Kapolri: Deteksi Dini ISIS Hanya Bisa Melalui Dialog

Bahaudin MarcopoloBahaudin Marcopolo - Senin, 27 April 2015
Kapolri: Deteksi Dini ISIS Hanya Bisa Melalui Dialog

Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti bersama dengan Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko di Istana Negara, Jumat (17/4) (Antara Foto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Nasional - Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti kembali menegaskan bahwa paham gerakan islam radikal Islaic State of Iraq and Syiria (ISIS) jauh lebih berbahaya daripada gerakan al-Qaeda.

Jenderal bintan 4 itu menambahkan deteksi dini terhadap kelompok atau mereka yang simpati terhadap gerakan ISIS tidak bisa dilakukan hanya dengan melihat tampilan fisik semata, misalnya dengan berjenggot lebat dan memakai celana cingkrang.

"Deteksi dini mereka hanya dengan melalui dialog," kata Kapolri seperti dilansir dari faceb0ok resmi DIvisi Humas Mabes Polri, Senin (27/4).

Lebih lanjut alumnus Akpol tahun 1982 itu menambahkan, ideologi dan paham ISIS identik dengan 'takfiriyah' atau mengkafirkan semua orang yang berada diluar kelompok mereka. Dengan melakukan dialog maka akan diketahui dan terdeteksi cara paham dan pikiran seseorang apakah identik dengan paham Takfiriyah atau tidak. Sementara itu gerakan Al Qaeda lebih menyasar segala hal kepentingan Barat terutama Amerika Serikat.
“Intinya, kami akan terus deteksi dan monitor. Kalau tidak terlibat pidana, akan kami biarkan, tetapi kalau terlibat, akan kami tangkap. Itulah guna dari monitoring, dan ini cukup bagus,” sambung Badrodin Haiti.

Mantan Kapolda Jatim itu berjanji tidak akan pernah “tidur” untuk menghadapi kelompok teror. Ia juga berharap begitu kelompok radikal berhasil ditangkap maka peran lembaga lain semisal Kementrian Agama (Kemenag) dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPT) menjadi penting. Kedua lembaga tersebut diharapkan agar berkontribusi memberikan pencerahan dengan melakukan deradikalisasi terhadap mereka.

"Terorisme ini lebih banyak ideologi, soal pemikiran, yang tidak akan selesai kalau hanya di penjara," tandas Badrodin. (bhd)

BACA JUGA:

Jadi Tentara ISIS Dicaci, Jadi Tentara Amerika Dipuja 

ISIS Potong Tangan Begal Motor 

Wawan Purwanto: ISIS Tawari WNI Gaji Rp 140 Juta

 

 

#Teroris #ISIS #Jenderal Badrodin Haiti #Kapolri
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
WNI Anak Terkait ISIS Dibui Hampir 8 Bulan di Yordania, Kemenlu Pastikan Kondisinya Sehat
WNI anak berinisial KL ditahan di Yordania sejak 19 Mei 2025 atas dugaan mendukung aktivitas ISIS.
Wisnu Cipto - Rabu, 14 Januari 2026
WNI Anak Terkait ISIS Dibui Hampir 8 Bulan di Yordania, Kemenlu Pastikan Kondisinya Sehat
Indonesia
WNI Anak di Yordania Diduga Dukung ISIS, Kemenlu Pantau Proses Hukum
Penangkapan KL ini dengan dugaan keterlibatan dalam aktivitas daring yang terindikasi mendukung ISIS.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Januari 2026
WNI Anak di Yordania Diduga Dukung ISIS, Kemenlu Pantau Proses Hukum
Indonesia
Polri Pastikan Layanan 110 Bisa Diakses Seluruh Warga Indonesia Tanpa Biaya
Polri berharap masyarakat bisa semakin merasakan kehadiran negara, khususnya dalam memberikan perlindungan, pengayoman, serta pelayanan secara cepat dan profesional.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Januari 2026
Polri Pastikan Layanan 110 Bisa Diakses Seluruh Warga Indonesia Tanpa Biaya
Indonesia
Polri Sudah Paten Tapi Budaya Kerja Masih ‘Lelet’, DPR Minta Reformasi Mental
Rano juga melirik potensi reformasi di tubuh Mahkamah Konstitusi (MK)
Angga Yudha Pratama - Jumat, 09 Januari 2026
Polri Sudah Paten Tapi Budaya Kerja Masih ‘Lelet’, DPR Minta Reformasi Mental
Indonesia
Komisi III DPR Cermati Usulan Penambahan Wakapolri Jadi 2 Orang
Konsep pembagian wilayah barat dan timur lebih diarahkan untuk memperpendek rentang kendali serta meningkatkan efektivitas pengawasan dan pelayanan kepolisian di daerah.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Januari 2026
Komisi III DPR Cermati Usulan Penambahan Wakapolri Jadi 2 Orang
Indonesia
Pakar Usul Kapolri Didampingi 2 Wakapolri, Mudahkan Pematauan Penyimpangan
beragam penyimpangan yang dilakukan anggota Polri di lapangan akan lebih mudah untuk terawasi pimpinan tertinggi.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Januari 2026
Pakar Usul Kapolri Didampingi 2 Wakapolri, Mudahkan Pematauan Penyimpangan
Indonesia
Tahun Baru 2026, Doa Bersama Gantikan Kemeriahan Kembang Api
Kapolri mengatakan masyarakat umumnya mengikuti aturan tersebut karena merupakan bagian dari empati kepada korban bencana di Pulau Sumatra.
Dwi Astarini - Rabu, 31 Desember 2025
Tahun Baru 2026, Doa Bersama Gantikan Kemeriahan Kembang Api
Indonesia
Akui Kinerja Polisi Jauh dari Harapan, Kapolri Minta Maaf dan Janji tak Baper Terima Kritikan Publik
Sigit menekankan komitmen Polri untuk terus melakukan pembenahan agar institusi Korps Bhayangkara semakin sesuai dengan harapan publik.
Dwi Astarini - Rabu, 31 Desember 2025
Akui Kinerja Polisi Jauh dari Harapan, Kapolri Minta Maaf dan Janji tak Baper Terima Kritikan Publik
Indonesia
Belasan Ribu Polisi Diperintahkan Tetap di Lokasi Bencana Sumatra sampai Kondisi Benar-Benar Pulih
Selain personel, berbagai peralatan dan bantuan kemanusiaan turut dikirim guna mempercepat pemulihan masyarakat terdampak.
Dwi Astarini - Selasa, 30 Desember 2025
Belasan Ribu Polisi Diperintahkan Tetap di Lokasi Bencana Sumatra sampai Kondisi Benar-Benar Pulih
Indonesia
Kamera Tilang E-TLE Bikin Polantas makin Susah Lakukan Pungli dan ‘Main Mata’ dengan Pelanggar Lalu Lintas
Sepanjang 2025, sekitar 95 persen penegakan hukum lalu lintas telah berbasis e-TLE, sedangkan 5 persen masih dilakukan melalui tilang langsung.
Dwi Astarini - Selasa, 30 Desember 2025
Kamera Tilang E-TLE Bikin Polantas makin Susah Lakukan Pungli dan ‘Main Mata’ dengan Pelanggar Lalu Lintas
Bagikan