Minggu Pagi Soal UN SMP Tiba di Kepulauan Seribu

Bahaudin MarcopoloBahaudin Marcopolo - Sabtu, 02 Mei 2015
Minggu Pagi Soal UN SMP Tiba di Kepulauan Seribu

Pelajar SMPN 2 mengikuti istighosah dan doa bersama di Masjid Agung Baitul Hakim, sebelum melaksanakan UN di Kota Madiun, Jatim, Sabtu (2/5). (antara foto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Pendidikan - Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta Arie Budiman mengungkapkan bahwa khusus bagi Kepulauan Seribu, soal Ujian Nasional tingkat Sekola Menengah Pertama (SMP) baru akan di distribusikan hari Minggu, (3/5) pagi.

"Khusus untuk Kepulauan seribu akan didistribusikan esok, Minggu pukul 06:00 WIB dari Marina Ancol. Akan saya resmi lepas," tuturnya di Jakarta, Sabtu, (2/4).

Arie menjelaskan, hari minggu pagi (3/5) pukul 05:00 WIB naskah UN berangkat dati SMPN 30 menuju Marina Ancol Dermaga 18 menggunakan mobil pos dan di kawal polisi. Setelah sampai Marina, naskah diangkut ke kapal yang sudah stand by (siap siaga) untuk didistribusikan ke sekolah-sekolah yang dipimpin ketua sub rayon.

Lanjutnya pada pukul 06:00 WIB kapal berangkat dari Marina dengan tujuan pertama Pulau Untung Jawa untuk menurunkan naskah soal dan petugas untuk SMPN 285 dan paket B PKBM 37, yang kemudian disimpan di Pos polisi P. Untung Jawa.

Lalu kapal berlanjut ke Pulau Lancang untuk menurunkan naskah dan petugas untuk SMPN 288, ke Pulau Pari untuk menurunkan soal naskah untuk SATAP 01, Pulau Tidung untuk menurunkan soal naskah untuk SMPN 241 dan MTsN 26, Pulau Kelapa untuk menurunkan soal naskah untuk SMPN 260, SMPN SAQTAP 02, Pulau Sebira dan Paket PKBM 36, dan yang terakhir ke Pulau Pramuka untuk menurunkan soal naskah untuk SMP 133.

Adapun rincian peserta UN SMP di Kepulauan Seribu. Yakni SMPN 133 sebanyak 86 siswa, SMP 241 sebanyak 63 siswa, SMP 260 sebanyak 106 siswa, SMP 285 sebanyak 38 siswa, SMP 288 sebanyak 31 siswa, SMPN SATAP 01 Pulau Pari sebanyak 19 siswa, SMPN SATAP 02 Pulau Sebira sebanyak 8 siswa, MTsN 26 sebanyak 75 siswa, Paket B PKBM sebanyak 36 siswa, dan Paket B PKBM 37 siswa. (Rfd)

BACA JUGA:

20 Tahun Mengabdi, Guru Honorer di Makassar Hanya Digaji Rp 200 ribu Perbulan 

Curhat Guru Honorer, Ngarep Diangkat Jadi PNS 

Cegah Pesta Bikini Terulang, Dinas Pendidikan DKI Kirim Surat Edaran 

Mau Kuliah, Nenek 4 Anak dan 8 Cucu Ikut Ujian Paket C 

149.172 Siswa SMP di Jakarta Siap Ikuti UN

 

 

#Guru Honorer #Ujian Nasional
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Tok! Ujian TKA SMA Tahun Ini Dimajukan ke Oktober 2026, Daftar Mulai Agustus
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi menetapkan jadwal pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMA tahun ajaran 2026/2027.
Wisnu Cipto - Rabu, 27 Mei 2026
Tok! Ujian TKA SMA Tahun Ini Dimajukan ke Oktober 2026, Daftar Mulai Agustus
Indonesia
Bukan Lagi Wewenang Daerah, Pengangkatan dan Distribusi Guru Diusulkan Dilakukan Pemerintah Pusat
Selain itu, agar pengangkatan guru, pamong belajar, penilik, dan pengawas sekolah dilakukan pemerintah pusat.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 26 Mei 2026
Bukan Lagi Wewenang Daerah, Pengangkatan dan Distribusi Guru Diusulkan Dilakukan Pemerintah Pusat
Indonesia
Krisis 480 Ribu Guru Hantui Indonesia, Nasib Honorer Malah Digantung Regulasi
Sebagai langkah konkret, pemerintah harus memberikan rekognisi khusus bagi guru dengan masa pengabdian minimal lima hingga sepuluh tahun
Angga Yudha Pratama - Jumat, 15 Mei 2026
Krisis 480 Ribu Guru Hantui Indonesia, Nasib Honorer Malah Digantung Regulasi
Indonesia
DPR Tolak Skema PPPK Paruh Waktu, Pemerintah Diharap Segera Beri Kepastian Hukum Guru Non ASN Jadi Pegawai Tetap
Esti mendesak pemerintah memastikan kecukupan tenaga pendidik di daerah-daerah melalui pengangkatan yang sesuai aturan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 15 Mei 2026
DPR Tolak Skema PPPK Paruh Waktu, Pemerintah Diharap Segera Beri Kepastian Hukum Guru Non ASN Jadi Pegawai Tetap
Indonesia
Nasib Guru Honorer di Ujung Tanduk? DPR Minta Skema Terukur Selesaikan Masalah Pendidik
Ia meminta para guru non-ASN tetap tenang dan melihat kebijakan terbaru ini sebagai momentum percepatan status menjadi PNS atau PPPK
Angga Yudha Pratama - Selasa, 12 Mei 2026
Nasib Guru Honorer di Ujung Tanduk? DPR Minta Skema Terukur Selesaikan Masalah Pendidik
Indonesia
SE Mendikdasmen Nomor 7 Tahun 2026 Picu Keresahan Guru Honorer, DPR Dorong Manajemen ASN Secara Total
Kekhawatiran mendalam menyelimuti sekitar 237.146 guru honorer yang merasa terancam kehilangan pekerjaan
Angga Yudha Pratama - Selasa, 12 Mei 2026
SE Mendikdasmen Nomor 7 Tahun 2026 Picu Keresahan Guru Honorer, DPR Dorong Manajemen ASN Secara Total
Indonesia
Guru Honorer Jangan Sampai Terbengkalai Akibat Penghapusan Tenaga Non-ASN Tahun 2026
Pemerintah perlu segera melakukan pendataan ulang terhadap tenaga non-ASN yang belum terdaftar dalam basis data BKN guna mempercepat proses administrasi penyerapan formasi ASN secara sistematis
Angga Yudha Pratama - Selasa, 12 Mei 2026
Guru Honorer Jangan Sampai Terbengkalai Akibat Penghapusan Tenaga Non-ASN Tahun 2026
Indonesia
Kemendikdasmen Cari Sekolah Kelebihan Pengajar, Tutupi Kekurangan Formasi 498 Ribu Guru
Kemendikdasmen dan lembaga terkait juga sedang membahas mekanisme seleksi bagi ratusan ribu guru non-ASN tersebut yang sudah masuk sistem Dapodik.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 12 Mei 2026
Kemendikdasmen Cari Sekolah Kelebihan Pengajar, Tutupi Kekurangan Formasi 498 Ribu Guru
Indonesia
Polemik Guru Honorer Berakhir di Tahun 2026 Butuh Kebijakan Afirmasi Pusat
Penyelesaian polemik guru honorer yang terdapat di sekolah negeri mesti dilakukan dalam kerangka perbaikan manajemen tata kelola ASN secara komprehensif.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 12 Mei 2026
Polemik Guru Honorer Berakhir di Tahun 2026 Butuh Kebijakan Afirmasi Pusat
Indonesia
Nasib Guru Honorer Dipastikan Aman, Kemendikdasmen Bantah Isu PHK Massal
Kemendikdasmen membantah adanya isu PHK massal guru honorer. Hal itu terungkap seiring terbitnya SE Nomor 7 Tahun 2026.
Soffi Amira - Senin, 11 Mei 2026
Nasib Guru Honorer Dipastikan Aman, Kemendikdasmen Bantah Isu PHK Massal
Bagikan