Heboh Jokowi Pakai Makelar, Ini Kata Tantowi Yahya

Eddy FloEddy Flo - Senin, 09 November 2015
Heboh Jokowi Pakai Makelar, Ini Kata Tantowi Yahya

Anggota DPR Komisi I dari Fraksi Golkar Tantowi Yahya saat mengunjungi pasar antik di Jalan Surabaya, Jakarta. (foto/Twitter @Tantowiofficial)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Politik - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Komisi I, Tantowi Yahya meyakini jika pertemuan presiden Joko Widodo dengan presiden Amerika Serikat Barack Obama beberapa saat lalu sudah diatur Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) dan KBRI di Washington.

Keyakinan Tantowi diperkuat karena sebelum kedatangan Joko Widodo ke Amerika Serikat, dirinya telah bertemu dengan Duta Besar Amerika Serikat. Anggota fraksi Golkar ini memahami sistem protokol diplomatik dalam setiap interaksi antar kepala negara.

"Saya masih yakin pertemuan dengan Obama diatur lewat Kemenlu dan KBRI Washington. Ini juga yang dikonfirmasi ketika saya bertemu Dubes AS beberapa hari sebelum presiden bertolak ke AS," tulisnya melalui pesan singkat kepada merahputih.com, Senin (9/11).

Pria berumur 55 tahun ini tidak menampik adanya makelar untuk bertemu dengan Presiden Amerika Serikat. Meskipun makelar tersebut hanya mengatur pertemuan antara presiden Barack Obama dengan pihak swasta. Tanto yang sebelum jadi anggota DPR dikenal publik sebagai musisi dan presenter itu membenarkan bahwa lobbyst atau makelar hanya bertindak menjembatani pertemuan presiden dengan pihak swasta.

"Tapi pertemuan-pertemuan lain dengan pihak swasta termasuk dengan mengumpulkan media biaa saja diatur lobbyist (makelar) karena itu memang lazim dilakukan," tambahnya.(yni)

Baca Juga:

  1. Kedubes AS Keluarkan Bantahan Jokowi ke AS Pakai Jasa Makelar
  2. Menlu Bantah Pertemuan Jokowi dan Obama Pakai Makelar Singapura
  3. #JokowiPakeMakelar Jadi Trending Topic
  4. Terkuak, Temui Obama Jokowi Gunakan Jasa Makelar
  5. Surya Paloh: Saya Bukan Makelar Kasus

 

#Makelar #Makelar Pertemuan Jokowi-Obama #Barack Obama #Komisi I DPR #Tantowi Yahya
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

Indonesia
Ancaman Invasi AS dan Kerusuhan Iran, DPR Soroti Keselamatan WNI
Situasi Iran kian memanas usai ancaman invasi AS dan kerusuhan meluas. Komisi I DPR RI meminta Kemlu menyiapkan evakuasi demi keselamatan WNI.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Ancaman Invasi AS dan Kerusuhan Iran, DPR Soroti Keselamatan WNI
Indonesia
Komisi I DPR Minta Kemlu Bergerak Cepat Tangani Kasus Penculikan 4 WNI di Perairan Gabon
Komisi I DPR mendesak Kemlu RI untuk menangani penculikan 4 WNI di Gabon, Afrika Tengah. Pemerintah tak boleh menunggu terlalu lama.
Soffi Amira - Rabu, 14 Januari 2026
Komisi I DPR Minta Kemlu Bergerak Cepat Tangani Kasus Penculikan 4 WNI di Perairan Gabon
Indonesia
Manipulasi Gambar Jadi Konten Porno, DPR Dukung Komdigi Blokir Grok AI
Anggota Komisi I DPR RI mendukung Komdigi mengancam blokir Grok AI dan X jika digunakan untuk memproduksi dan menyebarkan konten pornografi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Januari 2026
Manipulasi Gambar Jadi Konten Porno, DPR Dukung Komdigi Blokir Grok AI
Indonesia
Komisi I DPR Soroti Serangan AS ke Venezuela, Hukum Internasional Kian Diabaikan
Komisi I DPR menyoroti serangan AS ke Venezuela. Serangan tersebut seakan mengabaikan hukum internasional.
Soffi Amira - Kamis, 08 Januari 2026
Komisi I DPR Soroti Serangan AS ke Venezuela, Hukum Internasional Kian Diabaikan
Indonesia
Pesawat CN-235 Buatan Indonesia Dipakai AS di Operasi Maduro, DPR: Perkuat Alutsista Nasional
Anggota Komisi I DPR RI menilai penggunaan pesawat CN-235 buatan Indonesia oleh AS, menjadi momentum penguatan industri pertahanan dan kemandirian alutsista nasional.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 07 Januari 2026
Pesawat CN-235 Buatan Indonesia Dipakai AS di Operasi Maduro, DPR: Perkuat Alutsista Nasional
Indonesia
Penangkapan Presiden Venezuela Rusak Tatanan Dunia, DPR Minta RI Desak PBB Gelar Sidang Darurat
Anggota Komisi I DPR RI Syamsu Rizal mengecam penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro oleh Amerika Serikat dan mendesak PBB menggelar sidang darurat demi menjaga hukum internasional.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Januari 2026
Penangkapan Presiden Venezuela Rusak Tatanan Dunia, DPR Minta RI Desak PBB Gelar Sidang Darurat
Indonesia
Diusulkan Jadi Presiden Dewan HAM PBB, DPR: Kepercayaan Dunia terhadap Indonesia akan Meningkat
Indonesia diusulkan menjadi Presiden Dewan HAM PBB. DPR RI pun mengatakan, bahwa kepercayaan dunia kepada Indonesia akan meningkat.
Soffi Amira - Minggu, 28 Desember 2025
Diusulkan Jadi Presiden Dewan HAM PBB, DPR: Kepercayaan Dunia terhadap Indonesia akan Meningkat
Indonesia
Resbob Hina Suku Sunda, Komisi I DPR Minta Pelaku Ujaran Kebencian Ditindak Tegas
Komisi I DPR RI menanggapi kasus YouTuber Resbobs, yang menghina suku Sunda. Ia meminta pelaku ujaran kebencian ditindak tegas.
Soffi Amira - Senin, 15 Desember 2025
Resbob Hina Suku Sunda, Komisi I DPR Minta Pelaku Ujaran Kebencian Ditindak Tegas
Indonesia
Soal Viralisasi Bansos, Komisi I DPR: Bantuan Pemerintah Tak Perlu Dibandingkan dengan Gotong Royong Warga
Deng Ical menilai tidak tepat membandingkan bantuan pemerintah dan gotong royong warga. Ia menegaskan pemerintah wajib hadir tanpa menunggu viralisasi atau pencitraan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 09 Desember 2025
Soal Viralisasi Bansos, Komisi I DPR: Bantuan Pemerintah Tak Perlu Dibandingkan dengan Gotong Royong Warga
Indonesia
Bantuan Asing untuk Bencana Sumatra Belum Dibuka, Komisi I DPR: Indonesia Mampu Berdiri di Atas Kaki Sendiri
Pemerintah belum membuka akses bantuan asing untuk bencana Sumatra. Komisi I DPR menyebut bahwa Indonesia mampu berdiri di atas kaki sendiri.
Soffi Amira - Senin, 08 Desember 2025
Bantuan Asing untuk Bencana Sumatra Belum Dibuka, Komisi I DPR: Indonesia Mampu Berdiri di Atas Kaki Sendiri
Bagikan