Jaga Posko, Relawan Ahok Dapat Rp100.000 Per Hari

Eddy FloEddy Flo - Senin, 14 September 2015
Jaga Posko, Relawan Ahok Dapat Rp100.000 Per Hari

Acara Kopdar dan Ngoser Ahok Fans Club di Karyika Resto Cafe, Jakarta, Sabtu, (30/5). (Foto: MerahPutih/Restu Fadilah)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Megapolitan - Relawan pendukung Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok membentuk sebuah gerakan bernama Teman Ahok. Gerakan ini merupakan sebuah gerakan kampanye untuk mendukung Ahok dalam mencalonkan diri kembali sebgai Gubernur DKI Jakarta pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2017 mendatang.

Pasalnya, mengingat hingga kini belum ada tanda-tanda dari partai politik (parpol) untuk mendukungnya maju kembali dalam Pilgub 2017. Namun ternyata dalam aksi ini tak sedikit dari mereka yang mendapatkan bayaran.

Berdasarkan informasi yang dihimpun merahputih.com, mereka para penjaga posko atau yang biasa disebut dengan relawan ternyata dijanjikan mendapatkan uang transportasi dan makan sekitar Rp100.000 per orang.

Para relawan yang selama enam jam lamanya menjaga posko tersebut, diharuskan untuk menawarkan kepada setiap para pengunjung mall untuk memberikan dukungan mereka. Nantinya masyarakat yang berminat tersebut akan dimintai KTP untuk di fotocopy dan mengisi sebuah formulir.

“Iya ada uang transportasi dan makan meskipun tidak besar, yah lumayan Rp100.000 per orang,” kata Fadilah menirukan apa yang diucapkan oleh salah satu penjaga posko di salah satu mall yang ada di Jakarta, Minggu, (13/9).

Fadilah menceritakan sebenarnya bukan hanya sekadar bantuan untuk mendukung Ahok dalam pencalonan kembali sebagai Pilgub, melainkan ada beberapa alasan lainnya mengapa para relawan ini bersedia untuk melakukan aksi ini. Salah satu alasan tersbut adalah para relawan hanya diharuskan untuk menjaga posko selama enam jam namun mendapatkan uang tranportasi dan uang makan sebesar Rp100.000 cukup diminatinya. Pasalnya dari beberapa relawan Ahok yang sambil bekerja juga bisa mendapatkan uang lebih dengan hanya menyumbangkan tenaganya sekitar enam jam itu.

“Saya juga bekerja di daerah Blok M. Jadi setelah saya pulang kerja saya langsung kesini. Yah cape tapikan Cuma enam jam saja, lumayan dapat Rp100.000/ orang per hari. Kalau dikalikan 30 hari sudah berapa? Rp3 jutaan, lumayan,” ujarnya kembali menirukan apa yang dikatakan oleh relawan Ahok.

Seperti diketahui, saat ini mantan anggota DPR itu tidak bergabung dalam partai politik (parpol) manapun. Sejumlah kalangan bahkan Ahok sendiri memprediksi bahwa dirinya akan tetap maju lewat jalur independen. Sebelumnya, Ahok terpilih di Belitung Timur dari koalisi partai guram seperti Partai Perhimpunan Indonesia Baru lalu menjadi anggota Partai Golkar kemudian ketika mendampingi Joko Widodo sebagai Wakil Gubernur DKI 2012 beralih ke Partai Gerindra.

Berdasarkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum No 9 Tahun 2015 disebutkan, pengumpulan KTP untuk dukungan calon kepala daerah tidak bisa lagi dilakukan lewat email atau secara online, tetapi harus dalam bentuk fisik. Jumlah fotokopi KTP sendiri minimal harus terkumpul 7,5 persen dari jumlah pemilih wilayah bersangkutan.(rfd)

 

Baca Juga:

Gubernur Ahok Diingatkan untuk tidak Halalkan Segala Cara

Bangun Jembatan Layang, Gubernur Ahok Injak Kaki Agung Podomoro

JJ Rizal Tantang Gubernur Ahok Bongkar Perumahan Pantai Mutiara

Gubernur Ahok Gandeng Polda Awasi Titik Rawan Tawuran

#Basuki Tjahaja Purnama #Pilkada Serentak #Gubernur Ahok #Teman Ahok #Relawan Ahok
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

Indonesia
Pengamat Nilai Kesaksian Ahok Bongkar Borok Tata Kelola Pertamina 2013-2024, Kejaksaan Harus Tindaklanjuti
Sejauh ini, tim penyidik Jampidsus Kejagung menetapkan 18 tersangka yang berasal dari jajaran petinggi BUMN, perusahaan rekanan, hingga pengusaha swasta kenamaan
Angga Yudha Pratama - Minggu, 01 Februari 2026
Pengamat Nilai Kesaksian Ahok Bongkar Borok Tata Kelola Pertamina 2013-2024, Kejaksaan Harus Tindaklanjuti
Indonesia
Ahok 'Nyanyi' di Sidang Tipikor Dugaan Korupsi Pertamina, Sebut Laporan BPK dan BPKP Bersih dari Penyimpangan
Dalam kesempatan tersebut, Ahok juga merespons dakwaan jaksa penuntut umum (JPU) yang menyebut adanya kerugian negara fantastis mencapai Rp285 triliun
Angga Yudha Pratama - Selasa, 27 Januari 2026
Ahok 'Nyanyi' di Sidang Tipikor Dugaan Korupsi Pertamina, Sebut Laporan BPK dan BPKP Bersih dari Penyimpangan
Indonesia
Candaan Ahok Pecahkan Suasana Sidang Korupsi Pertamina yang Tegang
Negara diperkirakan menanggung kerugian total mencapai Rp285,18 triliun
Angga Yudha Pratama - Selasa, 27 Januari 2026
Candaan Ahok Pecahkan Suasana Sidang Korupsi Pertamina yang Tegang
Indonesia
Gubernur DKI Jakarta Pramono Tanggapi Pernyataan Ahok Monas akan Kebanjiran jika Tanggul Laut Mutiara Jebol
Pramono berharap hal itu tak terjadi.
Dwi Astarini - Minggu, 16 November 2025
Gubernur DKI Jakarta Pramono Tanggapi Pernyataan Ahok Monas akan Kebanjiran jika Tanggul Laut Mutiara Jebol
Indonesia
Tersangka Sebut Ahok Terlibat Korupsi LNG Pertamina, Ini Reaksi KPK
Nama Ahok diseret-seret oleh tersangka mantan Direktur Gas Pertamina Hari Karyuliarto sebagai pihak yang bertanggung jawab.
Wisnu Cipto - Jumat, 26 September 2025
Tersangka Sebut Ahok Terlibat Korupsi LNG Pertamina, Ini Reaksi KPK
Indonesia
Belum Tertarik Jabat Komisaris BUMD DKI, Ahok: Enakan Begini, Free Man
Diketahui, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung merombak struktur dewan pengawas dan komisaris BUMD dan mengangkat sejumlah orang dekatnya.
Frengky Aruan - Kamis, 21 Agustus 2025
Belum Tertarik Jabat Komisaris BUMD DKI, Ahok: Enakan Begini, Free Man
Indonesia
Bertemu Gubernur Pramono, Ahok Ngobrol soal Pajak Bumi dan Bangunan
Ahok singgung soal polemik yang kerap muncul terkait PBB sejak masa kepemimpinannya.
Frengky Aruan - Rabu, 20 Agustus 2025
Bertemu Gubernur Pramono, Ahok Ngobrol soal Pajak Bumi dan Bangunan
Indonesia
Tak Persoalkan Tunjangan Perumahan Anggota DPR Rp 50 Juta, Ahok: Asalkan Bekerja Profesional
Ahok juga menyinggung soal uang pajak.
Frengky Aruan - Rabu, 20 Agustus 2025
Tak Persoalkan Tunjangan Perumahan Anggota DPR Rp 50 Juta, Ahok: Asalkan Bekerja Profesional
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Ahok Singgung Nama Jokowi dalam Kasus Korupsi Pertamina
Mantan Komisaris Utama Pertamina, Ahok, menyinggung nama Jokowi dalam kasus korupsi Pertamina. Namun, apakah berita ini benar?
Soffi Amira - Selasa, 05 Agustus 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Ahok Singgung Nama Jokowi dalam Kasus Korupsi Pertamina
Indonesia
Pisahkan Pemilu Nasional dan Lokal Mulai 2029, MK: Agar Fokus dan Tak Tambah Beban Kerja
Putusan ini diucapkan dalam Sidang Pengucapan Putusan yang digelar pada Kamis (26/6) di Ruang Sidang Pleno MK.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 26 Juni 2025
Pisahkan Pemilu Nasional dan Lokal Mulai 2029, MK: Agar Fokus dan Tak Tambah Beban Kerja
Bagikan