Jali-Jali Betawi, Lagu Ceria Penghibur Lara

Eddy FloEddy Flo - Sabtu, 20 Februari 2016
Jali-Jali Betawi, Lagu Ceria Penghibur Lara

Bang Bens, Seniman Betawi saat menyanyikan lagu Jali-Jali (foto: youtube)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih Budaya- Sebagian besar masyarakat indonesia mungkin sudah akrab betul dengan lirik lagu Jali-Jali. Sebab, lagu ini sering diperdengarkan di berbagai kirab budaya betawi atau sering di nyanyikan para seniman betawi saat melakukan syuting di sejumlah stasiun TV.

Namun, tak banyak orang yang tahu makna dan arti dari lirik lagu ini. Lagu Jali-Jali adalah salah satu lagu khas daerah asli Betawi, asal usulnya diyakini lahir dan dikembangkan oleh peranakan Tionghoa Jakarta melalui musik tradisional gambang kromong. Disebabkan, lagu tersebut sangat kental dengan kebudayaan dan khazanah alam betawi kemudian lagu tersebut ditetapkan sebagai lagu daerah Betawi.

Menurut catatan sejarah yang berkembang di masyarakat lagu ini dipopulerkan oleh M. Sagi yang merupakan pimpinan orkes keroncong pada tahun 1942 dan pada tahun 1987, lagu ini sempat diarransemen dengan menggunakan beberapa unsur musik betawi, seperti gambang kromong, tanjidor, sambrah, dan dinyanyikan dengan teknik paduan suara.

Seperti halnya lagu-lagu daerah lain yang memiliki makna tersembunyi, begitu juga dengan lirik lagu Jali-Jali. Secara umum lagu jali-jali merupakan lagu yang padat dengan seni menjahit pantun yang dipadukan dengan musik betawi yang bernuansa ceria. Fungsinya untuk menghibur hati yang sedang lara.

                                                                                              Pohon Jali

Berdasarkan informasi yang dihimpun Merahputih.com dari sejumlah data, diperoleh sekilas makna terkait bait-bait lagu jali-jali.

Jali-Jali adalah sejenis tanaman bijian yang hidup di Asia Timur dan Malaya namun sekarang telah tersebar ke berbagai penjuru dunia. Orang Betawi biasanya menanam tumbuhan jali-jali ini di perkarangan rumah mereka. Sejak masa kanak-kanak, orang Betawi sudah akrab dengan buah jali-jali. Anak-anak menjadikan buah itu sebagai pelor senapan mainan yang mereka buat dari bilah bambu dan karet gelang.

Biji jali juga ada yang dapat diolah menjadi makanan berkarbohidrat juga obat. Ibu-ibu Betawi biasa mengolahnya menjadi bubur yang populer disebut ‘bubur jali’. Sementara para gadis remajanya meronce jali-jali sebagai tirai pintu kamar mereka. Sedangkan para alim ulama Betawi menjadikannya sebagai biji-biji tasbih untuk berzikir.

Kemudian pada bait selanjutnya tersurat lirik Palinglah enak si mangga udang
hei sayang disayang pohonnya tinggi pohonnya tinggi buahnya jarang.

Mangga udang merupakan salah satu jenis varietas tanaman mangga yang tumbuh dan berkembang diberbagi daerah. Nah, di betawi mangga udang dapat ditemui di pinggiran Jakarta dan Tangerang. Mangga ini disebut mangga udang lantaran bentuknya melingkar persis badan udang.

Dipenghujung bait lirik lagu diabadikan kata 'cikini'.
jalilah jali dari cikini sayang.

Cikini merupakan salah satu kota tua bersejarah di Pusat kota Jakarta, Cikini tempo dulu merupakan kawasan basis budaya dan wisata betawi.

Berikut bait-bait lirik lagu Jali-Jali:

ini dia si jali-jali
lagunya enak lagunya enak merdu sekali
capek sedikit tidak perduli sayang
asalkan tuan asalkan tuan senang di hati

palinglah enak si mangga udang
hei sayang disayang pohonnya tinggi pohonnya tinggi buahnya jarang
palinglah enak si orang bujang sayang
kemana pergi kemana pergi tiada yang m’larang

disana gunung disini gunung
hei sayang disayang ditengah tengah ditengah tengah kembang melati
disana bingung disini bingung sayang
samalah sama samalah sama menaruh hati

jalilah jali dari cikini sayang
jali-jali dari cikini jalilah jali sampai disini. (fdi)

BACA JUGA:

  1. Kenali Betawi di Perkampungan Setu Babakan
  2. Tari Topeng Betawi Dipercaya Menjauhkan Dari Marabahaya
  3. Gambang Rancag Kesenian Betawi Yang Punah
  4. Berburu Kuliner Betawi di Festival Lebak Bulus
  5. Dodol Legit Asli Betawi di Festival Lebak Bulus

 

#Lagu Daerah #Kampung Betawi #Setu Babakan #Kuliner Betawi #Budaya Betawi
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

Indonesia
500 Tahun Jakarta, Budaya Betawi Jadi Ikon di Hotel-Hotel Ibu Kota
Pemerintah Provinsi (Pemprov) menggandeng industri perhotelan ibu kota untuk aktif memperkenalkan budaya Betawi kepada wisatawan sebagai bagian untuk mengungkuhkan Jakarta Kota Global
Wisnu Cipto - Jumat, 19 Juni 2026
500 Tahun Jakarta, Budaya Betawi Jadi Ikon di Hotel-Hotel Ibu Kota
ShowBiz
Makna Lagu 'Ana’na Pa’balu Bau', Karya Denny Arghiat yang Angkat Budaya Mamuju
Ana’na Pa’balu Bau karya Denny Arghiat mengangkat kisah cinta sederhana di tengah kehidupan masyarakat pesisir Mamuju.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 17 Juni 2026
Makna Lagu 'Ana’na Pa’balu Bau', Karya Denny Arghiat yang Angkat Budaya Mamuju
Travel
Lirik dan Makna Lagu 'Paris Barantai', Karya Legendaris Banjar yang Sarat Cinta dan Kerinduan
Paris Barantai merupakan lagu daerah legendaris Kalimantan Selatan karya H. Anang Ardiansyah yang mengangkat tema cinta, kerinduan, dan kecintaan terhadap kampung halaman.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 10 Juni 2026
Lirik dan Makna Lagu 'Paris Barantai', Karya Legendaris Banjar yang Sarat Cinta dan Kerinduan
ShowBiz
Makna Lirik Lagu Batak 'Salah Torus', Kisah Pilu Terjebak dalam Hubungan Toxic
Lagu 'Salah Torus' karya Ariandi Oloan Bakkara memiliki makna mendalam tentang hubungan toxic dan perasaan selalu disalahkan. Simak arti lengkapnya.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 28 April 2026
Makna Lirik Lagu Batak 'Salah Torus', Kisah Pilu Terjebak dalam Hubungan Toxic
Indonesia
Ini Lokasi Parkir Pengunjung Lebaran Betawi di Lapangan Banteng Jakarta
Masyarakat yang akan menyaksikan kegiatan Lebaran Betawi 2026 dilarang memarkirkan kendaraan di badan jalan
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 10 April 2026
Ini Lokasi Parkir Pengunjung Lebaran Betawi di Lapangan Banteng Jakarta
Indonesia
Hadiri Gelar Budaya Lebaran Betawi di Lapangan Banteng 10-12 April 2026
Lebaran Betawi 2026 digelar di Lapangan Banteng juga mempertimbangkan aspek historis lokasi.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 05 April 2026
Hadiri Gelar Budaya Lebaran Betawi di Lapangan Banteng 10-12 April 2026
Indonesia
Pramono Bakal Jadikan Betawi Night Diplomasi Budaya ke Pemimpin Dunia
Sebagai pemimpin ibu kota, Pramono ingin budaya Betawi menjadi “jiwa” bagi Jakarta.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 03 Maret 2026
Pramono Bakal Jadikan Betawi Night Diplomasi Budaya ke Pemimpin Dunia
Lifestyle
Kisah di Balik Lagu Daerah 'Ampar Ampar Pisang' dari Kalimantan Selatan
Pada awalnya, lagu ini dinyanyikan sebagai iringan aktivitas masyarakat saat mengolah pisang menjadi makanan tradisional.
Dwi Astarini - Jumat, 23 Januari 2026
Kisah di Balik Lagu Daerah 'Ampar Ampar Pisang' dari Kalimantan Selatan
Indonesia
Hadiri Haul ke-85 M.H. Thamrin, Pramono Anung Tegaskan Komitmen Jaga Nilai Perjuangan
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menghadiri haul ke-85 M.H. Thamrin dan menegaskan komitmen menjaga nilai perjuangan serta identitas Betawi.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 11 Januari 2026
Hadiri Haul ke-85 M.H. Thamrin, Pramono Anung Tegaskan Komitmen Jaga Nilai Perjuangan
Fun
Lirik Lengkap Lagu Kalimantan 'Pemung Jae' yang Singkat Tapi Penuh Makna
Keindahan lagu ini semakin terasa berkat iringan petikan alat musik tradisional sape
Wisnu Cipto - Kamis, 18 September 2025
Lirik Lengkap Lagu Kalimantan 'Pemung Jae' yang Singkat Tapi Penuh Makna
Bagikan