Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Kisah Cinta Seribu Candi, Roro Jonggrang dan Bandung Bondowoso

Ana AmaliaAna Amalia - Minggu, 21 Februari 2016
Kisah Cinta Seribu Candi, Roro Jonggrang dan Bandung Bondowoso

Instagram @michelleagatha

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Budaya - Belakangan ini banyak meme yang menggambarkan perbedaan wanita zaman dulu dengan wanita zaman sekarang, wanita zaman sekarang hanya meminta perhatian dari lelakinya, tapi wanita zaman dulu minta dibuatkan seribu candi hanya dalam satu malam.

Meme ini mengingatkan kita pada sebuah lagenda Jawa kuno, yaitu kisah percitaan yang bertepuk sebelah tangan antara Roro Jonggrang dengan pangeran Bandung Bondowoso.

Dalam legenda, kisah cinta mereka dianggap sebagai asal muasal terbentuknya kompleks candi di Yogyakarta, yang dikenal dengan Candi Sewu, Candi Prambanan, Keraton Ratu Baka, dan arca Dewi Durga yang ditemukan di dalam candi Prambanan. Rara Jonggrang artinya adalah "dara (gadis) langsing".

Lalu siapakah Roro Jonggrang dan pangeran Bandung Bondowoso?

Alkisah hiduplah seorang pangeran yang sakti mandraguna bernama Bandung Bondowoso, sang pangeran adalah putra dari raja besar Damar Maya yang menguasai kerajaan Pengging.

Sayang seribu sayang kerajaan Pengging bermusuhan dengan kerajaan Baka yang dipimpin oleh seorang rasaksa bernama Prabu Baka, meski rasaksa, Prabu Baka memiliki seorang putri nan cantik jelita bernama Roro Jonggrang.

Dalam sebuah pertempuran antara kerajaan Pengging dan Kerajaan Baka, sang Prabu Baka pun tewas dibunuh oleh Bandung Bondowoso, hingga kerajaan Baka pun dikuasainya.

Datanglah romobongan pangeran Bandung Bondowoso datang ke kerajaan baka, di sanalah ia melihat Roro Jonggrang dan terpikat akan kecantikannya dan ingin menikahinya.

Tapi Roro Jonggrang tentu tak sudi menikah dengan orang yang telah membunuh sang ayah, kemudian ia pun membuat tipu muslihat.

Karena Bandung Bondowoso terus membujuk dan memaksa, akhirnya sang putri bersedia dipersunting, namun dengan dua syarat yang mustahil untuk dikabulkan. Syarat pertama adalah pembuatan sumur yang dinamakan sumur Jalatunda. Syarat kedua adalah pembangunan seribu candi hanya dalam waktu satu malam. Bandung Bondowoso menyanggupi kedua syarat tersebut.

Sang pangeran berhasil menyelesaikan sumur Jalatunda berkat kesaktiannya. Setelah sumur selesai, Rara Jonggrang berusaha memperdaya sang pangeran agar bersedia turun ke dalam sumur dan memeriksanya. Setelah Bandung Bondowoso turun, sang putri memerintahkan Gupala untuk menutup dan menimbun sumur dengan batu. Akan tetapi, Bandung Bondowoso berhasil keluar dengan cara mendobrak timbunan batu berkat kesaktiannya. Bondowoso sempat marah, namun segera tenang karena kecantikan dan bujuk rayu sang putri.

Untuk mewujudkan syarat kedua, sang pangeran memanggil makhluk halus, jin, setan, dan dedemit dari perut Bumi. Dengan bantuan makhluk halus ini, sang pangeran berhasil menyelesaikan 999 candi. Ketika Rara Jonggrang mendengar kabar bahwa seribu candi sudah hampir rampung, sang putri berusaha menggagalkan tugas Bondowoso. Ia membangunkan dayang-dayang istana dan perempuan-perempuan desa untuk mulai menumbuk padi. Ia juga memerintahkan agar gundukan jerami dibakar di sisi timur.

Mengira bahwa pagi telah tiba dan sebentar lagi matahari akan terbit, para makhluk halus lari ketakutan bersembunyi masuk kembali ke perut Bumi. Akibatnya, hanya 999 candi yang berhasil dibangun sehingga usaha Bandung Bondowoso gagal. Setelah mengetahui bahwa semua itu adalah hasil kecurangan dan tipu muslihat Rara Jonggrang, Bandung Bondowoso amat murka dan mengutuk Rara Jonggrang agar menjadi batu. Sang putri berubah menjadi arca terindah untuk menggenapi candi terakhir.

Menurut kisah ini, situs Ratu Baka di dekat Prambanan adalah istana Prabu Baka, sedangkan 999 candi yang tidak rampung kini dikenal sebagai Candi Sewu, dan arca Durga di ruang utara candi utama di Prambanan adalah perwujudan sang putri yang dikutuk menjadi batu dan tetap dikenang sebagai Lara Jonggrang yang berarti "gadis yang ramping".

Legenda ini adalah dongeng atau cerita rakyat yang menjelaskan asal mula yang ajaib dari situs-situs bersejarah di Jawa, yaitu Keraton Ratu Baka, Candi Sewu, dan arca Durga di ruang utara candi utama Prambanan. Meskipun candi-candi ini berasal dari abad ke-9, akan tetapi diduga dongeng ini disusun pada zaman yang kemudian yaitu zaman Kesultanan Mataram.

BACA JUGA:

  1. BPCB Yogyakarta Temukan Pagar Kuno Candi Prambanan
  2. Kampanyekan Cagar Budaya, BPCB Yogyakarta Manfaatkan Mobil Bioskop Keliling
  3. Pantai Ngedan Wisata Unik Gunungkidul Yogyakarta
  4. Goa Jomblang, Cahaya Surga di Yogyakarta
  5. Pesona Keindahan Pantai Drini Gunugkidul Yogyakarta
#Wisata Candi #Roro Jonggrang #Candi Prambanan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ana Amalia

Happy life happy me
Show More

Berita Terkait

Travel
Aktivitas Menarik saat Liburan ke Candi Prambanan, Pastikan Nonton Sendratari 'Ramayana'
Beragam aktivitas menarik dapat dinikmati wisatawan dari berbagai kalangan di Candi Prambanan.
Dwi Astarini - Jumat, 10 Juli 2026
Aktivitas Menarik saat Liburan ke Candi Prambanan, Pastikan Nonton Sendratari 'Ramayana'
Travel
Kisah Relief Candi Prambanan, Media Pengajaran Hindu di Masanya
Setiap panel relief menghadirkan cerita yang sarat akan nilai moral, keagamaan, hingga kebudayaan.
Dwi Astarini - Jumat, 10 Juli 2026
Kisah Relief Candi Prambanan, Media Pengajaran Hindu di Masanya
Tradisi
Legenda Roro Jonggrang di Balik Candi Prambanan
Kisah Roro Jongrang jadi legenda turun-temurun terkait dengan kompleks candi Hindu terbesar di Indonesia yang berdiri di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah ini.
Dwi Astarini - Kamis, 09 Juli 2026
Legenda Roro Jonggrang di Balik Candi Prambanan
Berita Foto
Momen Hangat Presiden Prabowo dan PM India Narendra Modi saat Berkunjung ke Candi Prambanan
Presiden Prabowo Subianto mendampingi Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi saat mengunjungi Candi Prambanan di DI Yogyakarta, Rabu (8/7/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 08 Juli 2026
Momen Hangat Presiden Prabowo dan PM India Narendra Modi saat Berkunjung ke Candi Prambanan
Indonesia
Restorasi Besar Candi Prambanan Rampung 2029, PM Modi : Wisatawan India akan Tertarik Berkunjung
Modi juga bakal kembali ke Indonesia untuk meresmikan restorasi tersebut.
Dwi Astarini - Rabu, 08 Juli 2026
Restorasi Besar Candi Prambanan Rampung 2029, PM Modi : Wisatawan India akan Tertarik Berkunjung
Indonesia
Indonesia dan India Resmi Kerja Sama Restorasi Candi Prambanan, Ditargetkan Rampung pada 2029
Prabowo Subianto dan Narendra Modi meresmikan kerja sama restorasi Candi Prambanan. Proyek konservasi ditargetkan rampung sebelum 2029 dengan teknologi AI dan LiDAR.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 08 Juli 2026
Indonesia dan India Resmi Kerja Sama Restorasi Candi Prambanan, Ditargetkan Rampung pada 2029
Indonesia
Prabowo dan PM India Narendra Modi Kunjungi Candi Prambanan, Resmikan Revitalisasi hingga Bahas Diplomasi Budaya
Prabowo dan Narendra Modi mengunjungi Candi Prambanan untuk meresmikan revitalisasi, membahas kerja sama pelestarian, serta memperkuat diplomasi budaya Indonesia-India.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 08 Juli 2026
Prabowo dan PM India Narendra Modi Kunjungi Candi Prambanan, Resmikan Revitalisasi hingga Bahas Diplomasi Budaya
Indonesia
India Bantu Indonesia Restorasi Candi Prambanan
Restorasi Kompleks Candi Prambanan akan dilaksanakan melalui kerja sama Pemerintah Indonesia dan Archaeological Survey of India (ASI).
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 07 Juli 2026
India Bantu Indonesia Restorasi Candi Prambanan
Fun
KAWS Bakal Mejeng di Candi Prambanan
KAWS akan bertandang ke Indonesia.
Andrew Francois - Kamis, 03 Agustus 2023
KAWS Bakal Mejeng di Candi Prambanan
Bagikan