Gerindra Soroti Satu Tahun Pemerintahan Jokowi-JK

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Selasa, 20 Oktober 2015
Gerindra Soroti Satu Tahun Pemerintahan Jokowi-JK

(Foto: Twitter/@Gerindra)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Peristiwa - Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) mengkritisi pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) atau pemerintahan Jokowi-JK. Gerindra mengkritik Jokowi-JK mengenai jalannya pemerintahan selama satu tahun secara tidak langsung melalui akun media sosial Twitter resmi partai dengan mengulang pernyataan dari netizen lain lain.

Seperti diketahui, hari ini tepat satu tahun pemerintahan Jokowi-JK. Jokowi-JK dilantik pada 20 Oktober 2014.

"Perayaan satu tahun pertama ini kurang manis. Di dunia maya, hatag #365HariJokowiJKGagal menjadi trending topik," demikian pernyataan dari akun Twitter resmi Gerindra.

Gerindra menyebut ulang pernyataan netizen tentang kegagalan satu tahun pemerintahan Jokowi-JK. Ribuan netizen mencuit hastag kekecewaan, ketidakpuasan, dan menilai satu tahun pemerintahan Jokowi-JK tanpa prestasi. Juga sorotan tentang PHK marak, pertambahan pengangguran, dan utang negara membengkak pada satu tahun pemrintahan Jokowi-JK. Namun, Gerindra tidak menunjuk secara spesifik netizen yang dimaksud.

"Banyak juga netizen yang menyoroti penanganan bencana asap yang begitu lama," demikian akun @Gerindra tersebut mencuit.

Selain di dunia maya, Gerindra juga menyatakan kritik banyak muncul terhadap Jokowi-JK di dunia nyata. Buruh menilai satu tahun Jokowi-JK belum mampu melaksanakan program trilayak buruh yaitu kerja layak, upah layak, dan hidup layak. Padahal, sebut partai yang dikepalai Prabowo Subianto ini, Jokowi mencanangkan kampanye trilayak bagi buruh ketika kampanye pilpres setahun lalu.

Kritik Gerindra terhadap pemerintahan Jokowi-Jokowi ditanggapi beragam oleh netizen. Ada yang mendukung, namun tidak sedikit pula yang mengkritik balik. Netizen mengatakan bahwa kritikan Gerindra terhadap Jokowi-JK hanya sebagai bentuk kekecewaan Gerindra dari hasil pilpres lalu.

"Rakyat tuiter (Twitter) berapa. Rakyat Indonesia berapa. Hastag kok jadi acuan. Mimin (admin) sekolah di mana," komentar salah satu akun menanggapi cuitan dari Gerindra.

 

Baca Juga:

  1. Satu Tahun Jokowi-JK, Pemerintah Klaim Resmikan Proyek Mangkrak
  2. Satu Tahun Jokowi-JK, Isu Reshuffle Jilid Dua Kembali Menguat
  3. Pidato Jokowi Setahun Lalu: Kita Menyusun Peradaban Sendiri
  4. Setahun Jokowi-JK, #365HariJokowiJKGagal Jadi Trending Topic
  5. Satu Tahun Pemerintahan Jokowi-JK
#Gerindra #Presiden Jokowi #Satu Tahun Jokowi-JK
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Gerindra Ogah Kometari Mendalam Soal Jokowi Pamer KTA PSI
setiap warga negara, termasuk mantan presiden, memiliki hak politik yang sama.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Gerindra Ogah Kometari Mendalam Soal Jokowi Pamer KTA PSI
Indonesia
Gerindra Setuju Parliamentary Threshold 5 Persen
Sugiono menyatakan bakal ada pertemuan lanjutan antara ketua-ketua umum partai koalisi pemerintah untuk menentukan keputusan yang diambil bersama.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 16 September 2026
Gerindra Setuju Parliamentary Threshold 5 Persen
Indonesia
Gerindra Klaim Partai Koalisi Prabowo Solid, Sepakat Ambang Batas Parlemen 5%
Partai Koalisi Pemerintahan Prabowo Subianto sepakat mengusulkan ambang batas parlemen 5 persen dalam revisi UU Pemilu. Simak poin kesepakatan koalisi di sini!
Wisnu Cipto - Rabu, 16 September 2026
Gerindra Klaim Partai Koalisi Prabowo Solid, Sepakat Ambang Batas Parlemen 5%
Indonesia
Adi Prayitno Baca Gejala Sinyal Keretakan di Koalisi Prabowo
Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno menilai manuver AHY jadi sinyal instabilitas politik di koalisi Prabowo.
Wisnu Cipto - Rabu, 09 September 2026
Adi Prayitno Baca Gejala Sinyal Keretakan di Koalisi Prabowo
Indonesia
Gerindra Bantah Ketum Projo Budi Arie, Sebut Analogi Patahan Sejarah Ahistoris
Wasekjen Partai Gerindra Kawendra Lukistian menegaskan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto berjalan berdasarkan konstitusi dan mandat rakyat yang sah.
Dwi Astarini - Rabu, 26 Agustus 2026
Gerindra Bantah Ketum Projo Budi Arie, Sebut Analogi Patahan Sejarah Ahistoris
Indonesia
Gerindra akan Kaji Hasil Survei SMRC, Jadikan Masukan bagi Pemerintah
Dasco mengatakan Gerindra tidak hanya mencermati survei SMRC, tetapi juga hasil survei dari lembaga lain yang dipublikasikan ke publik.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
Gerindra akan Kaji Hasil Survei SMRC, Jadikan Masukan bagi Pemerintah
Indonesia
Gerindra Sebut Presiden Prabowo dan Gibran Saling Melengkapi, Jangan Dramatisasi
Prabowo selama ini selalu memberikan Gibran ruang untuk bekerja.
Dwi Astarini - Rabu, 22 Juli 2026
Gerindra Sebut Presiden Prabowo dan Gibran Saling Melengkapi, Jangan Dramatisasi
Indonesia
Prasetyo Hadi: Tidak Ada Instruksi Gerindra untuk Menguasai Dapur MBG atau SPPG
Ketua DPP Partai Gerindra Prasetyo Hadi menegaskan tidak ada instruksi kepada kader partainya untuk membangun atau menguasai SPPG maupun dapur program MBG.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 11 Juni 2026
Prasetyo Hadi: Tidak Ada Instruksi Gerindra untuk Menguasai Dapur MBG atau SPPG
Indonesia
Gerindra Balas Dino Patti Djalal, Diplomasi Presiden tak Bisa cuma lewat Zoom
Pertemuan tatap muka memiliki nilai diplomatik yang jauh lebih besar ketimbang komunikasi jarak jauh.
Dwi Astarini - Selasa, 02 Juni 2026
Gerindra Balas Dino Patti Djalal, Diplomasi Presiden tak Bisa cuma lewat Zoom
Indonesia
Mantan Wamenlu Kritik Perjalanan Luar Negeri Prabowo, Kader Gerindra Nilai Tidak Produktif
Habiburokhman bahkan mencontohkan sejumlah pemimpin dunia yang tetap melakukan kunjungan ke berbagai negara untuk memperkuat kerja sama bilateral dan memperjuangkan kepentingan nasional masing-masing.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 02 Juni 2026
Mantan Wamenlu Kritik Perjalanan Luar Negeri Prabowo, Kader Gerindra Nilai Tidak Produktif
Bagikan