Komisi I DPR Nilai RI Tidak Perlu Tarik Dubes Dari Arab Saudi dan Yaman
Sejumlah WNI yang baru tiba di Indonesia menunggu kendaraan untuk dipulangkan ke daerah asal mereka di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Senin (13/4). (Antara Foto)
MerahPutih Nasional - Meski Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) diserang bom dan hancur luluh lantah, namun Komisi I DPR RI tetap meminta kepada pemerintah untuk kembali membangun KBRI sementara di Yaman.
"Kita buat kedubes sementara di luar pertempuran, boleh di Yaman tapi di luar wilayah konflik," kata Supiyadin, pada merahputih.com, di DPR, Jakarta, Senin (21/4).
Menurut Supiyadin, Indonesia tidak perlu menarik duta besar, baik di Yaman maupun di Arab Saudi. Sebab, kata dia, Indonesia tidak memiliki riwayat konflik dengan mereka.
"Supaya Kedubes tetap berfungsi, kalau enggak, tetap tinggal di situ, dihajar kita, kedubes tidak berfungsi," sambung politikus Nasional Demokrat ini.
Seperti diketahui, Senin (21/4) kemarin kantor Kedutaan Indonesia di bom. Pelakunya adalah Arab Saudi. Sedikitnya, dua orang warga Indonesia terluka. (mad)
BACA JUGA:
Bom KBRI di Yaman, Arab Saudi Perlu Diberi Peringatan
Houthi Tuding Arab Saudi Ingin Kuasai Yaman
Bagikan
Bahaudin Marcopolo
Berita Terkait
Kemenlu Pulangkan 3 WNI Terjebak di Yaman
Manipulasi Gambar Jadi Konten Porno, DPR Dukung Komdigi Blokir Grok AI
Kemenlu Tengah Berupaya Keluarkan WNI dari Yaman, Wilayah Udara Masih Ditutup
Komisi I DPR Soroti Serangan AS ke Venezuela, Hukum Internasional Kian Diabaikan
Pesawat CN-235 Buatan Indonesia Dipakai AS di Operasi Maduro, DPR: Perkuat Alutsista Nasional
Penangkapan Presiden Venezuela Rusak Tatanan Dunia, DPR Minta RI Desak PBB Gelar Sidang Darurat
Diusulkan Jadi Presiden Dewan HAM PBB, DPR: Kepercayaan Dunia terhadap Indonesia akan Meningkat
Resbob Hina Suku Sunda, Komisi I DPR Minta Pelaku Ujaran Kebencian Ditindak Tegas
Soal Viralisasi Bansos, Komisi I DPR: Bantuan Pemerintah Tak Perlu Dibandingkan dengan Gotong Royong Warga
Bantuan Asing untuk Bencana Sumatra Belum Dibuka, Komisi I DPR: Indonesia Mampu Berdiri di Atas Kaki Sendiri