Ini Hasil Pertemuan Jokowi dan Petinggi PP Muhammadiyah

Ana AmaliaAna Amalia - Selasa, 08 November 2016
Ini Hasil Pertemuan Jokowi dan Petinggi PP Muhammadiyah

Foto: Twitter @setkabgoid

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Nasional - Presiden Joko Widodo menyambangi PP Muhammadiyah, Selasa (8/11). Dalam agenda tersebut, Presiden bertemu langsung dengan Ketua Umum PP Muhammadiyah Haidar Nashir.

Pertemuan tertutup itu berlangsung sekira satu jam lamanya. Usai pertemuan, Jokowi memaparkan sejumlah kesimpulan di hadapan wartawan yang sejak pagi menunggu.

Berikut petikan hasil pertemuan Jokowi dengan pengurus PP Muhammadiyah.

1. Presiden mengapresiasi peran tokoh agama dan ormas Islam dalam hal ini Muhammadiyah yang telah berperan memberikan kesejukan kepada umat sebelum dan sesudah aksi 4 November.

2. Presiden menyampaikan tidak akan intervensi proses hukum dan tidak akan melindungi Basuki Tjahaja Purnama. Ia juga menegaskan proses hukum akan dilakukan dengan tegas dan transparan.

3. Agenda Muhammadiyah bersama pemerintah untuk memberdayakan ekonomi kerakyatan, ekonomi umat, ekonomi bangsa yang menyangkut hajat hidup rakyat terbesar, agar problem kesenjangan sosial tidak menjadi akar dari masalah yang sekali-sekali bisa meletup menjadi maslaah besar dalam kehidupan bangsa kita.

4. Tentang politik islam. Menurut Muhammadiyah konfigurasi politik indonesia ke depan yang sudah terlanjur sangat liberal sekali ini harus ditata ulang dalam konstruksi di mana ada persenyawaan keislaman dan keindonesiaan.

Muhammadiyah ingin membangun indonesia berkemajuan, adil makmur dan berdaulat.

5. Muhammadiyah menyampaikan bahwa aspirasi umat islam yang muncul pada tanggal 4 November kemarin merupakan aspirasi yang mewakili denyut nadi perasaan keagamaan seluruh umat islam tanpa ada klaim gologan atau kelompok. Adapun sedikit kericuhan atau kerusuhan, itu tidak sejalan degan spirit pendemo dan kami yakin itu ada pihak yang memancing di air keruh. (Fdi)

BACA JUGA:

  1. Gara-Gara Demo 4 November, Pemprov DKI Rugi Rp 400 juta
  2. Ahok Lampaikan Tangan Saat Tiba di Mabes Polri
  3. Ulama Boleh Hadir Dalam Gelar Perkara Ahok
  4. Jokowi Jamin, Proses Hukum Ahok Dilakukan Secara Cepat, Tegas dan Transparan
  5. Kapolri: Ahok Bakal Diperiksa 7 November!
#Muhammadiyah #Presiden Jokowi
Bagikan
Ditulis Oleh

Ana Amalia

Happy life happy me

Berita Terkait

Indonesia
Tak Beri Mandat, PP Muhammadiyah Jelaskan Status Hukum Aliansi Muda Muhammadiyah
Muhammadiyah berharap masyarakat tidak terjebak dalam kesalahpahaman
Angga Yudha Pratama - Jumat, 09 Januari 2026
Tak Beri Mandat, PP Muhammadiyah Jelaskan Status Hukum Aliansi Muda Muhammadiyah
Indonesia
PP Muhammadiyah Bantah Terlibat Laporan Pemidanaan Komika Pandji Pragiwaksono
Tindakan dan pernyataan yang mengatasnamakan Aliansi Muda Muhammadiyah bukan merupakan sikap resmi, maupun mandat dari Persyarikatan Muhammadiyah
Wisnu Cipto - Jumat, 09 Januari 2026
PP Muhammadiyah Bantah Terlibat Laporan Pemidanaan Komika Pandji Pragiwaksono
Indonesia
Pemuda Pemidana Komika Pandji Klaim Wakili Suara Anak Muda NU dan Muhammadiyah
elapor atas nama Rizki Abdul Rahman Wahid, yang menyatakan dirinya sebagai Presidium Angkatan Muda Nahdlatul Ulama (NU).
Wisnu Cipto - Jumat, 09 Januari 2026
Pemuda Pemidana Komika Pandji Klaim Wakili Suara Anak Muda NU dan Muhammadiyah
Indonesia
Lupakan Dulu Sisi Kontroversialnya! PP Muhammadiyah Minta Masyarakat Fokus pada Jasa-Jasa Soeharto Demi Kepentingan Bangsa dan Negara
Kemensos juga mengusulkan 40 nama lain, termasuk Gus Dur dan Marsinah.
Angga Yudha Pratama - Kamis, 06 November 2025
Lupakan Dulu Sisi Kontroversialnya! PP Muhammadiyah Minta Masyarakat Fokus pada Jasa-Jasa Soeharto Demi Kepentingan Bangsa dan Negara
Indonesia
Masih Dibangun, Jokowi Belum Tempati Rumah Hadiah Negara Setelah 1 Tahun Lengser
Mantan Wali Kota Solo ini mendapatkan rumah pensiun hadiah dari negara di bangun di atas lahan seluas 12.000 meter persegi.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 Oktober 2025
Masih Dibangun, Jokowi Belum Tempati Rumah Hadiah Negara Setelah 1 Tahun Lengser
Indonesia
Muhammadiyah Dukung Transformasi PAM Jaya Jadi Perseroda, Nilai Penting untuk Selamatkan Jakarta dari Penurunan Tanah
Perubahan status Pam Jaya bukan sekadar urusan tata kelola, melainkan langkah strategis untuk menyelamatkan Jakarta dari penurunan tanah.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 09 Oktober 2025
Muhammadiyah Dukung Transformasi PAM Jaya Jadi Perseroda, Nilai Penting untuk Selamatkan Jakarta dari Penurunan Tanah
Indonesia
Muhammadiyah DKI Dukung Transformasi PAM Jaya Jadi Perseroda, Dinilai Jadi Strategi yang Tepat
Muhammadiyah DKI mendukung transformasi PAM Jaya menjadi Perseroda. Langkah ini dinilai menjadi strategi yang tepat.
Soffi Amira - Selasa, 07 Oktober 2025
Muhammadiyah DKI Dukung Transformasi PAM Jaya Jadi Perseroda, Dinilai Jadi Strategi yang Tepat
Indonesia
Didukung Muhammadiyah DKI, Transformasi PAM Jaya Jadi Perseroda Dinilai Perkuat Layanan Air dan Kepentingan Publik
Perubahan ini membuat perusahaan harus tumbuh lebih sehat secara kelembagaan dan finansial
Angga Yudha Pratama - Senin, 06 Oktober 2025
Didukung Muhammadiyah DKI, Transformasi PAM Jaya Jadi Perseroda Dinilai Perkuat Layanan Air dan Kepentingan Publik
Indonesia
Isu Dugaan Minyak Babi di Wadah Program MBG, BGN Minta Tinjauan Muhammadiyah
Sebagian besar wadah makanan masih dipasok dari luar negeri karena dianggap memiliki kualitas lebih baik.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 30 September 2025
Isu Dugaan Minyak Babi di Wadah Program MBG, BGN Minta Tinjauan Muhammadiyah
Indonesia
PAM Jaya Berubah Jadi Perseroda, Muhammadiyah DKI Sebut Buka Ruang Tingkatkan Modal
Pelayanan publik harus tetap menjadi fokus utama PAM Jaya dalam perubahan statusnya menjadi perseroda.
Dwi Astarini - Selasa, 23 September 2025
PAM Jaya Berubah Jadi Perseroda, Muhammadiyah DKI Sebut Buka Ruang Tingkatkan Modal
Bagikan