IHSG Menguat 13,55 Poin Jelang Rilis BI Rate

Luhung SaptoLuhung Sapto - Kamis, 17 September 2015
IHSG Menguat 13,55 Poin Jelang Rilis BI Rate

Seorang karyawan mengamati pergerakan IHSG di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (14/8). (Foto Antara/Rivan Awal Lingga)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih, Bisnis-Menjelang rilis Federal Reserve bursa global dan regional menguat. Bursa saham ikut menguat seiring penguatan bursa saham di Wall Street. 

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Kamis (17/9) ini menguat 13,55 poin atau 0,31% ke level 4.346,06. Sementara kelompok 45 saham terkuat atau LQ45 juga ikut menguat sebesar 4,50 poin atau setara 0,6 persen ke posisi 733. Sedangkan Jakarta Islamic Index (JII) naik tipis 4,34 poin atau setara 0,8 persen ke 581.

Sektor konsumer menguat paling tinggi yaitu 27 poin sedangkan sektor infrastruktur dibuka parkir di zona merah dengan pelemahan paling tajam yakni, 0,93 persen. 

Volume transaksi perdagangan sebanyak 185,5 juta lembar saham senilai Rp238,6 miliar. Sebanyak 101 saham menguat, 22 saham melemah, 57 saham stagnan, dan 375 saham tidak ada perdagangan.

A‎nalis PT Asjaya Indosurya Securities, William Suryawijaya mengungkapkan potensi kenaikan IHSG masih terlihat cukup besar, hanya tinggal menunggu waktu untuk mengalami reli kenaikan. "Penguatan IHSG bisa mencapai level 4.417," ujarnya dalam siaran pers.   

Seperti diketahui, setelah pertemuan dua hari, The Fed pada Kamis pukul 18.00 GMT akan merilis pernyataan kebijakan moneter, diikuti oleh konferensi pers dengan Ketua Fed Janet Yellen. Jika The Fed mengangkat suku bunganya, itu akan menjadi kenaikan yang pertama sejak 2006(Luh)     

Baca Juga:

  1. Jelang Pengumuman The Fed Rupiah Menguat Jadi Rp14.453 per Dollar AS
  2. Harga Emas Melonjak Jadi Rp502.000 per Gram
  3. Harga Minyak Mentah melonjak Hampir Enam Persen
  4. Bangun Cold Storage Raksasa, Pemerintah Gaet Investor Swasta
  5. Rizal Ramli Desak DPR Usut Sumber Dana Iklan Pelindo II
#The Fed #Indeks Saham #IHSG
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Luhung Sapto

Penggemar Jones, Penjelajah, suka makan dan antimasak
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
IHSG Terbang Tinggi Jelang Akhir Pekan, Ratusan Emiten Kompak Menghijau Dongkrak Indeks LQ45
Sentimen positif tambahan berasal dari pelambatan data ketenagakerjaan nonfarm payrolls (NFP) AS
Angga Yudha Pratama - Jumat, 03 Juli 2026
IHSG Terbang Tinggi Jelang Akhir Pekan, Ratusan Emiten Kompak Menghijau Dongkrak Indeks LQ45
Indonesia
IHSG Hari Ini Ngamuk ke Zona Hijau Lompat Lewati Level 5.800, Saham LQ45 Ikut Melesat Ikuti Tren Asia
Langkah berani pemerintah mempercepat pembentukan Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) melalui RUU PFII juga memanen sentimen positif
Angga Yudha Pratama - Jumat, 03 Juli 2026
IHSG Hari Ini Ngamuk ke Zona Hijau Lompat Lewati Level 5.800, Saham LQ45 Ikut Melesat Ikuti Tren Asia
Indonesia
Dolar Amerika Perkasa Tabrak Rupiah, Pergerakan IHSG Kamis Pagi Tawarkan Sedikit Harapan
Kelompok saham berkapitalisasi besar ikut mendorong laju indeks sektoral berada pada zona hijau
Angga Yudha Pratama - Kamis, 02 Juli 2026
Dolar Amerika Perkasa Tabrak Rupiah, Pergerakan IHSG Kamis Pagi Tawarkan Sedikit Harapan
Indonesia
IHSG Hari Ini Berhasil Lolos dari Kutukan Zona Merah, Indeks LQ45 Tetap Perkasa Naik Menembus Level 556
Menurunnya kinerja sektor manufaktur tidak menghalangi laju kelompok saham barang baku untuk memimpin penguatan sebesar 2,81 persen
Angga Yudha Pratama - Rabu, 01 Juli 2026
IHSG Hari Ini Berhasil Lolos dari Kutukan Zona Merah, Indeks LQ45 Tetap Perkasa Naik Menembus Level 556
Indonesia
IHSG Hari Ini Jeblok Tipis Saat Pembukaan, Kebijakan B50 Siap Jadi Penyelamat Saham Sektor Sawit
Beban berat pasar saham dalam negeri datang dari penguatan indeks dolar Amerika Serikat (DXY) menuju posisi 101,26
Angga Yudha Pratama - Rabu, 01 Juli 2026
IHSG Hari Ini Jeblok Tipis Saat Pembukaan, Kebijakan B50 Siap Jadi Penyelamat Saham Sektor Sawit
Indonesia
IHSG Hari Ini Jeblok Saat Wall Street Pesta Pora, Investor Saham Ramai-Ramai Tahan Duit
Investor global saat ini memfokuskan perhatian pada rilis data ketenagakerjaan AS (Non-Farm Payrolls) guna membaca arah kebijakan suku bunga Bank Sentral AS
Angga Yudha Pratama - Selasa, 30 Juni 2026
IHSG Hari Ini Jeblok Saat Wall Street Pesta Pora, Investor Saham Ramai-Ramai Tahan Duit
Indonesia
Rupiah dan IHSG Kompak Melemah, Stabilitas Makroekonomi Jangka Pendek Jadi Kunci
Dewan Ekonomi Nasional (DEN) menegaskan pentingnya menjaga stabilitas makroekonomi dalam merespons dinamika global yang penuh ketidakpastian.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 30 Juni 2026
Rupiah dan IHSG Kompak Melemah, Stabilitas Makroekonomi Jangka Pendek Jadi Kunci
Indonesia
IHSG Hari Ini Longsor ke Level 5.801 Bareng Indeks Saham LQ45, Rupiah Keok Dekati Rp18.000 Per Dolar AS
Tekanan eksternal membuat posisi mata uang Garuda sulit keluar dari zona merah pada perdagangan jangka pendek
Angga Yudha Pratama - Selasa, 30 Juni 2026
IHSG Hari Ini Longsor ke Level 5.801 Bareng Indeks Saham LQ45, Rupiah Keok Dekati Rp18.000 Per Dolar AS
Indonesia
Enam Perusahaan Beraset Kakap Siap Lepas Saham Perdana ke Publik, Pasar Modal Indonesia Siap Meledak
Geliat ini sekaligus mengukuhkan posisi Indonesia sebagai salah satu pasar finansial paling dinamis di Asia Tenggara
Angga Yudha Pratama - Senin, 29 Juni 2026
Enam Perusahaan Beraset Kakap Siap Lepas Saham Perdana ke Publik, Pasar Modal Indonesia Siap Meledak
Indonesia
IHSG Hari Ini Terjebak Fase Konsolidasi, Ramalan Purbaya Yudhi Sadewa Soal Ekonomi 8 Persen Picu Perdebatan
Penandatanganan kesepakatan damai sementara antara Amerika Serikat bersama Iran menjadi angin segar bagi kelancaran arus logistik komoditas dunia
Angga Yudha Pratama - Senin, 29 Juni 2026
IHSG Hari Ini Terjebak Fase Konsolidasi, Ramalan Purbaya Yudhi Sadewa Soal Ekonomi 8 Persen Picu Perdebatan
Bagikan