhentikan dan saya mendapat pesangon," ujar Denty
Seperti diberitakan sebelumnya, Frans dilaporkan Denty lantaran menggunakan gelar Doktor yang diduga palsu pada kartu namanya. Selain itu, Frans dilaporkan karena melakukan tindakan sewenang-wenang dengan memecat Denty tanpa alasan dan pesangon. (Mad)
Baca Juga:
Selain Ijazah Palsu, Denty Adukan Pemecatan Dirinya
Saksi Ijazah Palsu Bawa Bukti Amplop Cokelat
Benny K Harman: Pembersihan Ijazah Palsu Harus Dimulai dari DPR
Bagikan
Berita Terkait
Jangan Asal Angkut! Kayu Sisa Banjir Sumatra Ternyata Masuk Kategori Sampah Spesifik
Bawang Ilegal 'Haram' Hampir Masuk Pasar, Pemerintah Didesak Seret Dalang Penyelundupan ke Meja Hukum
DPR Tegaskan KUHAP Baru Persulit Penahanan Ngawur, Tinggalkan Asas Monistis Warisan Belanda
Kuasa Hukum Jokowi: Terlalu Dini Simpulkan Restorative Justice usai Pertemuan dengan Eggi Sudjana
Jokowi Maafkan 2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu, PSI: Proses Hukum Harus Tetap Berjalan
DPR Dorong Vaksinasi Influenza Siswa Cegah Superflu, Sekolah Diharap Terapkan Protokol Kesehatan
2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu Kunjungi Rumah Jokowi di Solo, Apa Saja yang Dibahas?
Indonesia Swasembada Pangan, DPR Ingatkan Pemerintah Dompet Petani Juga Harus 'Tebal'
Polri Sudah Paten Tapi Budaya Kerja Masih ‘Lelet’, DPR Minta Reformasi Mental
DPR Desak Reformasi Total Internal Polri, Jangan Lembek ke Anggota Nakal