Jalan Desa di Cikupa Tangerang Tergenang Air Danau Buatan

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Rabu, 30 November 2016
Jalan Desa di Cikupa Tangerang Tergenang Air Danau Buatan

Jalan desa di Kampung Bulakan, Desa Bitung Jaya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Selasa (29/11). (Foto: MerahPutih/Widi Hatmoko)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Megapolitan - Warga Kampung Bulakan, Desa Bitung Jaya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang mengeluhkan adanya pengerukan jalan desa di kampungnya. Pengerukan itu membuat permukaan jalan lebih rendah dari permukaan air tandon di danau sebelah jalan. Akibatnya, jalan desa itu tergenang air dari danau buatan tersebut.

Salah seorang warga yang tinggal di Kampung Bulakan yang setiap hari melintas di jalan tersebut Boy Januarso (46) mengungkapkan, jalan yang tergenang merupakan satu-satunya jalan desa menuju Kampung Bulakan. Jalan ini, kata Boy, dikeruk karena di atasnya dibangun jalan layang yang menghubungkan pintu gerbang utama menuju kawasan pergudangan di kawasan tersebut.

"Tadinya, sebelum ada proyek jalan layang yang melintas di jalan desa ini, tinggi permukaan jalan dengan danau tandon itu lebih tinggi. Tapi karena dikeruk untuk keperluan proyek, tingginya sekarang malah lebih rendah, dan air masuk ke jalan. Apalagi kalau hujan, mau lewat juga susah," ujar Boy Januarso kepada merahputih.com, Selasa (29/11).


Genangan air di samping danau di Kampung Bulakan Kabupaten Tangerang. (Foto: MerahPutih/Widi Hatmoko)

Untuk meminimalisir masuknya air ke permukaan jalan, pihak pengembang membuat tanggul dari tanah. Namun karena permukaan air lebih tinggi dari badan jalan, tanggul yang terbuat dari tanah tersebut merembas ke jalan.

"Di tanggul juga masih tetap bocor, karena permukaan air tandon di danau lebih tinggi dari permukaan jalan. Makanya, kita juga enggak tahu ke depannya akan seperti apa. Soalnya, kalau dibiarkan begini terus, pasti jalanan tergenang air terus," katanya. (Wid)


BACA JUGA:

  1. Rumah Wali Kota Solo Juga Terendam Banjir
  2. BPBD Solo Pastikan Delapan Kelurahan Tergenang Banjir
  3. Hujan Deras, Sejumlah Wilayah di Solo Tergenang Banjir
  4. Banjir Mengancam Jebolnya Tanggul di Kecamatan Majenang
  5. Dampak Banjir dan Tanah Longsor di Pulau Jawa
# Kabupaten Tangerang #Banjir
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Banjir Terjang Texas, Sedikitnya 1 Orang Tewas
Banjir terjadi di daerah yang sama yang menelan lebih dari 130 korban jiwa akibat banjir bandang pada musim panas 2025.
Dwi Astarini - Jumat, 17 Juli 2026
Banjir Terjang Texas,  Sedikitnya 1 Orang Tewas
Dunia
Hujan Deras dan Banjir Bandang Melanda Bangladesh, 51 Orang Tewas
Ribuan orang kehilangan tempat tinggal setelah banjir bandang dan tanah longsor melanda berbagai wilayah di negara tersebut, termasuk ibu kota Dhaka.
Dwi Astarini - Senin, 13 Juli 2026
 Hujan Deras dan Banjir Bandang Melanda Bangladesh, 51 Orang Tewas
Indonesia
Partikulat Halus Kebakaran TPA Jatiwaringin di Level Sangat Berbahaya, 18 Kali Lipat di Atas Ambang Baku
Konsentrasi PM2.5 akibat kebakaran TPA Jatiwaringin mencapai 1.000 µg/m³, 18 kali lipat di atas ambang batas. KLH peringatkan risiko ISPA dan dampak kesehatan warga.
Wisnu Cipto - Jumat, 03 Juli 2026
Partikulat Halus Kebakaran TPA Jatiwaringin di Level Sangat Berbahaya, 18 Kali Lipat di Atas Ambang Baku
Indonesia
Status Kebakaran TPA Jatiwaringin Naik dari Siaga Merah Jadi Tanggap Darurat
Pemkab Tangerang meningkatkan status kebakaran TPA Jatiwaringin menjadi tanggap darurat. BNPB kerahkan helikopter water bombing dan 10 mobil damkar untuk pemadaman.
Wisnu Cipto - Rabu, 01 Juli 2026
Status Kebakaran TPA Jatiwaringin Naik dari Siaga Merah Jadi Tanggap Darurat
Indonesia
Kebakaran Hebat TPA Jatiwaringin Makin Meluas, Sudah 2 Hektar Lahan Habis Dilalap Api
Kebakaran TPA Jatiwaringin Tangerang meluas hingga 2 hektar. Cuaca panas dan angin kencang perparah api.
Wisnu Cipto - Selasa, 30 Juni 2026
Kebakaran Hebat TPA Jatiwaringin Makin Meluas, Sudah 2 Hektar Lahan Habis Dilalap Api
Indonesia
Kebakaran Hebat TPA Jatiwaringin Diduga Dipicu Reaksi Gas Metana dan Cuaca Panas Ekstrem
Kebakaran TPA Jatiwaringin Tangerang berstatus merah. BPBD sebut api diduga dipicu gas metana dan cuaca panas ekstrem. BNPB diminta turunkan helikopter water bombing.
Wisnu Cipto - Selasa, 30 Juni 2026
Kebakaran Hebat TPA Jatiwaringin Diduga Dipicu Reaksi Gas Metana dan Cuaca Panas Ekstrem
Indonesia
Status Merah Kebakaran TPA Jatiwaringin, Pemkab Tangerang Minta Bantuan Helikopter BNPB
Kebakaran TPA Jatiwaringin Tangerang berstatus merah. Pemkab imbau warga waspada asap, BPBD minta bantuan helikopter BNPB untuk pemadaman.
Wisnu Cipto - Selasa, 30 Juni 2026
Status Merah Kebakaran TPA Jatiwaringin, Pemkab Tangerang Minta Bantuan Helikopter BNPB
Indonesia
Pemprov DKI Tertibkan Bangunan di Kali Mookervart, Kendalikan Banjir di Kawasan Rawa Buaya
Penertiban tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Juni 2026
Pemprov DKI Tertibkan Bangunan di Kali Mookervart, Kendalikan Banjir di Kawasan Rawa Buaya
Indonesia
Insfrastruktur Pengendali Banjir di Jakarta Belum Mampu Sepenuhnya Hadapi Curah Hujan Ekstrem
Dalam beberapa tahun belakangan karena perubahan iklim, curah hujan yang terjadi cenderung tinggi dan ekstrem yaitu 150-250 mm.
Frengky Aruan - Jumat, 29 Mei 2026
Insfrastruktur Pengendali Banjir di Jakarta Belum Mampu Sepenuhnya Hadapi Curah Hujan Ekstrem
Berita Foto
Baru Diguyur Hujan Sebentar, Jalan Metro Pondok Indah Langsung Tergenang hingga 50 Cm
Sejumlah kendaraan sepeda motor melawan arah saat banjir setinggi 50 CM mengenangai jalan Metro Pondok Indah, Jakarta Selatan, Selasa (26/5/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 26 Mei 2026
Baru Diguyur Hujan Sebentar, Jalan Metro Pondok Indah Langsung Tergenang hingga 50 Cm
Bagikan