Gelombang Panas di Pakistan Mereda
ANTARA FOTO/REUTERS
MerahPutih Internasional - Gelombang panas yang menewaskan ribuan warga Pakistan dilaporkan telah mereda.
Seperti dilansir Reuteurs, korban tewas akibat gelombang panas yang mendera sebagian besar wilayah Pakistan dilaporkan telah mencapai 1.000 jiwa. Gelombang panas di kota berpenduduk 20 juta orang itu terjadi bertepatan dengan padamnya listrik dan sulitnya air bersih.
Namun saat ini, pemerintah setempat Pakistan melaporkan bahwa gelombang panas tersebut sudah berangsur mereda. Angin laut yang membawa suhu dingin telah sampai pada wilayahnya.
"Suhu saat ini sudah mencapai 36 derajat celsius," ujar Mohammad Hanif, Direktur National Weather Forecasting Centre.
Sebelumnya suhu di Pakistan, tepatnya provinsi Sindh, telah mencapai 46 derajat celsius. Hal ini mengakibatkan listrik padam karena pemakaian yang melebihi kapasitas. Tak hanya itu ribuan warga tewas akibat head stroke.
BACA JUGA:
Seluruh Negara Bagian Amerika Serikat Legalkan Pernikahan Sesama Jenis
Pelaku Peledakan Pabrik di Prancis Belum Pernah Berbuat Kriminal
Istri Tak Percaya Suaminya Pelaku Peledakan Pabrik di Prancis
Bagikan
Adinda Nurrizki
Berita Terkait
Indonesia Usulkan Lanjutan Negosiasi CEPA dengan Pakistan, Target Rampung 2027
Prakiraan Cuaca Jakarta 24 Desember: Jakarta Barat Hingga Timur Bakal 'Basah', Jakarta Utara Cuma Kebagian Mendung Kelabu
Prakiraan BMKG 2026: Sumatera Hingga Jawa Bagian Utara Bakal Berasa 'di Atas Kompor'
Presiden Prabowo Tegaskan Indonesia-Pakistan Dukung Kemerdekaan Palestina, Serukan Two-State Solution
Pakistan Ingin Keseimbangan Dagang Dengan Indonesia, Tawarkan Kerja Sama IT dan Agrikultur
Momen Langka, Presiden dan PM Pakistan Sambut Presiden Prabowo di Bandara
Presiden Prabowo Melawat ke Pakistan di Tengah Bencana Sumatra, Teken Kerja Sama Pertahanan hingga Perdagangan
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini, 24 November 2025: Awan Tebal di Pagi Hari, Siang Bakal Cerah Berawan
Bom Bunuh Diri Meledak di Kompleks Pengadilan Islamabad, Pakistan Salahkan India
Cuaca Panas Ekstrem, Pemerintah DKI Diminta Segera Siapkan Ketersedian Air di Setiap Wilayah