Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

LadyJEK, Hadirkan Sistem Aplikasi Dua Arah

Eddy FloEddy Flo - Kamis, 08 Oktober 2015
LadyJEK, Hadirkan Sistem Aplikasi Dua Arah

LadyJEK (Foto: MP/ Rizky Fitrianto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih Bisnis - Founder LadyJek, Brian Mulyadi menjelaskan perusahaan transportasi ojek online yang terdapat pada LadyJEK memiliki layanan berbeda dari ojek online pada umumnya. Sistem yang dihadirkan pada LadyJEK yakni sistem dua arah, setelah penumpang menggunakan jasa angkutan pribadi ini, penumpang dapat memberikan rating kepada pengemudi. Sebaliknya driver juga bisa memberikan rating bagi penumpang yang menggunakan jasanya melalui aplikasi yang terdapat di LadyJEK.

"Fasilitas sistem dua arah ini sengaja dihadirkan untuk memberikan pelayanan bagi driver dan customer secara objektif. Sehingga agar mereka saling berinteraksi dengan baik," kata Brian saat ditemui di Typology, Jakarta Selatan, Kamis (8/10).

Brian mengatakan pihaknya akan mengakomodasi setiap kepentingan driver LadyJEK yang mayoritas adalah perempuan. Hal ini dapat dilihat karena layanan yang dibuat hanya diperuntukkan bagi customer wanita. "Sistem dua arah ini sebagai pembeda di layanan aplikasi LadyJEK dengan ojek lain," tuturnya.

Menurut Brian, selama ini aplikasi yang terdapat di ojek online umumnya, pada aplikasi itu hanya satu arah. Dalam arti, pihak customer yang memberikan rating kepada driver saja. "Disinilah keunikan kami, menampilkan sisi dua arah agar driver dengan customer dapat memberikan penilaian," ungkapnya.

Seperti diketahui, saat ini LadyJEK sudah memiliki kantor pendaftaran seperti di Cengkareng, Bekasi, dan Tangerang. Tarif yang ditawarkan oleh LadyJEK yakni 6 km pertama dikenakan tarif sebesar Rp 25.000, sedangkan setiap per kilometer dikenakan biaya Rp 4.000. Promo yang ditawarkan LadyJek sendiri untuk pertama kali naik gratis selama bulan Oktober ini. (Abi)

Baca Juga:

  1. LadyJEK, Ojek Khusus Wanita
  2. Launching LadyJEK, Ojek Online Khusus Wanita
  3. Marak Ojek Online, Begini Ojek Pangkalan Pelabuhan Tanjung Priok Bertahan
  4. Pelanggan Diteror, CEO Gojek Buat Program Baru
  5. Ahok Ancam Larang GoJek Jika Masih Langgar Aturan
#Perempuan #LadyJEK #Ojek Online
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Ojol Bakal Masuk Sebagai UMKM
Penyusunan regulasi tersebut ditargetkan dapat diselesaikan secepatnya agar status pelaku usaha bagi pengemudi ojol segera memiliki dasar hukum
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 08 Juli 2026
Ojol Bakal Masuk Sebagai UMKM
Indonesia
Jakarta Bakal Perbanyak Shelter Ojol, Beroperasi 24 Jam
Dengan hadirnya shelter di kawasan tersebut, Pramono pun meminta agar Dishub DKI memperbanyak shelter di titik-titik lainnya.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 07 Juli 2026
Jakarta Bakal Perbanyak Shelter Ojol, Beroperasi 24 Jam
Indonesia
Komisi Ojol Dipatok Maksimal 8 Persen, DPR Desak Pemerintah Susun Payung Hukum Permanen
Komisi V DPR akan terus mengawal pelaksanaan kebijakan tersebut agar benar-benar diterapkan sesuai keputusan pemerintah. 

Dwi Astarini - Jumat, 03 Juli 2026
Komisi Ojol Dipatok Maksimal 8 Persen, DPR Desak Pemerintah Susun Payung Hukum Permanen
Indonesia
Potongan Aplikator 8 Persen, DPR Khawatir Pendapatan Ojol Ikut Turun
Pendapatannya turun karena si pengusahanya menurunkan tarif sehingga menjadi pendapatan kepada pengemudi ini turun
Dwi Astarini - Jumat, 03 Juli 2026
 Potongan Aplikator 8 Persen, DPR Khawatir Pendapatan Ojol Ikut Turun
Indonesia
Kesedehanaan Rahmi Hatta yang Penuh Integritas Teladan Perempuan Indonesia
Sejarah Indonesia mencatat banyak perempuan yang memberikan kontribusi besar bagi kemajuan bangsa, baik melalui peran publik maupun melalui pengabdian di lingkungan keluarga dan masyarakat.
Dwi Astarini - Kamis, 02 Juli 2026
Kesedehanaan Rahmi Hatta yang Penuh Integritas Teladan Perempuan Indonesia
Indonesia
Pemerintah Tegaskan Potongan Komisi Ojol 8 Persen pada 1 Juli Langsung Berlaku Tanpa Ada Tahap Uji Coba
Pertemuan intensif antara pihak aplikator, jajaran pimpinan DPR, serta Kementerian Perhubungan membuahkan kesepakatan bulat mengenai tenggat waktu pelaksanaan aturan
Angga Yudha Pratama - Minggu, 28 Juni 2026
Pemerintah Tegaskan Potongan Komisi Ojol 8 Persen pada 1 Juli Langsung Berlaku Tanpa Ada Tahap Uji Coba
Indonesia
11,54 Juta Perempuan Indonesia Jadi Kepala Keluarga, Kesenjangan Bisa Melebar
Komposisi penduduk laki-laki mencapai 50,47 persen, sementara perempuan sebesar 49,53 persen. Sementara itu, perempuan dewasa berusia 18-59 tahun sekitar 29,57 persen.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 26 Juni 2026
11,54 Juta Perempuan Indonesia Jadi Kepala Keluarga, Kesenjangan Bisa Melebar
Indonesia
Belum Akan Diterapkan, Maxim Masih Kaji Kebijakan Pendapatan Aplikator 8 Persen
Perusahaan masih melakukan diskusi internal dan penelitian lebih lanjut terkait implementasi kebijakan tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 24 Juni 2026
Belum Akan Diterapkan, Maxim Masih Kaji Kebijakan Pendapatan Aplikator 8 Persen
Berita Foto
Pimpinan DPR Bersama GoTo dan Grab Umumkan Potongan Komisi Ojol 8 Persen
Konferensi pers terkait potongan komisi untuk layanan ojek online (ojol) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (23/6/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 23 Juni 2026
Pimpinan DPR Bersama GoTo dan Grab Umumkan Potongan Komisi Ojol 8 Persen
Indonesia
DPR Bertemu Bos GoTo dan Grab, Komisi Ojol Resmi Turun Jadi 8 Persen Mulai 1 Juli 2026
Gojek dan Grab sepakat menurunkan potongan komisi ojek online roda dua menjadi 8% mulai 1 Juli 2026. Kebijakan ini merupakan tindak lanjut Perpres Nomor 27 Tahun 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 23 Juni 2026
DPR Bertemu Bos GoTo dan Grab, Komisi Ojol Resmi Turun Jadi 8 Persen Mulai 1 Juli 2026
Bagikan