Fuad Bawazier: Reshuffle Jilid II Hanya Bagi-Bagi Jabatan

Eddy FloEddy Flo - Kamis, 05 November 2015
Fuad Bawazier: Reshuffle Jilid II Hanya Bagi-Bagi Jabatan

Mantan Menkeu dan juga politisi PAN, Fuad Bawazier menilai Reshuffle Jilid II hanya untuk bagi-bagi jabatan (Foto: MP/Yohanes Abi)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Politik - Dalam waktu dekat ini pemerintah Joko Widodo akan melakukan reshuffle II kali ini untuk melihat kinerja para menterinya yang dinilai kurang berkontribusi dalam memajukan Indonesia lebih baik.

Mantan Menteri Keuangan, Fuad Bawazier mengungkapkan bahwa reshuffle yang akan dilakukan oleh dalam waktu dekat ini tak beda dengan bagi jatah partai. Pasalnya, Jokowi sendiri naik jadi presiden tak lepas dari dukungan banyak pihak yang memiliki kepentingan.

"Keberhasilan seseorang bisa lenggan menjadi presiden tak lepas dari dari kendaraan partai politik. Sehingga ketika menjabat maka kepentingan politik kerap menjadi terdepan ketimbang kepentingan rakyat," ujar Fuad Bawazier saat ditemui usai diskusi Reshuffle II di Tomang, Jakarta Barat, Rabu (4/11) malam.

Fuad Bawazier menambahkan keberhasilan menjadi seorang presiden tak lepas dari dukungan korporasi, contohnya kenapa para mafia kebakaran hingga sekarang ini tidak perna dapat terungkap. "Jadi warga mengira ya ini tak lepas dari kepentingan politik," tuturnya.

Menurut Fuad yang juga mantan politisi PAN, tak lepas juga dari pengaruh amandemen UUD 45. Sebelum amandemen kekuatan negara tak hanya terfokus pada partai politik saja. Sehingga presiden punya hak prerogatif yang kuat ketika hendak menempatkan orang orang yang tepat dalam kabinetnya.

"Saya melihat kalau presiden harus bisa bergain dengan para pemilik partai agar bisa menempatkan orang profesional dalam posisi menteri. saya berharap Presiden melakukan reshuffle bukan sekedar bagi bagi jatah. Presiden harus mengedepankan kepentingan rakyat juga untuk nama baiknya," tuturnya.(abi)

 

Baca Juga:

  1. Isu Reshuffle Jilid II, PDIP Siapkan Calon
  2. Reshuffle Jilid II, Jokowi Bakal Pecat HM Prasetyo?
  3. Satu Tahun Jokowi-JK, Isu Reshuffle Jilid Dua Kembali Menguat
  4. Marzuki Alie: Reshuffle Jilid II karena Haus Kekuasaan
  5. Politikus PDIP Sebut Menteri Teknis Kena Reshuffle Jilid Dua
#Politisi PAN #Mantan Menkeu #Reshuffle Kabinet #Fuad Bawazier
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
51,9 Persen Publik Ingin Prabowo Reshuffle Kabinet, Terutama Menteri Ekonomi dan Hukum
Penurunan tingkat kepuasan tersebut menjadi sinyal bagi pemerintah untuk segera mengevaluasi kinerja kabinet.
Dwi Astarini - Senin, 31 Agustus 2026
51,9 Persen Publik Ingin Prabowo Reshuffle Kabinet, Terutama Menteri Ekonomi dan Hukum
Indonesia
Bantah Sakit Mundur dari Kabinet, Menko Pratikno Lagi Tugas Cek Kebakaran Bromo
Menko PMK Pratikno membantah rumor mundur dari Kabinet Merah Putih karena sakit.
Wisnu Cipto - Selasa, 11 Agustus 2026
Bantah Sakit Mundur dari Kabinet, Menko Pratikno Lagi Tugas Cek Kebakaran Bromo
Indonesia
Isu Reshuffle Kabinet Menguat Jelang HUT RI, DPR Soroti Perlunya Penyegaran
Isu reshuffle kabinet kembali menguat jelang HUT RI ke-81. Komisi II DPR mengatakan, bahwa hal itu merupakan hak Presiden RI, Prabowo Subianto.
Soffi Amira - Selasa, 11 Agustus 2026
Isu Reshuffle Kabinet Menguat Jelang HUT RI, DPR Soroti Perlunya Penyegaran
Indonesia
Demokrat Tegaskan Reshuffle Kabinet Hak Prerogatif Presiden, yang Penting Menteri Mampu Jalankan Program
Presiden bebas menentukan figur yang dinilai mampu menjalankan tugas pemerintahan.
Dwi Astarini - Senin, 10 Agustus 2026
Demokrat Tegaskan Reshuffle Kabinet Hak Prerogatif Presiden, yang Penting Menteri Mampu Jalankan Program
Indonesia
Tepis Isu Reshuffle, Mensesneg: Evaluasi Tidak Selalu Berujung Perombakan Kabinet
Fokus pemerintah hanya mengisi jabatan kosong di Kabinet seperti Wamenimipas dan Wamentan.
Wisnu Cipto - Senin, 10 Agustus 2026
Tepis Isu Reshuffle, Mensesneg: Evaluasi Tidak Selalu Berujung Perombakan Kabinet
Indonesia
PKB Sebut Reshuffle Kabinet Prabowo Bersifat Terbatas, hanya Mengisi Jabatan yang Kosong
Presiden memiliki kewenangan penuh untuk menentukan siapa saja yang dinilai tepat mengisi posisi menteri, termasuk apabila terdapat jabatan yang kosong.
Dwi Astarini - Senin, 10 Agustus 2026
PKB Sebut Reshuffle Kabinet Prabowo Bersifat Terbatas, hanya Mengisi Jabatan yang Kosong
Dunia
Sri Mulyani Kembali ke Bank Dunia, Tugasnya Berikan Pinjaman ke Negara Miskin
Dalam jabatannya itu, Sri Mulyani bertugas mendorong penguatan dukungan kebijakan dan pendanaan di negara-negara donor maupun peminjam.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 06 Agustus 2026
Sri Mulyani Kembali ke Bank Dunia, Tugasnya Berikan Pinjaman ke Negara Miskin
Indonesia
DPR Tanggapi Positif Perombakan Kabinet, Sebut Presiden Prabowo Tahu Orang yang Punya Kapabilitas
Reshuffle menjadi hak prerogatif Presiden untuk menempatkan orang sesuai dengan kapabilitas orang dan tujuan penugasan di lembaga yang dipimpin
Dwi Astarini - Selasa, 28 April 2026
DPR Tanggapi Positif Perombakan Kabinet, Sebut Presiden Prabowo Tahu Orang yang Punya Kapabilitas
Indonesia
Hasan Nasbi Sebut Tantangan Penasihat Khusus Presiden Meluruskan Berita Keliru Tentang Pemerintah
Hasan menyampaikan perannya sebagai pembantu Presiden akan difokuskan pada sinergi lintas lembaga, termasuk dengan Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom RI) serta Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).
Dwi Astarini - Senin, 27 April 2026
Hasan Nasbi Sebut Tantangan Penasihat Khusus Presiden Meluruskan Berita Keliru Tentang Pemerintah
Indonesia
Dilantik Jadi Kepala Badan Karantina, Abdul Kadir Karding Punya Harta Rp16,19 M
Karding terakhir menyampaikan laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) pada 31 Desember 2024.
Dwi Astarini - Senin, 27 April 2026
Dilantik Jadi Kepala Badan Karantina, Abdul Kadir Karding Punya Harta Rp16,19 M
Bagikan