Ini Dia Pesan Menkes Bagi Pemudik Menggunakan Roda Dua

Selvi PurwantiSelvi Purwanti - Kamis, 23 Juni 2016
Ini Dia Pesan Menkes Bagi Pemudik Menggunakan Roda Dua

Menteri Kesehatan RI, Nila Moeloek. (Foto: depkes.go.id)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Nasional - Menteri Kesehatan (Menkes) Nila Djuwita F. Moeloek meminta kepada orang tua untuk lebih memperhatikan keselamatan keluarga. Salah satunya, saat mudik dengan menggunakan kendaraan pribadi khususnya roda dua, jangan mengajak serta merta semua anaknya. Karena, itu membahayakan nyawa seorang anak dan keluarga tersebut.

"Mungkin dengan mengajak anaknya ikut mudik, sebagai bentuk pertanggung jawaban orang tua. Namun juga perhatikan keselamatannya. Ingat, dalam satu detik saja, semuanya bisa berubah," jelas Nila kepada wartawan, saat mengunjungi Kota Solo, Rabu (22/6) kemarin.

Nila menghimbau, seseorang yang mudik dengan kendaraan pribadi, khususnya roda dua maupun empat jangan memaksakan diri untuk terus berkendara. Pasalnya, akan membahayakan keselamatan.

"Ngantuk itu paling bahaya, kalau ngantuk ya isirahat sejenak. Kan ada pos kesehatan, nah disana bisa istrihat maupun sebagainya. Batas seseorang mengemudi itu 4 jam sudah sangat letih, makanya kami menghimbau untuk istirahat. Setelah itu, 15 menit kemudian pasti sudah terlihat fresh," katanya.

Untuk tahun ini saja, pihak Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyediakan sebanyak 3.100 posko kesehatan yang tersebar di seluruh Indonesia. (Win)

BACA JUGA:

  1. Sebagian Wilayah Solo Kembali Terkena Banjir
  2. Peringati HUT Denpom ke-70, Sejumlah Pengayuh Becak di Solo Terjaring Razia
  3. Razia Operasi Ceria di Solo
  4. Jelang Lebaran, Dishubkominfo Solo Mulai Pasang RPPJ
  5. Anies Baswedan Kunjungi Sekolah Terdampak Banjir Solo
#Kemenkes #Mudik Lebaran
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Selvi Purwanti

Simple, funny and passionate. Almost unreal
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Kasus Pasien BPJS Yurizal Viral, DPR Tegur Kemenkes Benahi Pola Gaya Komunikasi Nakes
Anggota Komisi III DPR RI Abdullah meminta Kemenkes membenahi sistem komunikasi pelayanan pasien menyusul kasus Yurizal Tri Chaerawan yang viral.
Wisnu Cipto - Minggu, 09 Agustus 2026
Kasus Pasien BPJS Yurizal Viral, DPR Tegur Kemenkes Benahi Pola Gaya Komunikasi Nakes
Indonesia
Viral Komentar Nakes ke Pasien BPJS, Menkes: Nakes Tidak Boleh Nirempati
"Saya rasa semua profesi yang melayani masyarakat, terutama nakes, enggak boleh ada yang nirempati seperti itu," ujar Budi
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 06 Agustus 2026
Viral Komentar Nakes ke Pasien BPJS, Menkes: Nakes Tidak Boleh Nirempati
Indonesia
60 Persen Penduduk Indonesia Rentan Terkena Hepatitis B, Terinfeksi Pada Masa Remaja
Selama penularan horizontal masih berlangsung, mereka tetap berisiko terinfeksi pada masa remaja maupun dewasa.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 27 Juli 2026
60 Persen Penduduk Indonesia Rentan Terkena Hepatitis B, Terinfeksi Pada Masa Remaja
Indonesia
Kemenkes Kampanyekan Jangan Takut Stigma Negatif Tes HIV, Makin Cepat Diketahui Lebih Baik
Kemenkes dorong masyarakat lakukan tes HIV tanpa takut stigma negatif. Deteksi dini penting untuk menekan penularan dan memastikan pengobatan segera dengan terapi ARV.
Wisnu Cipto - Minggu, 26 Juli 2026
Kemenkes Kampanyekan Jangan Takut Stigma Negatif Tes HIV, Makin Cepat Diketahui Lebih Baik
Indonesia
Kemenkes Tepis Isu dr Zulfikar Magang IDI Meninggal Akibat Bully, Tapi Penyakit Sensitif
Kemenkes ungkap hasil investigasi kematian dr. Zulfikar peserta internsip di Lampung Timur. Disebut akibat penyakit sensitif, bukan beban kerja atau perundungan.
Wisnu Cipto - Jumat, 24 Juli 2026
Kemenkes Tepis Isu dr Zulfikar Magang IDI Meninggal Akibat Bully, Tapi Penyakit Sensitif
Indonesia
Gigi Berlubang, Anemia, Darah Tinggi, Impaksi dan Obesitas Dialami Siswa Indonesia
Beberapa jenis pemeriksaan yang dilakukan pada anak yaitu tingkat aktivitas fisik, anemia pada remaja putri, pemeriksaan mata, telinga, gigi, hingga kejiwaan
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 23 Juli 2026
Gigi Berlubang, Anemia, Darah Tinggi, Impaksi dan Obesitas Dialami Siswa Indonesia
Indonesia
Menkes Kritik Mekanisme Blokir Anggaran Kemenkeu: jangan Dibilang Dikasi kalau tak Bisa Dipakai
Penyerapan anggaran Kemenkes rendah karena dipengaruhi pemblokiran anggaran senilai Rp 12,3 triliun.
Dwi Astarini - Selasa, 21 Juli 2026
Menkes Kritik Mekanisme Blokir Anggaran Kemenkeu: jangan Dibilang Dikasi kalau tak Bisa Dipakai
Indonesia
Kemenkes Rampungkan Pembangunan 20 Rumah Sakit di Seluruh Indonesia
Kemenkes juga tidak hanya membantu pembangunan infrastruktur seperti gedung, tetapi fasilitas Kesehatan juga perlu untuk dibantu.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 07 Juli 2026
Kemenkes Rampungkan Pembangunan 20 Rumah Sakit di Seluruh Indonesia
Indonesia
Menkes Buka-Bukaan Penghasilan Dokter Ada yang Setara Tukang Parkir, Cuma Ratusan Ribu
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkap fakta mengejutkan soal ketimpangan penghasilan dokter di Indonesia yang bagaikan bumi dengan langit.
Wisnu Cipto - Kamis, 25 Juni 2026
Menkes Buka-Bukaan Penghasilan Dokter Ada yang Setara Tukang Parkir, Cuma Ratusan Ribu
Indonesia
Cakupan Imunisasi Daerah 3T Anjlok, Legislator Desak Kemenkes Jemput Bola
Pemerintah tidak bisa lagi menggunakan pendekatan seragam yang menyamakan wilayah perkotaan dengan daerah terpencil dalam urusan pelayanan kesehatan dasar.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Juni 2026
Cakupan Imunisasi Daerah 3T Anjlok, Legislator Desak Kemenkes Jemput Bola
Bagikan